Category Archives: Kolesterol

Kembang Kol Dinobatkan Sebagai Sayuran Paling Sehat

PARA ahli nutrisi dari Amerika Serikat menyatakan bahwa sayuran cauliflower atau di Indonesia biasa disebut kembang kol memiliki khasiat kesehatan paling tinggi dibandingkan jenis sayuran lainnya.

Sayuran yang mirip dengan brokoli ini menjadi sayuran paling menyehatkan karena mengandung hampir semua vitamin dan mineral yang diperlukan tubuh, dilansir Genius Beauty.

Menurut para pakar kesehatan, sayuran yang berasal dari spesies Brassica Oleracea ini, mengandung berbagai antioksidan baik bagi tubuh yaitu vitamin A, B dan C yang bermanfaat bagi kesehatan kulit, mata dan juga menguatkan sistem cardiovascular.

Selain itu, sayuran berwarna putih ini mengandung magnesium, besi, mineral, malic dan asam citric.

Mereka menyarankan agar sayuran ini dikonsumsi sebagai pencegahan terhadap gangguan usus, hati, menstruasi dan obesitas.

Karena dapat menguatkan pembuluh darah, cauliflower akhirnya berkhasiat mengurangi kolesterol yang diketahui menjadi penyebab timbulnya penyakit seperti nyeri jantung, stroke dan serangan jantung.

Jadi, jangan lupa menyertakan cauliflower dalam menu makanan Anda agar merasakan berbagai khasiat positif dari sayuran paling sehat ini.

Advertisements

Saatnya Kurangi Gula, Garam dan Lemak

ara dokter sudah kerap mengingatkan, konsumsi gula, garam dan lemak jenuh berlebihan akan menyebabkan banyak masalah bagi kesehatan seperti jantung, stroke, disfungsi ereksi, diabetes mellitus, dan masih banyak lagi.

Karena itu Kepala Sub Direktorat Bina Gizi Klinik, Iip Syaiful, SKM, M.Kes pada acara `Cermati Konsumsi Gula, Garam, lemak dan baca Label Kemasan makanan` di Jakarta, Rabu (19/6/2013) mengatakan, sudah saatnya masyarakat cermat dalam mengonsumsi makanan.

“Pemerintah saat ini memang memprioritaskan pembatasan gula, garam dan lemak dalam makanan untuk meningkatkan gizi masyarakat,” jelasnya.

Ia mengakui bahwa hingga saat ini penyakit tidak menular akibat makanan sulit dicegah. Cara yang paling tepat adalah mengedukasi masyarakat untuk mengetahui manfaat dan dampak konsumsi gula, garam dan lemak.

“Jika seorang mengonsumsi gula berlebihan, maka ini tidak akan baik untuk tubuh. Bukannya membuat energi justru malah membuat pankreas kelelahan. Dan jika orang tersebut belum berhenti mengonsumsi gula, ini akan menyebabkan hiperglikemi (kadar gula berlebih). Jika kadar gula meningkat, urin akan manis dan akan memperburuk organ lain dalam tubuh,” jelasnya.

Garam juga perlu dibatasi karena akan mengacaukan fungsi tubuh dalam mengatur kandungan air.

“Sedangkan lemak berlebih akan mempersempit pembuluh darah. Sehingga akan memicu terjadinya penyakit jantung dan pembuluh darah serta kanker,” ungkapnya.

Untuk itu, Iip menganjurkan mengonsumsi gula tidak lebih dari 50 gram (setara dengan empat sendok makan gula) sehari. Garam tidak lebih dari 5 gram (setara satu sendok teh garam) sehari dan minyak tidak lebih dari 67 gram (setara lima sendok makan minyak) sehari.

Pendapatan Naik Malah Buruk Bagi Kesehatan

Pertumbuhan ekonomi Indonesia mendorong peningkatan pendapatan di sebagian masyarakat Indonesia. Namun, perbaikan taraf ekonomi itu menyisakan satu tantangan, yaitu gaya hidup yang tidak sehat.

Kepala Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Dr dr Imam Subekti, SpPD, KEMD menilai situasi itu sangat mungkin terjadi. Itu bisa dilihat dari semakin ramainya restoran cepat saji dan jumlah kendaraan yang semakin banyak. Sementara tidak lagi terlihat pejalan kaki atau sepeda.
“Ini pertanda, lho. Terjadi perubahan gaya hidup,” kata dia di Jakarta, Senin (13/4).

Dari perubahan ini, kata Imam , memungkinkan individu beresiko terkena berbagai penyakit, termasuk diabetes. Karena saat itu seorang individu mulai mengkonsumsi cepat saji, bersosialisasi hingga tengah malam dan jarang beraktifitas atau berolahraga.

Ia menyatakan tak tahu berapa persen kemungkinan individu dengan pendapatan tinggi terkena diabetes. Yang pasti, sangat mungkin terjadi perubahan pola hidup. “Idealnya, naiknya pendapatan itu berdampak positif bukan sebaliknya,” kata dia.

Makanan Ini Bisa Hancurkan Lemak

ejumlah makanan mampu membantu pembakaran lemak. Dikutip dari Huffingtonpost, berikut makanan yang dapat membantu anda mempertahankan tubuh langsing.

1. Beras Merah
Tubuh akan membakar kalori dua kali lebih banyak untuk makanan kaya serat seperti oatmeal dan beras merah dibandingkan makanan olahan.

2. Daging tanpa lemak
Protein memiliki efek termogenik yang tinggi. Pembakaran kalori membutuhkan 30 persen dari kalori makanan selama pencernaan. Sehingga dada ayam 300 aklori membutuhkan 90 kalori untuk memecahnya.

3. Produk rendah lemak
Makanan kaya kalsium dan vitamin D akan membantu pembentukan massa otot. Hal ini penting untuk memelihara metabolisme tubuh.

4. Teh hijau
Minum empat cangkir teh hijau per hari akan membantu memangkas lebih dari enam pound lemah dalam delapan minggu. Senyawa EGCG yang muncul saat minuman itu diseduh akan mempercepat metabolisme.

5. Cabai
Capsaicin, senyawa yang memberikan rasa pedas cabai akan memanaskan tubuh. Hal itu akan memberi tambahan kalori untuk memecah lemak.

Tips Atasi Perut Buncit

Yah, siapa yang suka dengan perut buncit. Kebanyakan manusia tidak menyukai apabila perut mereka kelihatan buncit. Perut bisa membuncit dikarenakan terperangkapnya cairan di antara sel tubuh, khususnya didaerah perut. Bisa juga dikarenakan terlalu banyak natrium, menstruasi, ataupun pencernaan yang buruk. Untuk mengatasi perut buncit, Berita Jogja telah merangkum beberapa tips untuk mengatasi perut buncit anda. Diambil dari berbagai sumber online. Untuk mengatasi perut buncit, anda disarankan untuk mengkonsumsi beberapa hal dibawah ini.

Air Perasan Lemon

Kebanyakan orang berperut buncit justru menghindari minum karena takut perut mereka akan semakin membuncit. Namun hal itu salah. David Grotto, penulis buku kesehatan ini mengatakan bahwa menahan air adalah cara tubuh kita untuk menghindari dehidrasi. Maka dari itu, minumlah air untuk menekan keluar air tersebut. Terlebih lagi apabila adan minum air perasan lemon, itu akan lebih baik. Karena lemon dapat mengurangi jumlah garam yang ditahan oleh tubuh.

Lentil serta Kacang-Kacangan

Lentil serta kacang-kacangan adalah pilihan yang tepat untuk mengatasi perut buncit. Terlebih lagi perut buncit yang diakibatkan oleh menstruasi. Pacalnya lentil mengandung serat yang tinggi. Sedangkan kacang-kacangan mengandung estrogen dan protein yang juga tinggi.

Seledri

Seledri dengan kandungan air dan sistem detoksifikasinya dipercaya mampu membantu mengeluarkan racun dalam tubuh. Dalam hal ini, seledri juga mampu mengobati pencernaan serta mengendalikan gas di usus. Dengan kelebihan-kelebihan seledri tersebut, tentunya sayuran yang satu ini juga mampu untuk mengatasi perut buncit.

Semangka

Grotto berpendapat, semangka punya sifat “membuat ingin kencing” dan sumber kalium. Dengan demikian, dantrium serta kalium dalam tubuh akan seimbang, dan perut buncit dapat dikendalikan.

Kunyit dan Rosemary

Kunyit dan rosemary juga mempunyai fungsi yang sama. Kunyit bisa digunakan untuk menghilangkan radang, sakit perut, serta perut buncit. Sedangkan rosemary mampu mengobati sakit kepala, gigi, serta tekanan darah tinggi. Bukan hanya itu, rosemary juga mampu mengurangi gas di usis serta membantu pencernaan.

Sedangkan menurut Grotto dan Newgent, berikut ini adalah beberapa langkah untuk menghindari perut buncit:

  • Membatasi alkohol
  • Mengurangi pasokan natrium
  • Perhatikan gaya hidup. Diantaranya tidur, olahraga, serta minuman dan makanan anda
  • Mengunjungi dokter buncit apabila perut anda tak kunjung kempes

Perhatikan Hal ini Sebelum Diet

Diet tak seharusnya membuat tubuh kelaparan. Asupan nutrisi harus dijaga untuk membuat tubuh tetap bugar. Sayangnya, tidak semua orang mengetahui kebutuhan nutrisi dirinya.

Setiap orang memiliki kebutuhan asupan nutrisi yang bereda. Kebutuhan asupan nutrisi akan menentukan bagaimana cara menjalani diet. asupan nutrisi juga menjadi bahan evaluasi apakah tubuh mendapat asupan yang cukup.

Berikut hal yang harus diperhatikan sebelum menjalani diet :

1. Diet harus memenuhi kebutuhan kalori

Kebutuhan kalori dipengaruhi banyak faktor seperti, tujuan diet, komposisi tubuh, usia, tingkat aktivitas, dan jenis kelamin. Apabila tujuan diet menurunkan berat badan maka tubuh tidak membutuhkan banyak asupan kalori.

Kalori berlebih akan menjadi lemak yang justru menaikkan berta badan. Sedangkan bila tujuan diet menaikkan berat badan, maka asupan kalori harus ditingkatkan.

2. Kebutuhan makronutrien tercukupi

Makronutrien adalah zat yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah besar, yaitu protein, karbohidrat, dan lemak. Jumlah asupan untuk tiap orang tentu berbeda.

Apapun tujuan diet, kebutuhan makronutrien harus tercukupi. Bila makronutrien kurang, diet tidak akan memberi hasil maksimal. Makronutrien juga berperan dalam membantu pertumbuhan, meningkatkan metabolisme, dan mengatur fungsi tubuh.

3. Dilarang melewatkan mikronutrien

Mikronutrien terdiri dari vitamin dan mineral yang tidak dapat diproduksi tubuh. Zat ini bisa didapatkan dari sayur dan buah segar. Mikronutrien diperlukan tubuh dalam jumlah kecil. Biasanya kurang dari 100 mikrogram per hari.

Mironutrien memiliki peran yang tak kalah penting dibanding makroprotein. Kekurangan mikro protein bisa menjadi ancaman serius. Kekurangan vitamin C berefek pada menurunnya daya tubuh, akibatnya bakteri dan virus yang menyebabkan penyakit lebih mudah masuk. Kekurangan mineral penting seperti zinc dan zat besi menyebabkan anemia dan mudah lelah.

4. Konsisten

Diet yang tidak konsisten akan sia-sia. Karena itu sebelum berdiet sebaiknya dipikirkan, apakah metode diet sesuai dengan kebutuhan nutrisi. Jangan sampai diet berujung penyiksaan pada diri sendiri.

Agar Program Diet Lebih Menyenangkan

Diet bukan penyiksaan. Diet adalah sebuah proses menuju tubuh sehat dengan berat yang ideal. Namun kesalahan masih saja ada ketika melakukan diet. Kesalahan paling umum adalah mengurangi atau tidak makan sama sekali ketika diet. Akibatnya, alih-alih menyenangkan, diet adalah proses yang menyengsarakan.

Proses menuju sehat ini seharusnya dijalani dengan menyenangkan. Namun bagaimana membuat diet jadi sesuatu menyenangkan? Berikut adalah beberapa tipsnya :

1. Jadikan diet bagian dari gaya hidup

Menjalani proses diet yang panjang, tentu ada saatnya merasa bosan. Ketika rasa jenuh melanda, sebaiknya segera temukan motivasi untuk kembali membakar semangat. Motivasi bisa ditemukan dari orang sekitar yang memiliki tubuh sehat dan ideal. Tubuh yang sehat tentu membuat mereka lebih produktif dan energik. Tubuh sehat juga membuat mereka selalu memancarkan semangat.

Motivasi juga diperlukan untuk menjaga pola diet tetap benar. Jangan sampai terpengaruh harus menjadi kurus atau langsing. Diet dikatakan benar bila mampu meningkatkan derajat kesehatan.

2. Perlu menjaga olahraga dan pola makan

Diet adalah bagaimana beraktivitas fisik dan menjaga pola makan. Diet juga terkait kesiapan mental menahan godaan berbagai hidangan yang merugikan kesehatan. Motivasi yang tinggi juga diperlukan untuk menjaga kelangsungan pola hidup sehat. Gabungan ketiganya akan menghasilkan diet dengan manfaat maksimal.

3. Diet adalah sebuah proses

Diet adalah awal proses hidup sehat. Keberhasilan yang diperoleh adalah titik awal menuju tubuh yang lebih sehat. Tujuan selanjutnya, yaitu mempertahankan keberhasilan diet akan jauh lebih sulit. Namun bukan berarti diet tidak bisa dipertahankan. Senangnya memiliki tubuh sehat diharapkan bisa menjadi motivasi untuk mempertahankan diet yang sudah terbina.