Category Archives: Anak Balita

Penyebab Gigi Tanggal Pada Anak

Usia anak-anak prasekolah, bisa dikatakan adalah anak-anak sedang sangat aktif, ya, Moms. Si kecil bermain berlarian kesana kemari dan melompat, tidak jarang si kecil cedera, termasuk terbentur hingga giginya tanggal. Nah, bagaimana Moms harus mengatasi situasi seperti ini? Pertama, selain melihat daerah gusinya yang berdarah ataupun gigi yang tanggal, Moms juga harus memperhatikan kemungkinan adanya luka atau memar dibagian tubuh si kecil. Moms juga bisa menanyakan jika si kecil merasakan nyeri dibadannya. Ini penting, loh, Moms, supaya cedera bisa segera diobati dan tidak berdampak yang lebih parah lagi, terutama dibagian kepala.

Segera tangani pendarahan pada gusinya. Ajak si kecil berkumur. Letakkan kain (atau perban) yang sudah dibasahi pada gusinya yang berdarah, tekan sedikit dan tunggu sampai pendarahannya berhenti. Jangan menggosok daerah yang luka, ya, Moms. Es krim ataupun makanan dingin lainnya bisa membantu untuk menghilangkan rasa sakit dan mengurangi pembengkakan pada gusi.

Apakah si kecil harus dibawa ke dokter? Tidak, jika pendarahan segera berhenti dan tidak ada gigi yang rusak. Situasi seperti apa yang mewajibkan Moms membawa si kecil ke dokter? Jika benturan menyebabkan luka disekitar mulut dan benturan mengakibatkan giginya goyang, karena gigi bisa saja lepas dan jika si kecil tidak menyadari, bisa-bisa gigi tersebut tertelan. Gigi yang retak harus ditambal agar tidak patah dan gigi yang patah sebagian juga sebaiknya segera dirawat, pecahan gigi biasanya terasa tajam. Segera periksakan kesehatan si kecil jika luka tidak juga sembuh ataupun terdapat gejala infeksi seperti demam dan pembengkakan yang lebih parah.

Jangan abaikan kesehatan gigi ya, Moms. Memang, sih, gigi anak-anak yang tanggal akan tumbuh lagi tapi jika dibiarkan, bisa mengganggu caranya mengunyah dan berbicara. Kesehatan gigi anak yang tidak terawat juga bisa mengakibatkan kerusakan gigi permanen hingga ia dewasa nanti.

Advertisements

Konsumsi Vitamin D Bagi Ibu Hamil

Sebuah studi menunjukkan bahwa kekurangan vitamin D selama kehamilan bisa menghambat perkembangan otak bayi, hingga menghambat kemampuan mental dan motoriknya. Hampir sejumlah 2.000 wanna-be-moms pada trimester pertama maupun trimester kedua telah diukur kandungan vitamin D dalam darahnya oleh para peneliti. Kemudian kemampuan mental dan motorik bayinya telah dievaluasi pada usia sekitar 14 bulan.

Para peneliti menemukan bahwa si kecil yang lahir dari Moms yang kekurangan vitamin D, akan memiliki kemampuan intelektual lebih rendah dibandingkan si kecil yang lahir dari Moms yang cukup mendapat asupan vitamin D. Pada penelitian sebelumnya, telah dijelaskan bahwa konsumsi vitamin D yang cukup selama kehamilan dapat mengurangi potensi gangguan bahasa pada si kecil yang berusia 5 hingga 10 tahun.

Meskipun para ahli masih memperdebatkan hasilnya, faktanya Moms tetap direkomendasikan untuk mengonsumsi vitamin D setiap hari selama hamil. Vitamin D dapat diperoleh dalam bentuk suplemen maupun dengan mengonsumsi minyak ikan, telur, daging, margarine, maupun sarapan sereal, dan susu. Selain itu, dengan menghabiskan 10 sampai 15 menit di bawah sinar matahari pagi juga dapat meningkatkan kandungan vitamin D dalam tubuh Moms.

Penelitian lain melaporkan bahwa wanna-be-moms dengan kadar vitamin D yang rendah, kelak akan melemahkan sistem kekebalan pada tubuh bayinya hingga meningkatkan risiko asma dan kondisi gangguan pernapasan lainnya, serta risiko penyakit jantung. Menurut hasil penelitian, sekitar 20 persen wanna-be-moms mengalami kekurangan vitamin D dan 32 persen lainnya memiliki tingkat vitamin D yang cukup.

Bagi Moms yang melakukan diet selama kehamilan, disarankan agar berkonsultasi dengan ahli gizi sejak trimester pertama untuk mempertimbangkan asupan suplemen vitamin D. Berdasarkan hasil penelitian lainnya, wanna-be-moms yang mengonsumsi vitamin D dapat menurunkan risiko komplikasi kehamilan yang berhubungan dengan diabetes dan tekanan darah tinggi.

Vitamin D memang berfungsi untuk menjaga tulang dan gigi yang sehat. Pada penelitian sebelumnya menyatakan bahwa vitamin D yang dikonsumsi wanna-be-moms akan berpengaruh pada kesehatan tulang si kecil kelak. Akan tetapi sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa kandungan vitamin D pada wanna-be-moms tidak akan mempengaruhi kesehatan tulang anak-anak mereka di kemudian hari.

Namun dibalik segala manfaat vitamin D bagi wanna-be-moms dan janinnya, jika Moms terlalu berlebihan mengonsumsi vitamin D pun dapat menyebabkan terjadinya peningkatan kadar kalsium yang terlalu tinggi dalam darah, hingga menyebabkan kerusakan pada ginjal dan saraf, serta irama jantung menjadi abnormal. Walaupun demikian, vitamin D tetap memiliki banyak manfaat bagi wanna-be-moms asalkan dikonsumsi secara tepat.

Ngilu Akibat Es Krim Paling Ditakuti

Penelitian terkini menunjukkan orang Indonesia paling takut gigi ngilu ketika makan es krim selain makan baso panas, minum air es serta makan mangga muda.

Penelitian yang dilakukan Ipsos Indonesia yang disampaikan di Jakarta, Ahad (19/5) menyebutkan es krim merupakan makanan paling ditakuti karena bisa mengakibatkan gigi ngilu dan menempati urutan pertama sebanyak 54 persen.

Penyebab gigi ngilu di urutan dua adalah bakso kuah panas empat persen, cokelat manis empat persen, air es tiga persen dan mangga muda masam tiga persen.

Dari 60 ribu jawaban, disebutkan satu dari dua orang Indonesia takut gigi ngilu ketika makan es krim. Hasil riset juga menunjukkan 45 persen orang Indonesia mengalami gigi sensitif, namun sebanyak 52 persen tidak menyadarinya dan tidak memeriksakan ke dokter, bahkan lebih dari 75 persen belum menangani gigi sensitif dengan benar.

Menurut pakar gigi sensitif GlaxoSmithKline Ariandes Veddytarro, gigi sensitif terjadi karena adanya pori-pori pada dentin dengan jutaan saluran kecil yang menuju ke saraf.

“Ketika dentin terbuka, bagian yang terekspos lingkungan akan merasakan berbagai sensasi, sekaligus ngilu yang intens dan menusuk,” katanya dalam diskusi yang bertajuk “Just Say It” di Jakarta, Ahad (19/5).

Menurut dia, penanganan hipersensitivitas dentin cenderung empiris karena kurangnya pemahaman tentang penularan dari rasa ngilu melalui dentin.

Namun, Ariandes menambahkan, beberapa teori membuktikan pemblokiran saluran di dalam dentin (oklusi saluran dentin) sebagai salah satu syarat penting dari ‘desentisizing agent’ agar mampu secara efektif menghilangkan rasa ngilu pada gigi sensitif.

Menyikat Gigi Seperti Ini Cegah Gigi Sensitif

Pakar gigi sensitif GlaxoSmithKline Ariandes Veddytarro mengatakan cara menyikat gigi yang salah bisa menyebabkan gangguan gigi sensitif. Bagaimana cara menyikat gigi yang benar?
Menurut Ariandes, cara menyikat gigi yang baik itu adalah dengan memutar atau sirkular karena menjangkau seluruh permukaan gigi, sementara risiko gusi terlukai pun sangat kecil.

“Karena itu, hindari menyikat gigi secara horizontal karena bisa menurunkan ketinggian gusi yang memicu gangguan gigi sensitif,” kata Ariandes, Ahad (19/5).
“Terkadang kita tidak merasa kalau tekanan menyikat gigi terlampau keras karena karakter gigi itu sendiri itu keras. Padahal, kalau sikat gigi sudah mulai terasa sakit di kulit tangan contohnya, itu juga sudah memicu merusak email dan dentium gigi,” ujar Ariandes.

Menyikat gigi yang baik adalah dengan gerakan memutar hingga menjangkau seluruh permukaan gigi dengan tekanan ringan. Kebiasaan ini harus rutin dan terus-menerus dijalankan minimal dua kali sehari.
“Karena gigi sensitif ini muncul dari kebiasaan buruk, makanya kita jarang sekali menemukan gejala gigi sensitif pada anak-anak yang masih memiliki gigi susu,” kata Ariandes.

Gangguan gigi sensitif muncul ketika dentin yang menyelimuti hampir seluruh bagian gigi memiliki pori-pori dengan jutaan saluran kecil menuju syaraf. Ketika dentin terbuka, bagian yang terekspos lingkungan akan merasakan berbagai sensasi, seperti ngilu dan menusuk.

Cara Mudah Menjadi Cerdas

Apa itu pintar? Beberapa orang menilai kecerdasan dengan tolak ukur standar seperti nilai ujian dan IPK rata-rata. Orang lainnya berpikir akal sehat, kemampuan memecahkan masalah sedikit mendefinisikan intelegensi. IPK telah terbukti tidak benar-benar merupakan indikator intelijensi.
Kita bisa sepakat otak manusia adalah kunci untuk semuanya. Otak memiliki kapasitas yang besar untuk beradaptasi dan tumbuh. Jaringan saraf akan memperluas dan memperkuat melalui pengalaman belajar. Rangsangan membuat otak lebih kuat dan lebih penting.
Penguatan daya otak mempengaruhi kecerdasan standar, dari jalan cerdas dengan skor pengujian. Berikut adalah lima cara meningkatkan kapasitas otak Anda dan mendapatkan kecerdasan:

1. Merawat Tubuh Anda
Setiap jaringan dalam tubuh manusia, terhubung satu dengan yang lainnya. Sehingga Anda tidak bisa mengurus satu bagian, tanpa manfaat beberapa bagian lainnya. Latihan fisik yang baik penting bagi kesehatan, baik tubuh dan otak kita. Hal tersebut, cukup untuk meningkatkan aliran darah Anda baik itu oksigen dan glukosa ke dalam otak. Dengan berolahraga, berarti Anda juga memerangi gaya hidup, salah satunya merangsang perkembangaan mental.

Makanan juga penting. Ada banyak makanan yang dikaitkan dengan kesehatan otak, termasuk minyak ikan, telur, protein dan sayuran hijau. Teh hijau, teh herbal dan kacang-kacangan juga baik sebagai asupan atau “makanan otak.” Makan yang baik, cukup tidur dan cukup berolah raga, baik mental maupun fisik, adalah kunci untuk meningkatkan memori dan fungsi otak secara keseluruhan.

2. Cukup Beristirahat
Berolah raga, baik untuk otak besar dan diperlukan untuk membantu meningkatkan fungsi otak sehingga Anda bisa mendapatkan lebih banyak kecerdasan. Tapi bagaimana dengan tidur? Tidak banyak yang diketahui tentang tidur. Tapi kita semua sekarang mengetahui para ilmuwan selama bertahun-tahun dengan keyakinan yang salah menyatakan bahwa otak melakukan istirahat selama kita tidur untuk mengisi ulang. Penelitian sekarang, justru menunjukkan bahwa otak benar-benar dapat melakukan sesuatu selama tidur.
Tidur malam yang baik dapat membantu meningkatkan fungsi otak dan kemampuan untuk fokus. Hal ni memang berbeda dari setiap orang, tetapi antara enam dan delapan jam tidur untuk orang dewasa umumnya direkomendasikan.

3. Menelan Bakteri
Pada bulan Juni 2010, peneliti di Sage Colleges mempresentasikan temuan yang menunjukkan jenis bakteri yang biasa ditemukan di tanah membuat tikus menjadi pintar. Tikus yang diberikan Mycobacterium vaccae, berindikasi lebih baik dalam tes labirin dan menunjukkan sedikit tanda-tanda kecemasan dan tingkat serotonin yang lebih tinggi di otak depan, suatu daerah yang membutuhkan perawatan berpikir tingkat tinggi.

Bakteri ini, tampaknya merangsang pertumbuhan neuron juga. Bukan berarti bahwa kita harus mulai menelan mentah-mentah bakteri tersebut dari tanah. Anda cukup melakukan hal-hal atau pekerjaan seperti; berkebun dan bahkan dengan hanya berjalan-jalan di hutan.

4. Latihlah Otak Anda
Otak, seperti halnya juga tubuh, perlu olahraga teratur untuk mempertahankan kekuatan dan vitalitas. Beberapa latihan penguatan otak yang lebih umum termasuk kegiatan yang menyenangkan seperti teka-teki silang, Sudoku, dan permainan asah kata dan lainnya. Ada cara yang lebih akademik lainnya juga, seperti menyelesaikan masalah matematika dan latihan yang berkaitan dengan hubungan spasial dan geometri.
Bahkan hanya dengan mempelajari geometri, akan memberikan otak Anda latihan sedikit. Jika gagasan-gagasan ini sedikit terlalu ilmiah bagi Anda, cobalah hal-hal sederhana seperti mencampur rutinitas Anda. Hanya menyikat gigi dengan tangan berlawanan atau berjalan dengan cara yang berbeda dapat memaksa otak Anda untuk bekerja lebih keras dari biasanya.

5. Meditasi
Selama ribuan tahun, kita sudah tahu manfaat meditasi. Praktek meditasi dapat berbeda untuk setiap orang, tapi umumnya melibatkan ketenangan. latihan pernapasan, dapat pula mencapai ketenangan mental. Scan FMRI telah mengungkapkan bahwa dengan melakukan meditasi teratur dapat mempengaruhi struktur yang sebenarnya dari otak.

Para peneliti percaya memori, fungsi, perhatian dan fokus semua manfaat dari meditasi. Satu studi menunjukkan bahwa meditasi setiap hari secara teratur bahkan dapat meningkatkan ukuran bagian-bagian dari korteks serebral. Tak heran, beberapa perusahaan terkemuka dan terdepan di dunia menawarkan kelas meditasi bagi karyawan mereka

Jangan Anggap Enteng Sakit Gigi

Jangan anggap enteng sakit gigi. Sakit gigi bisa memicu penyakit serius lainnya seperti stroke dan sakit jantung.

Gigi merupakan organ tubuh paling penting. Tak hanya sekadar pemanis penampilan, gigi yang tidak terawat juga bisa menyebabkan berbagai penyakit berbahaya. Kenapa begitu? Karena gigi berada di dalam gua mulut yang merupakan gerbang utama masuknya pelbagai penyakit.

Keadaan rongga mulut yang tidak sehat dapat menyebabkan kelainan pada organ lain. Infeksi masuk lewat gigi dan mulut kemudian menjalar ke organ-organ dalam tubuh.

Mikroorganisme penyebab infeksi itu berasal dari gigi dan mulut yang kotor. Peradangan di akar gigi maupun di jaringan penyangga gigi melibatkan ratusan bakteri berbahaya. Karena letak infeksinya sangat dekat dengan pembuluh darah, sehingga bakteri dapat menyebar ke seluruh tubuh.

Bakteri-bakteri itu sebenarnya tak akan menyebab masalah besar jika jumlahnya seimbang dan hidup harmonis. Tapi, begitu muncul gangguan seperti karies (gigi berlubang), penyakit penyangga gigi atau ada infeksi, maka kondisi ini bisa menyebabkan gangguan kesehatan yang lebih serius.

Contohnya gigi berlubang kalau masih kecil tak akan terlalu mengganggu. Namun, begitu karies membesar dan makin dalam, bisa terjadi infeksi. Nah, infeksi inilah yang bisa memicu penyakit lainnya karena tertranfusi lewat darah. Bakteri di lubang gigi maupun gusi yang rusak dapat masuk ke dalam sirkulasi darah lewat gusi yang berdarah. Bakteri ini dengan mudah menyerang katup jantung maupun otot jantung yang telah melemah.

Infeksi yang menyebar lewat pembuluh darah bisa berakibat fatal pada penyakit berbahaya. Seperti jantung koroner dan katup jantung. Selain itu juga menyebabkan alergi gatal-gatal pada kulit, stroke, penyakit saluran pernapasan, sariawan, kanker mulut, sakit kepala dan berbagai penyakit lainnya.

”Gigi itu merupakan bagian sistem tubuh secara keseluruhan. Jika tak dirawat dengan baik akan meningkatkan jumlah kuman yang sebelumnya ada di dalam mulut. Hal itu tentunya dapat menyebabkan berbagai penyakit berbahaya,” terang Drg Irene Kurniawati, dokter spesialis gigi di Rumah Sakit Awal Bros (RSAB) Baloi, pekan lalu.

Menurut dia, penyebab utama terjadinya infeksi yang berakibat pada penyakit lainnya itu adalah sisa makanan. Sisa makanan yang tidak diuraikan membuat bakteri cepat berkembang biak di rongga mulut. Sehingga menciptakan zat asam. Nah, zat asam yang dihasilkan inilah yang bisa merusak gigi dengan cepat.

Selain memproduksi zat asam, sisa makanan yang tertinggal juga membuat karang gigi. Jika tidak dibersihkan, maka karang gigi akan bertambah dan menggeras. Sehingga menyebabkan adanya lubang yang bila tak cepat diatas akan membuat infeksi berat.

”Makanan yang kita lahap sehari-hari menjadi penyebabnya. Oleh karena itu, usai makan harus dibersihkan. Pembersihan yang kurang maksimal adalah pekerjaan yang sia-sia,” terang Irene.

Masih kata Irene, pembersihkan secara maksimal bisa dilakukan di dokter gigi. Manusia hanya bisa mencegah atau memperlambat proses terjadinya kerusakan itu. Namun dengan rutin pemeriksaan ke dokter akan meminimalkan sakit gigi.

Dokter yang telah memiliki satu anak ini menyarankan setiap orang untuk melakukan kontrol 6 bulan sekali ke dokter gigi. Hal itu berguna untuk menghindari kerusakan gigi yang sebenarnya tak terlihat oleh mata telanjang.

”Tanpa disadari kerusakan gigi bisa terjadi kapan saja. Karena itu pemeriksaan 6 bulan sekali bisa menggurangi dampak kerusakan gigi. Kadang kerusakan gigi terjadi tanpa kita sadari. Dan hanya bisa diketahui ketika kita melakukan kontrol. Meski tak ada keluhan, bukan berarti tak ada masalah,” beber Irene.

Jika terdapat lubang pada gigi, hendaknya secepat mungkin untuk menambalnya. Hal itu untuk menghindari lubang yang semakin besar dan membuat peradangan.Gigi yang ditambal juga perlu dikotrol, karena kalau tambalan itu bocor, sisa makanan bisa nyempil lagi dan membuat lubang bertambah besar. Berarti kalau bocor ya harus diganti, kalau gak, ya tak apa-apa.

”Kita bisa mencegahnya dengan gosok gigi dua kali sehari dan kumur-kumur menggunakan air putih setiap kali makan,” jelas Irene.

Jika Kulit Kepala Berkerak

Salah satu aspek yang harus diperhatikan agar rambut tumbuh sehat ialah kebersihan kulit kepala. Kadang bayi mengalami bercak merah dan bersisik di kepalanya yang dikenal dengan istilah kerak kepala atau dermatitis seboroik . “Kerak ini merupakan kelainan pada kulit kepala bayi, yang disebabkan oleh kelenjar lemak kulit yang aktif,” terang dr. Titi .

Kelenjar lemak kulit (sebum) keluar dari tempat yang sama dengan keluarnya rambut. Jadi, muaranya satu. Jika kelenjar lemak ini sangat aktif, akan mengeluarkan lemak lebih banyak. Nah, lemak ini, bila sudah mengering akan menimbulkan lapisan yang menumbuhkan kerak itu.

Aktifnya kelenjar lemak disebabkan oleh hormon androgen yang diperoleh dari ibu si bayi saat di kandungan. “Bayi, secara normal belum dapat menghasilkan hormon androgen. Hormon ini akan banyak jika ia mulai pubertas,” jelas Titi.

Tapi para ibu tak perlu panik. Sebab, kerak kepala bersifat sementara. Artinya, bila hormon androgen itu habis, maka kepala bayi pun akan terbebas dari kerak. Cuma saja, karena kerak itu mengganggu kenyamanan dan dapat mengganggu pertumbuhan rambut secara sehat, tentunya orangtua tak harus menunggu hingga hormon ini habis.

“Kerak ini mudah, kok, dihilangkan,” ujar Titi. Cukup olesi dengan minyak kelapa. Biarkan semalaman agar kerak menjadi lunak. Esok harinya, cuci rambut si kecil dengan air hangat hingga bersih. Bila dengan cara ini tak membaik, mintalah nasehat dokter kulit. “Dokter akan memberi minyak yang dicampur dengan zat aditif tertentu yang bisa mempercepat pelepasan kerak itu,” terang Titi.

Kerak ini biasanya akan lebih parah bila kulit kepala berkeringat. Karena itu usahakan agar kulit kepala si kecil tetap sejuk dan kering. Jangan kenakan topi kecuali jika sangat diperlukan.