Penyebab Rambut Berketombe

Anda melihat serpihan kuning atau putih di bahu atau di rambut Anda? Itu adalah tanda-tanda rambut Anda berketombe. Serpihan ketombe sebenarnya merupakan sel-sel kulit mati yang terangkat karena kulit kepala bermasalah. Pada kepala yang berketombe, biasanya kulit kepala akan terlihat bersisik atau merah dan terasa gatal atau berkerak. Menggaruk atau menggosok kepala hanya akan membuat serpihan kulit matinya terangkat.

Berketombe tidak berarti Anda memiliki rambut yang kotor. Tapi itu bisa jadi dikarenakan Anda menggunakan produk rambut yang salah dan menyebabkan kulit kepala terkelupas. Penyebab lainnya adalah pemakaian pewarna rambut dan produk styling yang dapat meninggalkan residu, serpihan kering, atau memicu reaksi kulit. Atau, Anda tidak mencuci rambut dengan teratur.

Tidak ada yang benar-benar yakin apa yang menyebabkan ketombe. Bisa jadi ini disebabkan oleh jamur. Folikel rambut dan kelenjar minyak membuat minyak (sebum) menjadi tempat berkembang biak bagi ragi atau jamur. Jika jamur atau sebum yang terlalu banyak, atau ketika kulit kepala terlalu kering akibat terlalu sering terkena udara, juga dapat menyebabkan ketombe.

Ketombe bisa juga disebabkan jerawat, eksim psoriasis, masalah medis yang serius seperti epilepsi, penyakit Parkinson, dan HIV. Dan, untuk alasan yang tidak jelas, orang-orang yang pulih dari cedera, stroke serangan jantung, atau kepala juga lebih cenderung memiliki ketombe.

Cara Mengatasi Ketombe

Untuk mengatasinya, cobalah beberapa produk shampo antiketombe hingga Anda menemukan produk yang cocok.

Ketombe, ternyata bisa juga timbul di tempat lain selain kepala. Misalnya saja, dahi, alis, bulu mata, atau telinga. Kulit yang terkelupas di dada (bagi Anda yang memiliki rambut tubuh) juga bisa menimbulkan ketombe yang merupakan bentuk ringan dari dermatitis seboroik.

Jika kulit pada tubuh Anda berminyak atau sedikit kemerahan, ini bisa menjadi salah satu tandanya. Konsultasikanlah dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan.

Atasi Ketombe dengan Keramas Pintar

Ikuti petunjuk pada label sampo antiketombe jika Anda ingin mendapatkan hasil yang maksimal. Yakni, oleskan secara merata sampo ke kulit kepala. Gunakanlah bantalan jari untuk menggosok dan gosoklah kulit kepala dengan lembut. Diamkan selama lima menit, lalu bilas.

Jika Anda lebih suka wangi sampo dan kondisioner yang biasa Anda gunakan, Anda bisa menggunakannya setelah menggunakan sampo antiketombe. Seiring dengan berkurangnya ketombe, Anda bisa mengurangi penggunaan sampo antiketombe tersebut.

Luangkan sedikit waktu di bawah sinar matahari untuk mengurangi ketombe. Sinar matahari dapat membantu menekan jamur yang menyebabkan dermatitis seboroik dan ketombe. Hanya pastikan melindungi kulit Anda, termasuk kulit kepala terkena sinar matahari, dengan memakai tabir surya yang memiliki SPF 30 atau lebih tinggi.

Jika ketombe tidak juga hilang setelah beberapa minggu, itu pertanda sudah saatnya bagi Anda untuk memeriksakannya ke dokter.

Jika kulit kepala Anda bengkak atau merah, rambut rontok, atau ada ruam merah bersisik di bagian lain dari tubuh Anda, mintalah resep sampo antiketombe atau produk antijamur yang direkomendasikannya atau krim steroid untuk kulit kepala Anda atau bagian tubuh lain.

Ketombe pada Bayi

Kadang-kadang apa yang tampaknya seperti ketombe bisa menunjukkan kondisi yang berbeda. Kutu kepala yang gatal dan bertelur atau kurap juga bisa terlihat seperti ketombe.

Bayi yang menderita dermatitis seboroik atau disebut cradle cap juga memiliki tanda-tanda seperti ketombe. Anda dapat menemukannya pada kulit kepala, kelopak mata, hidung, dan area selangkangan bayi. Cradle cap biasanya akan hilang dengan sendirinya pada waktu bayi berusia 8 – 12 bulan.

Untuk mengantisipasinya, oleskanlah minyak sayur pada kulit kepala bayi selama 10 menit, lalu cuci dengan sampo bayi. Jika cradle cap tak kunjung sembuh, periksakan ke dokter anak.

Meski sangat mengganggu dan memalukan, ketombe tidaklah berbahaya. Ini juga tidak menandakan Anda orang yang jorok. Ketombe juga tidak dapat ditularkan dan menyebabkan kerontokan pada rambut. Namun menggaruk kulit kepala terlalu sering bisa menyebabkan kerontokan rambut sementara

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s