Monthly Archives: May 2013

Hair to Work

Rambut yang tertata cantik penting untuk menunjang penampilan, dan tentunya pekerjaan. Tiru beberapa tata rambut berikut ini yang mudah diaplikasi.

Volume Please

Pergi ke kantor dengan tatanan rambut lurus dan datar membuat penampilan Anda terlihat standar. Rubah dengan tatanan yang bervolume dan berkembang agar terlihat lebih segar, dengan cara beri rambut Anda mousse di seluruh bagian rambut, setelah itu gunakan roll rambut atau sisir bulat dengan gerakan ke dalam untuk membuat volume pada rambut Anda. Sentuhan akhir, acak-acak sedikit rambut Anda dan semprotkan hairspray untuk mempertahankanya.

The Power of Bun

Banyak berada di luar ruangan saat melakukan kegiatan atau kadang selalu merasa bad hair day ? Rambut model bun yang chic bisa menjadi pilihan Anda untuk membantu menjaga penampilan selalu outstanding . Tarik rambut depan ke arah belakang, ikat di bagian pangkal. Setelah itu, plintir rambut yang membentuk ponytail lalu lingkarankan di pangkal ponytail atau buat berbentuk pilin-pilin kecil bunga, dan terakhir beri sentuhan jepitan berbentuk unik.

Short Cute

Rambut pendek bukan halangan untuk bisa tampil memesona dan cantik di tempat kerja. Anda hanya butuh roll dengan ukuran besar dan sisir bulat untuk membentuk rambut Anda menjadi mengembang. Dan untuk hasil akhir yang maksimal, jangan lupa untuk sematkan bandana dengan ukuran kecil dengan hiasan yang centil seperti pita atau kristal.

Merawat Mahkota

Sebelum melakukan aktivitas luar ataupun dalam ruangan, selalu gunakan hair leave on secukupnya, agar selalu terlihat sehat, segar dan bercahaya.

Sama dengan kulit wajah, rambut paling sering terkena paparan sinar dan polusi udara. Oleh karena itu sempatkan untuk melakukan hair spa atau hair treatment untuk menjaga keindahan rambut Anda.

Untuk perawatan harian selalu gunakan sampo berikut kondisioner. Tetapi untuk rambut berminyak hindari pemakaian kondisioner.

Creambath Mudah di Rumah

Merawat keindahan rambut tak selalu harus biaya mahal. Yuk, coba creambath dirumah, selain mudah tentunya murah.

Creambath merupakan perawatan rambut yang harus rutin dilakukan karena berguna untuk selalu memberikan kilau pada rambut, menutrisi rambut, menjaga kesehatan rambut, serta mencegah kerontokan. Tetapi disaat aktivitas sehari-hari padat atau malas untuk pergi keluar rumah, creambath di rumah mampu menjadi alternatif perawatan di salon-salon ternama. Ikuti tips melakukan creambath di rumah agar hasilnya maksimal.

1. Langkah pertama, Pilih krim creambath yang sesuai dengan kebutuhan rambut Anda. Sekarang krim creambath sudah sangat beragam mulai dari krim ginseng untuk menjaga kekuatan rambut agar tidal rontok, kemiri untuk menjaga kemilau hitam rambut, lidah buaya untuk menjaga mempertebal sang mahkota, hingga avokad da seledri.

2. Cuci rambut dengan sampo yang sesuai dengan jenis rambut. Ulangi hingga 2 kali untuk menghilangkan kotoran dan minyak pada rambut. Setelah itu, keringkan dengan handuk kering dan jangan terlalu keras menggosok rambut karena akan membuat rambut mudah rontok. Gunting rambut yang memiliki cabang di bagian ujung rambut.

3. Rapikan rambut dan bagi menjadi 4 bagian, setelah itu beri krim di setiap bagian rambut dari pangkal hingga ujung rambut secara perlahan. Setelah semua di beri krim, lakukan pemijatan secara perlahan pada bagian kepala untuk memberikan rasa relaksasi pada kepala dan untuk melancarkab peredaran darah di kepala.

4. Untuk menggantikan peranan steamer yang sering digunakan di salon, ganti dengan handuk yang terlebih dahulu direndam dengan air panas, lalu bungkus rambut dengan handuk dan diamkan selama 30 menit. Jika rambut Anda kering, cukup 15 menit saja.

5. Setelah itu, bilas rambut dengan menggunakan air dingin, dan beri sampo yang berfungsi untuk menghilangkan krim creambath secara sempurna dan bilas kembali dengan air hangat yang berguna untuk membuka pori-pori pada kulit kepala,

Tips:
– Sebelum melakukan creambath sebaiknya gunting kuku-kuku jari Anda yang panjang agar saat pemijatan tidak akan melukai kulit kepala.
– Setelah rambut dibilas pada akhir perawatan, keringkan dengan menggunakan handuk kering, jangan digosok-gosokkan tetapi ditekan-tekan secara perlahan.
– Jika ingin mengeringkan rambut dengan hair dryer (Pengering Rambut), usahakan pilih yang berangin sedang (tidak terlalu panas), Ini menjaga agar rambut tetap sehat dan tidak kering.
– Jangan terlalu sering mengikat atau menjepit rambut karena akan merusak kekuatan rambut dan akan membuatnya sters dan rontok.

Jika Kulit Kepala Berkerak

Salah satu aspek yang harus diperhatikan agar rambut tumbuh sehat ialah kebersihan kulit kepala. Kadang bayi mengalami bercak merah dan bersisik di kepalanya yang dikenal dengan istilah kerak kepala atau dermatitis seboroik . “Kerak ini merupakan kelainan pada kulit kepala bayi, yang disebabkan oleh kelenjar lemak kulit yang aktif,” terang dr. Titi .

Kelenjar lemak kulit (sebum) keluar dari tempat yang sama dengan keluarnya rambut. Jadi, muaranya satu. Jika kelenjar lemak ini sangat aktif, akan mengeluarkan lemak lebih banyak. Nah, lemak ini, bila sudah mengering akan menimbulkan lapisan yang menumbuhkan kerak itu.

Aktifnya kelenjar lemak disebabkan oleh hormon androgen yang diperoleh dari ibu si bayi saat di kandungan. “Bayi, secara normal belum dapat menghasilkan hormon androgen. Hormon ini akan banyak jika ia mulai pubertas,” jelas Titi.

Tapi para ibu tak perlu panik. Sebab, kerak kepala bersifat sementara. Artinya, bila hormon androgen itu habis, maka kepala bayi pun akan terbebas dari kerak. Cuma saja, karena kerak itu mengganggu kenyamanan dan dapat mengganggu pertumbuhan rambut secara sehat, tentunya orangtua tak harus menunggu hingga hormon ini habis.

“Kerak ini mudah, kok, dihilangkan,” ujar Titi. Cukup olesi dengan minyak kelapa. Biarkan semalaman agar kerak menjadi lunak. Esok harinya, cuci rambut si kecil dengan air hangat hingga bersih. Bila dengan cara ini tak membaik, mintalah nasehat dokter kulit. “Dokter akan memberi minyak yang dicampur dengan zat aditif tertentu yang bisa mempercepat pelepasan kerak itu,” terang Titi.

Kerak ini biasanya akan lebih parah bila kulit kepala berkeringat. Karena itu usahakan agar kulit kepala si kecil tetap sejuk dan kering. Jangan kenakan topi kecuali jika sangat diperlukan.

Bebaskan Mahkota Rambut Kerontokan

Perempuan akan melakukan apa saja untuk menjaga keindahan mahkota rambutnya. Maklum saja, rambut adalah salah satu unsur keindahan dari tubuh perempuan. Tapi seberapa banyak dari kita, perempuan, yang sudah terbebas dari segala mitos mengenai kerontokan rambut?

80 persen kerontokan rambut bukan karena patah, melainkan karena akar rambut yang tidak kuat. Ini mitos atau fakta? Jawabannya adalah, FAKTA dan persentase itu adalah hasil tes yang dilakukan di Inggris pada 2008 lalu. Tidak hanya itu, kebanyakan produk perawatan rambut yang mengklaim bisa menangani kerontokan rambut sebenarnya hanya bisa menangani kerontokan akibat rambut patah, bukan karena akar rambut yang tidak kuat. Ini artinya, produk yang beredaran di pasaran sering kali menjadi solusi yang tidak tepat untuk permasalahan kerontokan rambut.

Fakta berikutnya adalah survei yang dilakukan oleh IndoPacific Edelman di 10 kota besar di seluruh Indonesia. Survei ini mengungkapkan 70 persen dari perempuan Indonesia mengalami kerontokan rambut. Jika dilihat dari variasi usia, rambut rontok bisa dialami perempuan di usia berapa pun, mulai dari yang 16 tahun hingga 45 tahun ke atas.

Tapi jangan jadi takut membaca fakta-fakta itu. Karena ternyata, stres justru memicu terjadinya kerontokan rambut. Setelah berkenalan dengan penyebab kerontokan rambut dari fakta-fakta yang teruji, kita juga harus mengetahui mitos apa saja yang bisa memicu ketakutan kita akan kerontokan rambut. Sebab percaya pada mitos justru akan menjebak kita dalam masalah kerontokan rambut yang lebih parah.

Sinar matahari bisa membuat rambut rontok.
Ini jelas-jelas mitos! Sebab sinar matahari hanya sampai pada permukaan rambut saja, sedangkan kerontokan rambut terjadi karena akar rambut yang rapuh.

Showering bisa menyebabkan rambut rontok.
Sampai saat ini belum ada survei atau penelitian ilmiah yang mendukung pernyataan tersebut. Bahasa awamnya, pernyataan itu adalah mitos. Justru ketika kita keramas dengan shower kulit kepala akan menjadi lebih sehat karena sampo bisa dibersihkan tanpa melukai folikelnya.

Memijat kulit kepala selama 15 menit atau menyisir rambut 20-100 kali dapat merangsang pertumbuhan rambut.
Faktanya adalah, folikel yang berada di bawah kulit tidak sensitif terhadap stimulasi fisik. Malah pijatan yang menyebabkan gesekan antar rambut yang kemudian membuat rambut patah. Jadi, berhati-hatilah ketika memijat kulit kepala karena bisa jadi rambut kita ‘kesakitan’ dan rontok karena patah.

Ketombe menyebabkan rambut rontok.
Loh kok ini masuk ke mitos? Meski seringnya ketombe dan rambut rontok terjadi secara bersamaan, faktanya tidak ada hubungan antara keduanya. Sebenarnya yang terjadi adalah rasa gatal yang ditimbulkan dari ketombe membuat kita menggaruk kepala sehingga rambut saling bergesekan lalu patah dan rontok. Inilah yang kemudian dipercaya banyak orang sebagai ketombe menyebabkan rambut rontok.

Setelah membebaskan diri dari berbagai mitos kerontokan rambut, sekarang sudah paham dong bagaimana menjaga keindahan mahkota rambut kita. Pastikan kita selalu memilih produk perawatan rambut yang benar-benar menguatkan serta menutrisi akar rambut. Ketika akar rambut sehat dan kuat maka kita dengan lantang bisa mengatakan, No more hair fall!

Jika perawatan bahan kimia sudah tidak bisa mengatasi masalah rambut rontok, coba beralih menggunakan produk alami yang selain sehat namun juga aman.

1 Green Tea

Mengandung antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas dan polusi. Manfaat green tea  mampu membuat rambut yang mudah kusam dan rontok kembali sehat dan bersinar. Caranya, gunakan teh yang sebelumnya telah diendapkan lalu ampas teh hijau digosok-gosokkan ke bagian kepala hingga ujung rambut. Setelah itu, bilas dengan air hangat.

2 Seledri

Salah satu faktor kerontokan rambut ialah kurangnya asupan nutrisi untuk kesehatan rambut. Salah satu cara memberi asupan nutrisi bagi rambut adalah seledri karena memiliki kandungan kalsium, besi, natrium, vitamin A dan B. Seledri pun mampu menstimulasi pertumbuhan rambut agar lebih indah dan sehat. Caranya, siapkan beberapa batang seledri lalu hancurkan kasar, setelah itu usapkan pada seluruh bagian rambut.

3 Yogurt

Terlalu sering berada di bawah sinar matahari kadang membuat rambut menjadi lepek dan berminyak hingga mengakibatkan rambut mudah rontok. Siasati masalah tersebut dengan kesegaran masker yogurt. Gunakan yogurt segar tanpa rasa ke seluruh bagian kepala hingga ujung rambut. Gabung rambut menjadi satu membentuk cepol, setelah itu bungkus rambut menggunakan handuk hangat.

4 Avokad dan Pisang

Mengandung asam sitrat, asam lemak dan antioksidan, buah avokad dan pisang mampu membuat tampilan rambut semakin berkilau dan mampu menangkal radikal bebas dan polusi. Hancurkan avokad dan pisang menjadi satu, setelah itu aplikasikan ke seluruh bagian rambut. Bungkus dengan menggunakan handuk hangat. Lalu bershikan dengan sampo.

Rambut Indah Di Segala Usia

Merawat rambut dengan benar akan membuatnya sehat. Penampilan pun makin gaya. Seperti tubuh dan pikiran, rambut juga perlu penyegaran. Apa saja yang harus dilakukan?

Usia 20-an

Beruntunglah Anda yang sedang berada di usia 20-an, karena usia 20-an merupakan puncak dari pertumbuhan fisik wanita. Horman pada usia ini tengah beraada dalam kondisi yang stabil, efeknya pertumbuhan rambut terlihat optimal. Tetapi Anda tidak bisa mengabaikan begitu saja. Dianjurkan pula perawatan yang baik dan benar.

Pengaruh stres, polusi udara, makanan yang kurang gizi, serta masuknya zat-zat kimia pada rambut, dapat membuat rambut kering dan kulit kepala tetap sehat, lakukan perawatan creambath atau hair spa secara teratur sebulan sekali. Gunakan hair tonic setiap selesai keramas agar akar rambut tetap kuat. kemudian, cobalah menggunting ujung rambut di salon setiap 3 bulan sekali untuk membuang yang patah-patah.

Usia 30-an

Di usia ini, helai rambut masih menampakan kemilau indahnya, meskipun tanda-tanda penuaan mulai muncul, misalnya uban. Pada usia 30-an, semua kebiasaan yang dilakukan di usia 20-an akan mulai memberi dampak baik itu yang positif maupun negatif. Sebaiknya, agar rambut terlihat sehat dan selalu berkilau, cobalah gaya guntingan rambut dengan model yang lebih praktis.

Keramas 2 minggu sekali dengan kondisioner dan hair tonic sesuai dengan jenis rambut, serta 2 minggu sekali lakukan creambath, hair spa atau masker rambut. Jika Anda ingin menutupi uban, lakukan dengan menutupnya dengan pewarna rambut yang sesuai dengan kondisi kulit kepala. Pilihlah warna yang sesuai dengan jenis warna kulit Anda sehingga akan memberi efek lebih cerah dan bersih pada kulit.

Usia 40-an

Tanda penuaan yang mulai muncul di usia 30-an, kini semakin jelas di usia 40-an. Rambut terliah semakin tipis dan berkurang kelembapannya. Warna pigmen rambut yang hitam, kini mulai memudar, frekuensi tumbuh rambut mulai melambat. Beri perhatian ekstra pada rambut Anda, seperti memilih shampo yang lebih lembut dan intensif kondisioner.

Semingggu 3x cucilah rambut secara seksama dengan menggunakan shampo yang tepat dan sesuai jenis dan kondisi rambut. Jangan abaikan juga manfaat dalam kondisioner untuk mempertahankan kelembapan rambut sekaligus membuat rambut lebih lembut dan sehat bercahaya.

Untuk menguatkan akar dan batang rambut, gunakan hair tonic setelah keramas. Beri pijatan-pijatan agar tonik menyerap sempurna, dan juga bubuhkan serum khusus untuk menyuburkan akar rambut. Jika Anda terbiasa menata rambut dengan bantuan hair dryer, jangan lupa untuk mengulaskan hair shine atau serum pada batang rambut terutama pada ujung-ujung rambut.

Ingin Rambut Si Kecil Indah?

Umumnya kita mendambakan rambut yang lebat dan mempersoalkan rambut yang tipis. Sayangnya, tak setiap orang dilahirkan dengan rambut lebat. Sebab, seperti dikatakan dr. Titi Lestari Sugito, Sp.KK dari bagian Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin, RSUPN Cipto Mangunkusumo, tebal-tipisnya rambut seseorang sudah ditentukan secara genetik. “Bisa jadi ketipisan rambutnya diturunkan dari orangtuanya atau kakek-neneknya,” ujar Titi. Begitu pula dengan warna rambut, sudah ditentukan secara genetik.

Karena itu, lanjut Titi, “Pendapat orang yang mengatakan rambut bayi harus digunduli agar nantinya tumbuh lebat, tidak benar.” Memang, Titi mengakui, sehabis dicukur, rambut yang tumbuh terlihat tebal. Jadilah orang menduga, rambutnya tumbuh lebat. Padahal, terang Titi, “Rambut asli, kan, tumbuh lancip. Nah, jika dipotong, rambutnya lebih tumpul. Jika rambut itu tumbuh, itu adalah kepanjangan dari rambut tumpul tadi. Makanya kelihatan tebal.”

RONTOK SENDIRI

Lebih jauh Titi menjelaskan, folikel rambut (selubung akar rambut) terbentuk sejak anak berada dalam kandungan. Tepatnya setelah janin berusia 8 minggu dan terus berkembang hingga saat lahir. “Jadi, saat lahir, secara anatomis semuanya sudah terbentuk. Tapi pada bayi prematur, mungkin pembentukannya belum sesempurna seperti bayi normal,” terangnya.

Rambut bayi baru lahir, yang biasa disebut velus (rambut sementara), biasanya sangat halus dan lebih tipis dari rambut permanen. Makanya kadang ada rambut bayi lebih tipis dibanding ketika si anak besar. Walaupun tak tertutup kemungkinan, banyak juga bayi membawa rambut velus sangat lebat.

Nah, velus alias rambut sementara, akan rontok dengan sendirinya pada 1-3 bulan kemudian. “Tiap bayi mempunyai kondisi berbeda-beda. Bayi yang satu mungkin akan rontok di bulan pertama, ada juga yang di bulan ketiga. Tentu saja, kerontokannya tidak sekaligus bersamaan, tapi bergiliran,” jelas Titi. Setelah usia 3 bulan, biasanya velus sudah seluruhnya rontok dan berganti rambut permanen.

Itulah mengapa pada minggu pertama kelahiran kadang bayi mengalami kebotakan di beberapa tempat. “Tak usah bingung bila menjumpai hal demikian. Kebotakan ini terutama terdapat pada daerah yang biasa tertekan. Misalnya karena terlalu lama tidur telentang atau karena gesekan dengan bantal,” terang Titi.

Tekanan dan gesekan itu, papar Titi, memudahkan velus rontok sehingga timbul kebotakan. Sama saja dengan orang dewasa, jika rambutnya selalu tertekan (semisal pakai helm), maka rambut di lingkaran helm tadi akan lebih tipis.

SANGAT BERVARIASI

Meski sudah berupa rambut permanen pun, menurut Titi, orangtua tak usah bingung bila menjumpai rambut rontok. “Itu lumrah. Siklus kehidupan rambut memang begitu,” ujarnya. Rambut akan mengalami stadium pertumbuhan, stadium statis atau istirahat, hingga stadium rontok. Kerontokan masih dianggap normal asalkan tak lebih dari 100 helai per harinya.

Masa pertumbuhan rambut, lanjut Titi, sangat bervariasi. Ada yang 2-6 bulan, ada pula yang memakan waktu sangat lama. Tergantung individunya. Sementara waktu istirahat rambut berlangsung antara 2-3 bulan, sebelum akhirnya rontok dan berganti rambut baru. “Rambut rontok karena pada folikel rambut yang masih aktif bisa tumbuh rambut baru,” jelasnya. Ada pun kecepatan tumbuh rambut sekitar 0,3 mm per hari.

Lebih lanjut Titi mengatakan, pada usia tertentu, rambut pun akan mengalami degenerasi dan berhenti berkembang. Terutama terjadi di usia tua. “Tapi ini individual sekali. Karena semuanya tergantung genetik, gizi, lingkungan, seperti polusi, radiasi, stres, hormonal, kebiasaan merawat rambut, ataupun penyakit. Makanya ada yang baru umur 40 tahun rambutnya sudah mulai menipis, tapi ada yang di usia lebih tua lagi baru menipis,” papar sekretaris PERDOSKI (Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia) ini.

YANG PENTING GIZI

Dengan kata lain, tegas Titi, sebetulnya tak ada istilah bahwa obat atau perawatan tertentu, bisa membuat rambut jadi lebat. Sebab, rambut tak mungkin bertambah. “Berkurang malah mungkin. Tapi berkurangnya rambut tentu ada sebabnya. Semisal karena penyakit atau buruknya gizi yang dikonsumsi,” terangnya.

Jadi, tandas Titi, yang harus dilakukan para orangtua ialah menjaga agar rambut tak bertambah tipis atau rontok. Caranya? “Dengan menjaga makanannya agar senantiasa bergizi. Sebab, rambut pun perlu diberi makanan tiap hari!” tukas Titi.

Jika menu makanannya cukup bergizi, 6 minggu kemudian akan tampak pengaruhnya pada rambut. Tapi, di samping itu, lanjut Titi, “Tentunya kebersihan kulit kepala dan perawatan rambutnya juga harus baik agar rambut dapat berkembang sehat.”

Indah Meski Tertutup

Jaga selalu keindahan rambut meski tertutup kerudung.

Rawat rambut indah Anda yang terbungkus jilbab dengan beberapa perawatan agar selalu sehat, lembut, bercahaya dan tetap tebal.

Banyak yang beranggapan bahwa rambut yang tertutup atau berkerudung akan terhindar dari kotoran seperti debu, atau mungkin juga merasa aman dari radiasi ultra violet yang dapat merusak kutikula dan korteks. Dan ternyata teori tersebut salah, sebab rambut yang tertutup terutama di kawasan yang beriklim tropis akan menjadi lembab, kelembapan tersebut yang akan memicu munculnya ketombe, kulit kepala dan rambut yang berminyak dan rontok. Dan beberapa perawatan agar rambut tertutup Anda selalu tampak sehat.

Gunakan sampo dan kondisioner yang sesuai dengan jenis kulit, untuk rambut berminyak hindari pemakaian kondisioner yang berlebihan, karena akan membuat rambut menjadi rontok.

Untuk menjaga agar akar rambut selalu kuat dan tidak rontok, gunakan hair tonic setiap selesai keramas.

Gunakan penutup kepala atau jilbab yang menyerap keringat. Misalnya bahan katun atau kaos karena akan meminimalis panas pada rambut.

Sebelum menggunakan jilbab, keringkan rambut dengan menggunkan pengering rambut atau angin-anginkan jangan keringkan dengan handuk karena akan membuat rambut rontok. Jangan gunakan jilbab saat rambut masih basah dan akan membuat kepala lembab serta menimbulkan bau yang tidak sedap.

Potong ujung-ujung rambut yang bercabang untuk menjaga kerapihan secara teratur 3 bulan sekali.

Hindari mengingkat rambut dengan kencang, karena akan membuat rambut menjadi rapuh dan sering patah.

Lakukan perawatan kesehatan rambut minimal sebulan sekali seperti creambath , hair masker atau hair spa .

  •  Gunakan Sampo dan Kondisioner sesuai dengan jenis rambut untuk selalu menjaga kebersihan rambut dari ketombe dan kotoran yang menempel. Cuci rambut seminggu 3 kali untuk untuk menjaga rambut tetap lembap. Pastikan sampo dan kondisoner bersih secara menyeluruh untuk menghindari timbulnya ketombe pada kulit kepala.
  • Setelah pencucian biarkan rambut kering secara alami, cukup dengan diangin-anginkan saja. Hindari menggosok rambut dengan handuk karena akan membuat kekuatan rambut berkurang hingga mudah rontok. Lalu, hindari pula mengeringkan rambut dengan bantuan hairdryer karena akan membuat rambut tampak kering dan kusam. Usahakan rambut kering secara menyeluruh, karena rambut yang masih basah akan menyebabkan kerudung menjadi lembap dan bau.
  • Untuk selalu menjaga rambut terlihat sehat dan lebat, sebelum menggunakan kerudung sisir rambut menggunakan sisir berbentuk bulat panjang dengan gigi yang lembut dan jarang, ini berguna untuk melancarkan peredaran darah di kepala dan membuat rambut lebih rapi. Sisir dari pangkal rambut hingga ujung rambut membentuk bulatan pada bagian ujung rambut.
  • Setelah rambut rapi tersisir, lanjutkan pemakaian serum rambut untuk menjaga rambut selalu kuat. Agar rambut tidak mudah rontok dan rapuh, sebaiknya hindari mengikat rambut secara kencang agar rambut mampu bernapas.
  • Pilihlah kain kerudung atau jilbab dari bahan yang mudah menyerap keringat, seperti katun atau kaos. Bahan kain yang mudah menyerap keringat dan berpori-pori besar sangat berguna untuk memperlancar peredaran atau sirkulasi udara di kepala.
  • Lakukan creambath atau masker rambut seminggu sekali untuk menjaga kesehatan dan memperkuat akar rambut. Pilih jenis creambath berbahan seperti jahe atau lidah buaya yang berguna untuk memperkuat akar-akar rambut agar tidak mudah rontok.

Rambut Indah Sang Bintang

Mempunyai aktivitas yang padat, bukan berarti Anda mengabaikan perawatan rambut. Rambut yang indah, sehat dan terawat, akan meningkatkan rasa percaya diri Anda. Seperti artis penyanyi Dira Sugandi, yang menyempatkan merawat rambut agar tampil lebih percaya diri.

Aktifitas yang padat, banyak melakukan kegiatan di bawah sinar matahari hingga sering mengganti berbagai gaya rambut, kadang dapat membuat rambut menjadi lepek, berminyak, kering hingga rambut mengalami tingkat stress yang cukup berat.

Tetapi akan berbeda jika Anda mengimbanginya dengan perawatan yang rutin serta memakai produk yang tepat. Seperti yang dialami oleh penyanyi jazz terkenal, Dira Sugandi. Dira memiliki kegiatan yang cukup padat dari mulai menyanyi hingga sesi pemotretan. Penyanyi yang akan tampil di acara malam penganugerahan Perempuan Inspiratif NOVA 2012 bulan Mei nanti, memang dituntut untuk tampil berbeda dengan berbagai gaya dalam tatanan rambut. Rambut Dira harus terlihat sehat, indah berkilau. Oleh sebab itu, Dira melakukan beberapa treatment , diantaranya:

1 Masker Rambut

Untuk memberikan perlindungan yang baik dan intensif bagi kesehatan rambut Dira yang sering berganti tatanan rambut, menggunakan hairdryer, hairspray, bahkan sering terkena paparan sinar matahari, pilihan untuk merawat rambut indahnya jatuh pada masker rambut. Masker rambut memiliki banyak sekali manfaat, seperti rambut tidak mudah rontok, tidak mudah berminyak, memberikan kelembapan sempurna dan tidak mudah patah akibat panasnya hairdryer atau straightening iron .

2 Sampoo dan kondisoner yang tepat

Pada saat perawatan sehari-hari, Dira memilih menggunakan sampo dan kondisioner yang tepat sesuai jenis rambut normal yang ia miliki. Sampo yang tepat akan membersihkan rambut dari kotoran, debu dan polusi udara yang sangat mudah menempel pada permukaan rambut. Dan kondisioner akan membuat rambut lembut dan membuat rambut tampak berkilau indah.

3 Air Santan

Kadang Dira sulit menentukan waktu untuk merawat rambut di salon akibat jadwal aktifitas yang padat. Tapi sekarang, Dira tidak khawatir lagi, karena Dira melakukan perawatan rambut secara tradisional di rumah. Dengan menggunakan air santan yang telah diolah lalu diusapkan pada bagian seluruh bagian rambut. Santan akan membuat rambut indah bercahaya.

Merawat Rambut Tipis

Memiliki rambut tipis bukan halangan untuk tampil memesona, cukup dengan perawatan yang tepat, rambut tipis anda akan terlihat mengembang dan cantik.

Kondisi rambut memasuki usia 35+ berbeda dengan usia 20-an. Di usia 35, rambut lebih tipis, halus dan kering dan mulai beruban bagi beberapa orang. Tetapi Anda tetap dapat tampil sempurna dengan tips berikut:

  • Tidak perlu ragu mengganti sampo, yang penting pilih yang sesuai dengan jenis rambut.
  • Memakai kondisioner yang bermutu baik dengan ekstra pelembab dan vitamin sangat dianjurkan setiap kali keramas.
  • Untuk rambut yang diwarnai, creambath dan kondisioner khusus diperlukan untuk menjaga kelembapan rambut.
  • Apabila tidak ingin uban terlihat, tutupi dengan cat rambut yang setingkat lebih muda dari warna rambut asli.
  • Potongan rambut sebahu akan membuat Anda tampil lebih feminim dan lembut.
  • Sebaiknya hindari rambut terlalu panjang karena akan terlihat semakin tipis dan cenderung rontok.
  • Gunakan hair tonic setiap selesai keramas. Pilih yang ginseng untuk menguatkan akar rambut.

Tips Penataan untuk Rambut Panjang Tipis

  • Cuci rambut dengan menggunakan sampo yg berformula lembut.
  • Keringkan rambut secara alami dengan handuk kering atau dengan
  • hair dryer
  • bersuhu panas rendah dan jarak jauh.
  • Setelah kering berikan foam agar rambut bervolume
  • Kemudian gulung rambut dengan rol besar ke arah dalam
  • Keringkan sebentar dengan
  • hair dryer
  • , kemudian lepaskan rol.
  • Tundukkan kepala ke arah bawah. Sisir rambut dengan sisir yang bergerigi lebar ke arah bawah, setelah itu balikkan rambut.
  • Tatalah secara alami rambut Anda dengan memakai sisir model garpu atau cukup jari.

Tips Penataan untuk Rambut Pendek Tipis

  • Cuci rambut, kemudian keringkan dengan hair dryer yg bersuhu panas rendah. Setelah agak kering berikan foam untuk menambah volume rambut.
  • Gulung rambut dengan rol besar ke arah dalam, selama Anda berias.
  • Setelah rol dibuka, anda akan mendapatkan rambut yang lebih bervolume dan rapi.

Shampoo yang Tepat Sesuai Kebutuhan Rambut

Banyak iklan shampo menawarkan kelebihan. Ada yang diperuntukkan bagi rambut bergelombang, keriting, mengombak, keriting mengembang, berminyak, rambut lembut berkilau dan masih banyak lagi.

Diantara ratusan merek dan jenis shampo, beberapa lebih tepat dan sesuai dengan yang dibutuhkan. Perlu tahu apa yang membuat mereka benar-benar berbeda dan mana yang tepat bagi Anda.

Berikut pemaparan dua penata rambut profesional tentang istilah-istilah yang kerap tertera di botol shampo dan apa artinya bagi rambut Anda.

Kenali Bahan Dasar Shampoo

Semua shampoo mengandung dua hal: pembersih dan kondisioner, demikian dituturkan Cary O’Brien , pemilik Cary O’Brien Design and Color Spa di St Charles, Missouri, Amerika Serikat. Menurutnya, semua sampo yang tanpa kondisioner sekalipun memiliki semacam kondisioner khusus di dalamnya. Seberapa banyak kandungan kondisioner, tergantung shampo dibuat untuk jenis rambut yang bagaimana.

“Jika rambut Anda ringan, halus, atau rapuh, Anda perlu membersihkan dengan baik. Minyak sesedikit apapun akan membuat rambut menjadi berat dan rontok. Dan, jangan terlalu banyak kondisioner, karena membuatnya mengempis,” ungkap O’Brien.

Rambut yang sangat tebal dan kaku, perlu pembersih yang lebih kuat untuk tetap bersih. Rambut tebal cenderung lebih berminyak dan dapat menyimpan kotoran. “Untuk jenis rambut ini, Anda mungkin perlu mengganti conditioning agent, karena rambut mungkin tak memerlukannya (kondisioner),” kata O’Brien.

Shampo untuk Rambut Berminyak atau Kering

Rambut memiliki karakter berminyak karena kelenjar minyak di kulit kepala cenderung terlalu aktif, demikian diungkapkan Vaughn Acord , pemilik salon Mizu, di New York dan Boston. “Anda perlu shampo yang mampu menghilangkan minyak namun menghidrasi rambut dan kulit kepala,” tambahnya.

Sebaliknya, rambut kering biasanya terjadi kerusakan pada rambut itu sendiri. “Di bagian tengah batang rambut kita dapat menemukan protein yang memberikan rambut kekuatan,” kata dermatolog spesialisasi rambut dan gangguan rambut, Michelle Hanjani Galant, MD , dari Columbia University Medical Center.

Di sekitar batang rambut ada yang disebut kutikula. Dimana bagian ini terdiri dari sel yang pipih seperti sirap atau atap. “Jika ujung-ujungnya tidak berbaris sempurna, maka rambut akan kusam, rapuh, dan tidak bersinarkata,” tambah Hanjani Galant lagi.

Penggunaan shampo berdeterjen kuat, kimia olahan untuk rambut (seperti obat keriting, obat smoothing , atau cat rambut), ditambah proses panas menyempurnakan dapat menyebabkan rambut kusam. Begitu pula dengan angin dan gesekan lainnya, juga dapat merusak kutikula. Semakin banyak kerusakan terjadi, semakin kering dan kusam penampilan rambut Anda.

“Ketika kerusakan ini terjadi, ada beberapa protein keratin pembentuk rambut yang hilang. Ini dapat coba digantikan dengan shampoo mengandung keratin, maupun perawatan keratin lainnya,” ungkap Acord.

Beberapa proses pengeritingan atau pewarnaan rambut juga dapat diupayakan untuk memperbaiki hal ini. “Proses itu dimulai dengan membuka kutikula dan membuat bahan kimia masuk ke bagian tengah rambut, serta proses lain menutup kutikula,” ujar Hanjani Galant. Sayangnya, setiap kali Anda melakukannya, sirap kutikula tidak berbaris seperti seharusnya dan kerusakan terus berlanjut.

Shampo Smoothing and Strengtening

Beberapa shampo ada yang mengklaim mereka mampu menguatkan dan menghaluskan rambut, umumnya mengandung bahan coating (pelapis) di dalamnya.

Shampo ini biasanya mengandung silikon … [atau] minyak. Mereka akan membantu melapisi rambut, dan memungkinkan alat panas untuk meluruskan memperhalus rambut.

Shampo ‘Volumizing’

Bagaimana dengan shampo yang mengklaim dapat membuat rambut lebih bervolume? Kebanyakan jenis shampo ini diformulasikan untuk membuka kutikula rambut, membuatnya lebih tebal. Tapi ini dapat merusak rambut, maupun menghapus warna serta membalikkan hasil pengeritingan dan hasil relaxer .

O’Brien menekankan, jika tak ada shampoo yang dapat membuat rambut lebih ringan dan halus. “Jika Anda ingin rambut mengembang, gunakan shampo yang benar-benar bagus, berkondisioner ringan dan terbilas dengan sangat baik,” tandasnya.

Sayangnya, kebanyakan orang tak memilih shampo jenis ini. “Konsumen selalu ingin sesuatu yang ‘melicinkan’. Orang selalu terkesan dengan rambut yang terasa lembut seusai memberinya kondisioner dan bahkan masih terasa licin setelah dibilas,” ungkap O’Brien. Sayangnya, rasa licin ini bukan berarti baik bagi rambut Anda. “Ini artinya, masih ada kondisioner yang tertinggal di rambut dan sebaiknya tidak demikian,” ujar O’Brien.

Shampo Clarifying

Beberapa shampo mengklaim mampu memberikan rasa lebih bersih di kulit kepala. Sayangnya, kebanyakan shampo ini juga membuat rambut menjadi kasar.

“Sangat sedikit orang benar-benar membutuhkan shampo clarifying ,” ungkap O’Brien. Shampo ini umumnya digunakan ketika seseorang memiliki beberapa jenis kondisi rambut atau sebagai persiapan sebelum melakukan perawatan kimia. Kondisi ini benar-benar butuh membersihkan rambut dengan sangat bersih. Shampo clarifying akan membuka kutikula rambut, sehingga obat pengeriting atau pewarna wambut dapat bekerja lebih baik. Namun sayangnya, beberapa jenis shampo clarifying dapat membuat rambut sangat kasar.

Anda harus menghindari shampo clarifying setelah rambut selesai diwarna. “Bahkan shampoo clarifying paling ringan sekalipun, akan membuat warna pudar sangat cepat,” tegas O’Brien.

Sampo Rambut Dicat

Ini adalah shampo yang dibuat khusus untuk membantu membuat warna rambut awet. Ahli tata rambut merekomendasikan untuk memeriksa “pH” shampo sebelum digunakan. Acord menyarankan pH sekitar 4,5 hingga 5,5 untuk mencegah warna rambut memudar. Jika pH tidak ditampilkan pada botol kemasan shampo, coba cari nama produk dan informasi tingkat pH di internet.

Shampo yang bagus untuk rambut diwarnai juga menggunakan bahan termasuk minyak, ganggang laut, atau rumput laut untuk membantu warna tetap tinggal di rambut.

Shampo Kering

Ingin menyegarkan rambut tanpa harus mandi dan blow-dry ? Cobalah sampo kering atau dry shampoo .

Shampo jenis ini memang merupakan shampo penyelamat dan untuk berkeramas setiap hari. Cobalah aplikasikan shampo di antara garis rambut, antara rambut hingga seluruh rambut. Kemudian keluarkan pengering rambut dan sikat hingga lembut. Keramas dengan shampo kering mungkin hanya butuh 5 menit saja.

Mitos Shampo Penyebab Penumpukan Kimia?

Apapun shampo yang Anda gunakan, tidak perlu beralih secara berkala untuk mencegah “penumpukan” kimiawi. Baik Acord dan O’Brien menegaskan jika hal tersebut hanya mitos belaka.

Produk shampo saat ini sudah sangat baik, Anda tidak akan mendapatkan penumpukan kimia kecuali penggila hairspray (menata rambut dengan hairspray berlebihan). Dan cara ini sudah ditinggalkan sekitar 15 hingga 20 tahun terakhir oleh para penata rambut, ungkap O’Brien.

Dan ingat, cara terbaik untuk memilih shampoo yang tepat adalah menanyakan pada stylist rambut. Sebagaimana pelari harus memilih sepatu yang tepat, shampo juga perlu dipilih sesuai dengan jenis rambut dan kebutuhan Anda. Jangan pilih shampo karena rekomendasi teman atau wanginya. Sebaiknya pilih shampo yang benar-benar Anda butuhkan.