Menjadi Cantik di Usia 40

Cantik adalah anugerah Tuhan yang diberikan kepada kaum hawa. Tampil cantik di hadapan pria memang merupakan dambaan setiap wanita. Kendati demikian penilaian terhadap kecantikan seseorang pria ternyata relatif. Setiap orang bisa punya pendapat yang berbeda. Orang mungkin saja melihat wanita makin cantik pada saat sudah mature, yakni ketika berumur sekitar 40 tahunan. Tidak percaya? Simak saja temuan riset teranyar yang dilakukan Synovate.

Mungkin ini bisa menjadi bahan masukan bagi para marketer, khususnya yang bergelut di produk kosmetika dan perawatan tubuh. Bahwasanya tidak semua orang sama dalam menilai kecantikan wanita. Berdasarkan hasil riset Synovate yang melibatkan 3.481 responden, hampir 40 persen dari negara-negara yang disurvei mengatakan bahwa wanita yang lebih tua tidak kalah menarik dibandingkan mereka masih muda. Di Perancis, lebih dari separuh responden pria justru menilai puncak kecantikan wanita adalah saat dia berusia 40 tahunan. Responden di Amerika dan Italia pun cukup banyak yang mengatakan pendapat serupa (35%).

Satu hal yang menarik, pria Perancis dan Amerika sama-sama berpendapat bahwa umur 40 tahunan merupakan puncak kecantikan bagi seorang wanita (golden age). Akan tetapi, tidaklah demikian dengan pria di Afrika Selatan dan beberapa negara Asia, seperti Hong Kong dan Korea. Mereka mengatakan, puncak kecantikan wanita adalah saat dia berumur 20 tahunan. Di Afrika Selatan, tercatat 29% responden yang mengatakan hal itu—persentase tertinggi dibanding statemen lainnya. Di Hong Kong, angka ini lebih tinggi lagi (mencapai 40%). Sedang di Korea, terdapat 32% responden yang menilai usia 20 tahunan sebagai puncak kecantikan seorang wanita.

Adanya perbedaan penilaian ini bisa disebabkan pengaruh iklim di masing-masing negara. Di Afrika Selatan, sinar matahari yang begitu panas berdampak serius terhadap kulit dalam dua dekade terakhir. Hal ini yang menurut 50% lebih pria melihat bahwa puncak kecantikan berada di umur 20-30 tahunan.
Ketika ditanya tentang hal apa saja yang menjadikan kecantikan wanita menjadi berkurang atau tidak menarik, mayoritas responden mengatakan “tidak ada”, dalam arti wanita lebih tua tidak kalah menariknya dibandingkan yang lebih muda. Pernyataan ini paling banyak dilontarkan oleh responden di Jerman (sebanyak 60%), kemudian Rumania (54%) dan Hungaria (50%). Sementara itu, setengah dari orang Yunani yang diwawancarai berpikir bahwa kelebihan berat badan bisa mengurangi kecantikan wanita.

Pada usia 40, tanda-tanda penuaan makin jelas terlihat. Kulit mulai mengendur, kusam, pori-pori membesar, kering, serta timbul noda-noda kecokelatan (vlek). Perubahan hormon yang makin banyak membuat kulit menjadi lebih rentan. Oleh karena itu, sebaiknya semaksimal mungkin hindari kulit terpapar langsung sinar UV dan polusi.

Memasuki usia ini, Anda harus melakukan perawatan yang jauh lebih intensif. Tidak cukup hanya dengan kosmetik yang dijual bebas di pasaran. Karena, produk-produk tersebut hanya mampu mengoreksi kelainan kulit yang ringan. Sementara, kulit pada usia ini memerlukan cukup banyak koreksi untuk mengatasi masalah yang membandel. Kandungan bahan aktif yang lebih kuat dengan konsentrasi tinggi dari resep dokterlah yang mampu mengatasi problem tersebut. Pada beberapa kasus kelainan kulit yang cukup parah, dokter dapat melakukan perawatan dengan chemical peeling, mikrodermabrasi, ataupun laser.

Pelembap dan antioksidan sudah menjadi perlengkapan wajib pada usia 40 ini. Gunakan setiap Anda usai membasuh muka di pagi, siang, atau sore hari. Di malam hari, oleskan krim malam yang mengandung AHA (alpha hydroxy acid). Untuk mengurangi kekasaran atau kerutan sekaligus mencerahkan kulit, gunakan produk yang mengandung retinoid.

Perbanyak porsi sayuran, buah-buahan, dan air putih daripada sebelumnya, karena, kemampuan regenerasi kulit yang makin berkurang harus dibantu dengan makanan berserat dan bervitamin tinggi. Selain itu, konsumsi juga suplemen dengan teratur. Jika perlu, mintalah suplemen berdasarkan resep dokter agar penggunaannya terawasi dengan baik.

Untuk riasan, gunakan concealer sebagai penutup kerut dan vlek pada wajah. Oleskan tipis-tipis. Pilihlah alas bedak berjenis hydrating foundation untuk dasar riasan sekaligus berfungsi sebagai pelembap tambahan bagi wajah. Demikian juga dengan bedak, gunakan yang mengandung hydrating factor. Warna riasan sebaiknya kembali ke warna-warna pastel yang lembut untuk memberikan kesan lebih muda dan segar pada penampilan. Jangan lupa untuk menambahkan shading pada area pipi yang mulai turun.

Masalah kerontokan rambut dapat diatasi dengan perawatan intensif. Gunakan selalu hairtonic penumbuh rambut dan hairspa secara teratur. Selain itu, oleskan juga serum khusus untuk menyuburkan akar rambut. Sebisa mungkin hindari penggunaan krim pewarna rambut. Bahan kimia yang terdapat di dalamnya justru akan mempercepat proses kerontokan. Jika ingin mengatasi uban, gunakan pewarna rambut berbahan natural dan oleskan secukupnya pada rambut yang memutih saja.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s