Category Archives: Facebook

Tetap Sehat Meski Begadang

Tidur merupakan kebutuhan dasar manusia, seperti halnya makan, minum dan bernafas. Sehingga apabila seseorang kekurangan waktu tidurnya, maka ia harus mengganti waktu tidur yang hilang.

Namun apa mau dikata, begadang atau tidak tidur hingga malam larut kerap menjadi gaya hidup sebagian masyarakat di kota-kota besar. Berbagai alasan melatari mereka untuk tetap melek di malam hari, di antaranya karena harus menyelesaikan pekerjaan atau lembur kerja.

Tubuh pun dipaksa untuk bertahan lebih lama untuk mendukung aktivitas yang belum tuntas. Bagi mereka yang terpaksa harus begadang seperti ini, sebenarnya tak perlu khawatir dengan kesehatan asalkan tetap menganut pola hidup sehat.

“Tidak ada masalah dengan begadang, asalkan tetap bisa tidur berkualitas, memerhatikan kebutuhan nutrisi, dan jangan lupa berolahraga,” jelas ahli kesehatan, Sarah Handayani, SKM, Mkes.

Dosen Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka ini mengatakan, idealnya waktu tidur memang 8 jam sehari. Namun demikian, yang terpenting adalah bukan lamanya waktu tidur, tapi bagaimana kualitas tidurnya.

“Banyak orang tidur hanya 4-5 jam sehari tapi tetap sehat, lantaran tidurnya berkualitas. Jadi memang dalam kasus begadang, kita tak bisa hanya melihat satu sisi begadangnya saja. Tapi harus dilihat secara keseluruhan, bagaimana olahraganya, waktu istirahat, dan pemenuhan nutrisinya,” kata Sarah.

Untuk seseorang yang terpaksa harus lembur kerja di malam hari, cukuplah mengganti jam tidur sampai kebutuhan tidurnya terpenuhi. “Misalnya Anda terbiasa tidur pukul 21.00 dan terpaksa lembur sampai pukul 02.00. Banyak orang mengalami itu dan hanya cukup membalasnya dengan menambah jam tidur selama tiga jam. Setelah itu dia akan segar kembali dan bisa beraktivitas lagi,” tambahnya.

Lalu apa perlu tambahan multivitamin bagi orang yang terpaksa begadang? “Multivitamin sebenarnya bagian dari kebutuhan nutrisi, apakah nutrisinya sudah cukup atau tidak? Multivitamin bisa diminum jika memang diperlukan dan sesuai kebutuhan saja,” katanya.

Kebutuhan nutrisi masing-masing orang berbeda, tergantung usia dan juga jenis kelamin. Misalnya, orang yang sedang hamil, kebutuhan kalsiumnya tentu lebih banyak dibanding orang tidak hamil. Oleh karena itu, orang hamil harus menambah konsumsi kalsium.

Yang terpenting, lanjut Sarah, bagi orang yang terpaksa begadang harus memerhatikan kebutuhan nutrisi dan olahraga minimal setengah jam sehari sesuai standardisasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). “Selain memperhatikan nutrisi, berolahraga, hindari merokok dan minum alkohol. Jika itu dilakukan maka dia akan tetap sehat,” tandasnya.

Sarah mengatakan, setiap orang mempunyai jam biologis tidur yang sangat tergantung dari kebiasaan. Jika jam biologis terganggu, biasanya orang akan tepar (jatuh). Namun hal itu masih diantisipasi dengan ‘membalas’ kekurangan waktu tidur dengan menambah jam tidur.

Apakah Anda kesulitan tidur di malam hari? Solusinya adalah menghilangkan beberapa kebiasaan di bawah ini.

Kurangi begadang
Siapa bilang waktu tidur itu hanya untuk anak-anak? Perhatikan jadwal tidur Anda, khususnya di akhir pekan. Tubuh kita menyesuaikan dengan rutinitas. Jika waktu tidur Anda tidak teratur — pukul 11 malam selama beberapa hari, lalu begadang sampai jam 1 pagi di hari lain — otak Anda tidak siap untuk tidur di hari kerja.

Membawa buku ke tempat tidur
Membaca sebelum tidur adalah kebiasaan banyak orang. Masalahnya, tubuh Anda akan beradaptasi dengan rutinitas tersebut — tubuh akan menolak godaan tidur sebelum Anda menyelesaikan beberapa bab. Lebih baik duduk nyaman di sofa bila Anda ingin membaca. Tempat tidur seharusnya dibatasi hanya untuk tidur atau seks.

Membuka Facebook sampai lupa waktu
Kecerahan dari layar komputer Anda bisa menstimulasi otak. Ditambah, otak Anda akan sulit berhenti berpikir soal hal-hal menarik di Internet, meski Anda sudah keluar dari situs tersebut. Hindari main Internet di malam hari dan matikan komputer Anda. Berikan diri Anda waktu bebas dari barang elektronik.

Tempat tidur yang tidak nyaman
Tempat tidur yang bagus hanya berharga mulai dari $ 500 (Rp 4,6 juta) sampai $ 3.000 (Rp 28 juta). Uang Anda tidak terbuang sia-sia. Matras yang bagus akan membuat tidur Anda lebih lelap. Hal yang sama juga berlaku untuk seprai dan bantal. Pilih bantal yang lembut jika Anda tidur tengkurap. Beli bantal yang lebih keras jika Anda tidur menyamping.

Jam alarm yang terang
Cahaya dari jam bisa sangat mengganggu jika Anda ingin tidur. Tujuannya adalah membuat kamar segelap mungkin. Tutupi jam tersebut dengan buku atau beli jam kecil. Anda juga bisa menggunakan alarm di telepon seluler.

Menghitung domba
Ketika tidak bisa tidur, sia-sia saja bila terus berada di tempat tidur. Jika Anda sudah berusaha tidur selama lebih dari 30 menit, National Sleep Foundation menyarankan untuk melakukan sesuatu yang biasa, seperti membaca atau menonton TV. Aktivitas yang membutuhkan sedikit daya kerja otak akan menenangkan pikiran Anda. Sebelum menyadarinya, Anda akan segera kembali ke tempat tidur.

Berolahraga malam hari
Berolahraga di siang hari akan membuat Anda segar selama berjam-jam. Itulah mengapa Anda tidak boleh berolahraga tiga jam sebelum tidur. Aktivitas fisik yang intens akan menaikkan temperatur tubuh dan menambah tenaga Anda — keduanya mengganggu transisi ketenangan dalam tidu

Trend Perceraian Meningkat Tajam Diantara Pengguna Facebook

Situs jejaring sosial sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Di balik manfaatnya yang memudahkan komunikasi, situs jejaring sosial masih menjadi salah satu penyebab perceraian di era digital.

Berdasarkan survei American Academy of Matrimonial Lawyers, satu dari lima perceraian di Amerika Serikat disebabkan oleh jejaring sosial Facebook. Dikutip dari The Frisky, 80 persen pengacara perceraian melaporkan lonjakan jumlah kasus yang menggunakan media sosial sebagai bukti perselingkuhan pasangan.

Kebanyakan bukti yang diperlihatkan adalah foto-foto mesra yang menjadi penyebab percekcokan pasangan. Kasus lainnya, banyak pasangan yang menemukan dan berselingkuh dengan mitra mereka di masa lalu.

Situs jejaring Facebook menempati peringkat atas penyebab retaknya rumah tangga di AS dengan 66 persen digunakan sebagai sumber bukti kasus perceraian. Kemudian diikuti MySpace dengan 15 persen, Twitter 5 persen dan lainnya sebesar 14 persen. Survei tersebut juga menemukan, sebanyak 20 persen petisi perceraian di Inggris menyalahkan Facebook sebagai ajang selingkuh pasangan.

“Alasan yang paling umum adalah orang dengan mudah melakukan pembicaraan seksual dengan orang yang tidak seharusnya di jejaring sosial,” kata Mark Keenan, Managing Director Divorce-Online.

Salah satu selebriti yang cerai akibat Facebook adalah bintang ‘Desperate Housewives’ Eva Longoria. Ia menemukan suaminya, pemain basket Tony Parker terus berhubungan dengan seorang wanita di Facebook. “Semua orang berbagi hal-hal pribadi mereka di situs jejaring sosial dan membuka hal-hal yang sifatnya sensitif ke ruang publik,” Keenan menambahkan.

Konselor perkawinan Terry Real menambahkan, sebagian orang menggunakan jejaring untuk menciptakan fantasi dan melarikan diri dari hubungan yang membosankan. “Tidak ada yang lebih menggoda dengan menciptakan dunia fantasi hingga akhirnya ketagihan untuk bertemu langsung dengan orang yang Anda temui di dunia maya,” katanya. Menurutnya, masalah sebenarnya bukan terletak dari jejaring sosial tetapi hilangnya cinta dan perhatian dalam pernikahan.