Monthly Archives: September 2011

Minum Kopi Terbukti Meinghilangkan Depresi Pada Wanita

Hobi menyeruput kopi ternyata menguntungkan bagi kesehatan mental. Penelitian menunjukkan para wanita yang hobi minum kopi 3 gelas atau lebih sehari memiliki risiko lebih rendah sebanyak 30% untuk menderita depresi dibanding wanita yang tidak pernah ngopi atau hanya ngopi secangkir sehari atau kurang demikianlah hasil penelitian yang dimuat dalam jurnal Archives of Internal Medicine tersebut setidaknya bisa mengurangi mitos keburukan minum kopi.

“Hasil riset ini bisa mengurangi citra negatif dari konsumsi kopi. Kafein dalam dosis tinggi selama ini dikaitkan dengan gejala kecemasan dan penyakit psikiatri lainnya maupun osteoporosis sehingga banyak ahli menyarankan untuk mengurangi kopi,” kata Dr.Christopher Cargile, ahli psikiatri dari Texas.

Sekitar 80 persen kafein di dunia dikonsumsi dalam bentuk kopi. Kafein sendiri merupakan stimulan sistem saraf yang paling banyak digunakan. Penelitian menunjukkan kafein berpengaruh pada kesehatan jantung, inflamasi dan kanker. Namun hanya sedikit peneliti yang tertarik mengetahui efek kafein pada mood.

“Dalam jangka pendek kafein memiliki efek positif pada mood, meningkatkan energi dan membuat kita langsung terjaga. Karena itu menarik untuk tahu apa efeknya dalam jangka panjang,” kata peneliti senior Dr.Alberto Ascherio, profesor epidemiologi dan nutrisi dari Harvard School of Public Health di Boston.

Dalam penelitian yang melibatkan 51.000 wanita berusia rata-rata 63 tahun, para peneliti mengikuti kesehatan mereka. Di awal penelitian, tidak satupun responden yang dilaporkan menderita depresi atau mengonsumsi antidepresan.
Para wanita yang mengonsumsi empat cangkir kopi setiap hari risikonya untuk menderita depresi berkurang 30 persen, sementara yang mengonsumsi dua sampai tiga cangkir, risikonya menurun 15 persen dibandingkan dengan yang minum secangkir kopi setiap hari.

“Kafein memiliki efek pelepasan beberapa neurotransmiter, termasuk dopamin dan serotonin. Hal itu tentu berpengaruh pada pengaturan mood dan depresi,” kata Ascherio yang juga menjadi dosen di Harvard Medical School.

“Jika kafein memiliki efek antidepresan, kita bisa mengambil kandungan yang paling kuat efeknya dalam mengusir depresi,” katanya

Pentingnya Membentuk Otot Bagi Wanita Agar Telihat Seksi dan Canrtik

Sudah bukan zamannya lagi menolak olahraga karena takut badan jadi terlihat berotot bagi perempuan. Meski benar bahwa olahraga yang teratur dan tepat akan membentuk otot jadi lebih bagus pada pria, hal yang sama tidak akan dengan mudah terjadi pada wanita.

Sebab, tubuh perempuan tak dilengkapi dengan sistem hormon yang membentuk otot terlihat perkasa seperti pria. Bagaimana pun olahraga untuk membentuk otot tetap penting bagi perempuan karena beberapa hal berikut ini.

1. Membantu menurunkan berat badan. Jaringan otot membakar kalori lebih banyak dalam sehari dibanding jaringan lemak. Bahkan ketika kita sedang beristirahat sekalipun.

2. Baik untuk jantung. Sebab, latihan otot akan membuat jantung bekerja dengan lebih baik meski dengan sedikit oksigen. Intinya adalah jantung tak perlu memompa darah terlalu keras saat Anda sedang beraktivitas.

3. Melindungi sendi dan punggung. Dengan otot yang bagus berarti semakin sedikit kita menggunakan sendi dan hubungan antarjaringan ketika mengangkat barang atau melakukan gerakan tertentu. Keuntungan lebih lanjut dengan lebih banyak memfungsikan otot juga akan mencegah artritis.

4. Memperindah penampilan dan memberi tambahan kepercayaan diri. Otot yang terlatih akan memberi kita postur yang baik dan enak dipandang. Jadi tak ada alasan untuk tidak percaya diri untuk tampil dengan gaya berbusana apa pun.

5. Sebagai bukti Anda orang yang aktif. Tak ada otot kuat yang bisa didapat dari sebutir pil, pengaturan makanan, bahkan obat-obatan herbal. Otot hanya bisa dibentuk dengan olahraga.

6. Membantu memerangi radikal bebas. Penelitian menunjukkan, ketika orang gemar berolahraga angkat beban, tubuh mereka cenderung mengalami lebih sedikit kerusakan akibat radikal bebas dibanding yang suka bermalas-malasan.

Berapa Umur Anak Balita Yang Boleh Duduk Disamping Supir Dengan Aman

erdua dengan anak tentunya lebih menyenangkan jika dia ada di samping kita yang sedang mengemudi. Tapi, pada usia berapakah seorang anak “sudah boleh” duduk di samping pengemudi?

Menurut para ahli, jawaban paling umum adalah setidak-tidaknya usia 13 tahun. LSM SafetyBeltSafe USA bahkan menyarankan mereka lebih baik duduk di kursi belakang hingga usianya cukup untuk mendapatkan SIM.

Alasannya, duduk di kursi depan tak seaman duduk di kursi belakang. Anak-anak yang mengenakan sabuk pengaman dan duduk di kursi belakang memiliki risiko fatal yang lebih kecil jika terjadi kecelakaan.

Risikonya berkurang hingga 33 persen dibandingkan jika duduk di kursi depan. Pada kejadian tabrak depan, anak-anak di kursi depan bisa terbentur dashboard, bahkan terlempar ke kaca depan. Tabrak depan adalah yang paling sering dan yang paling mematikan.

Kalaupun mengenakan sabuk pengaman, dia masih dalam risiko besar terluka oleh benda-benda yang terlempar dari depan. Duduk di kursi belakang mengurangi risiko tersebut.

Airbag di dashboard penumpang belumlah menjamin segala-galanya. Saat sekejap mengembang, “pukulan” airbag bisa melukai kepala dan leher anak-anak.

Di Amerika Serikat saja, seperti dikutip Babycenter.com., lebih dari seratus anak-anak meninggal akibat airbag. Sebagian besar dari kecelakaan itu bahkan terjadi dalam kecepatan rendah yang seharusnya hanya menyebabkan luka ringan.

Bayi dan Balita dengan kursi khusus yang menghadap ke belakang, justru paling berbahaya jika diletakkan di kursi penumpang depan. Ingat, ujung kursi khusus itu paling dekat dengan dashboard.

Kalau keadaan membuat anda terpaksa menempatkan bayi atau Balita di samping pengemudi, gunakan kursi khusus yang tak membelakangi dashboard.

Kalau kendaraan anda punya saklar “on-off” airbag, matikan airbag untuk kursi penumpang.

Bagaimana jika hanya satu orang dewasa yang membawa beberapa anak? Para ahli menyarankan agar kita menempatkan anak yang paling tinggi dan paling besar di kursi depan. Setel kursi tersebut pada jarak terjauh dari dashboard.

Cara Membawa Anak Balita Yang Aman Didalam Mobil

Perkumpulan dokter anak di Amerika Serikat (American Academy of Pediatrics) belum lama ini menyarankan agar bayi baru lahir atau yang belum berusia 2 tahun ditempatkan dalam kursi khusus dengan posisi hadap belakang jika ada di dalam kendaraan.

Tujuannya adalah agar melindungi Balita dari cedera kepala, leher dan tulang belakang saat kendaraan yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan.

Tapi, usul mereka tersebut menimbulkan protes yang marak di Internet.

“Apakah ada di antara peneliti itu yang punya Balita? Pernahkah mereka mencoba untuk menenangkan bayi usia 18 bulan yang diletakkan dalam keranjang hadap belakang,” tulis seorang di Internet seperti dilaporkan Washington Post.

“Ini konyol.Kenapa tidak sekalian aja bayi diamankan dalam balon udara,” katanya. Kursi khusus balita hadap belakang dibuat hingga ukuran 45 pound di AS.

Banyak orang tua mengeluhkan bahwa Balita mereka yang gelisah karena diletakkan di kursi hadap belakang justru menganggu konsentrasi berkendara. Mereka juga khawatir kaki si mungil tertekuk oleh kursi hadap belakang.

“Kami akui bahwa kami kurang memadai dalam menjelaskan kepada para orang tua kena Balita mereka harus diletakkan hadap belakang,” kata Dennis Durbin, dokter yang memimpin tim dokter anak dalam memberikan rekomendasi di American Academy of Pediatrics.Rekomendasi untuk hadap belakang tersebut belum jadi peraturan di AS.

Para ahli keselamatan anak-anak menyatakan mereka sudah sejak dahulu tahu bahwa hadap belakang adalah posisi yang paling aman, bahkan untuk semua usia.

Studi yang dipublikasikan di jurnal medis Injury Prevention mendapati bahwa anak berusia kurang dari 2 tahun ternyata 75 persen lebih besar kemungkinannya tewas atau cedera berat jika mereka hadap depan saat kendaraan mengalami kecelakaan.

Menurut para ahli, hadap belakang untuk Balita di bawah 2 tahun penting karena kepala mereka relatif berat dan leher serta tulang belakang belumlah terbentuk secara kokoh.

Jika terjadi kecelakaan dan mereka hadap depan, kepala bayi bisa terdorong ke depan dan dapat mencederai kepala maupun tulang belakang. Jika hadap belakang, kursi khusus itu akan melindungi kepala dan leher, menjaga kepala dan leher sejajar dan daya tabrakan tersalur ke seluruh tubuh. Risiko kaki tertekuk tentunya lebih ringan daripada risiko cedera kepala, kata para ahli.

“Kalau menurut saya ini cuma masalah desain kursi. Harus ada keseimbangan antara rancangan realistis dengan perasaan nyaman pada anak-anak,” kata Ronald Medford, petinggi di badan keselamatan lalu lintas di AS

Terbukti Wanita Yang Suka Memerintah Suami Dirumah Sulit Bercinta dan Rendah Gairah Seksualnya

Para wanita menikah yang selalu mengambil keputusan sendiri dalam berbagai kegiatan rumah tangga mereka, harus menunggu hingga 100 kali lebih lama untuk memiliki hasrat bercinta, ketimbang mereka yang memutuskan segala sesuatu bersama-sama dengan pasangannya.

Keputusan-keputusan tersebut, menurut sebuah studi terbaru yang diungkapkan oleh peneliti dari Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health di Baltimore, Amerika, termasuk membuat anggaran harian dan mingguan, belanja keperluan makanan, mengunjungi teman, hingga membuat janji dengan dokter.

Penelitian ini mengamati para wanita di enam negara Afrika yang mempunyai peran yang jelas dalam rumah tangga–baik mereka yang melakukan tugas-tugas rumah tangga secara menyeluruh maupun mereka yang melakukan keputusan bersama dengan suami-suami mereka dalam menentukan sesuatu.

Penelitian ini membandingkan tingkat pengambilan keputusan dengan kehidupan seksual para wanita. Hasilnya, ada hubungan positif antara ibu rumah tangga yang mengambil alih semua peran dan jumlah aktivitas seksual yang mereka lakukan. Namun para peneliti itu juga mengungkapkan bahwa rendahnya aktivitas seksual mereka bisa saja dilakukan karena keputusan mereka sendiri.

Lebih lanjut, dikatakan bahwa bisa saja para istri mengambil alih peran dalam kehidupan seksual mereka demi melindungi hak seksual mereka. Menurut associate Profesor Michele Hindin, salah satu anggota tim peneliti, “Semakin banyak wanita memerintah pasangannya waktu interval rata-rata melakukan hubungan seksual pun meningkat antara tiga sampai 100 kali.”

“Semakin banyak wanita memerintah suaminya, dibandingkan dengan memutuskan bersama pasangannya, semakin sedikit perempuan melakukan hubungan seks dan semakin lama jarak antara satu kegiatan seks ke berikutnya,” ungkap Hindin.

Kim Cattral, yang dikenal sebagai pemeran tokoh Samantha Jones dalam serial televisi Sex and the City, mengungkapkan ketidaknyamanan dalam kehidupan cintanya di masa lalu. “Saya selalu mempunyai citra yang seksi di televisi, tetapi saya tidak mempunyai kehidupan cinta yang indah,” ujar perempuan berusia 55 tahun ini.

Setiap orang, kata dia, “Berpikir bahwa pria dan wanita berpenampilan menarik selalu bercinta dengan hebat, itu tidak benar. Hal itu membutuhkan kesabaran dan dibangun dengan hubungan seksual yang baik melalui cinta.” Namun, lanjut dia, “Dengan beberapa pria, menurut pengalaman saya sendiri, kebanyakan pria, hal tersebut tak pernah terjadi.”

Sementara peneliti lain, Carie Muntifering, berujar, ”Memahami bagaimana posisi wanita dalam rumah tangga mempengaruhi aktivitas seksual mereka. Mungkin menjadi hal penting dalam melindungi hak seksual mereka sekaligus membantu mereka mencapai kehidupan seksual yang aman dan menyenangkan.”

Levis Curve ID Buat Wanita Temukan Ukuran Yang Tepat Celana Jeans Anda

Banyak perempuan menggemari celana jins, terutama mereka yang menyukai penampilan kasual, dinamis, bergaya muda. Sayangnya, banyak perempuan yang masih kesulitan mencari celana jins yang nyaman sekaligus menonjolkan sisi feminin. Kalau bisa, juga membuat terlihat seksi.

“Masalah utama perempuan dalam memakai jins adalah kebesaran pada area bokong, dan terlalu ketat pada area paha. Yang diinginkan perempuan saat mengenakan jins di antaranya tetap terlihat seksi namun elegan, tidak mau terlihat boyish, dan tetap tampil feminin dengan jins,” kata Anna Maria, Women Product Manager Levi’s Indonesia kepada Kompas Female di sela peluncuran kampanye global “Now Is Our Time, Go Forth” di Jakarta beberapa waktu lalu.

Fakta ini, kata Anna, didapatkan dari hasil penelitian yang dilakukan Levi Strauss terhadap 60.000 perempuan. Penelitian itu menemukan bahwa lebih dari setengah responden (54 persen), saat mencari celana jins di toko harus mencoba setidaknya 10 celana yang berbeda sebelum akhirnya menemukan yang tepat dan membelinya.

Ironisnya, 67 persen perempuan masih percaya bahwa celana jins hanya didesain bagi mereka yang memiliki tubuh seperti model. Lebih parahnyalagi, dari seluruh responden hanya 28 persen merasa jinsnya tepat untuk tubuhnya.

Sementara khusus di Indonesia, Levi’s juga pernah menggali fakta dari Focus Group Discussion, kata Anna. Dari dua riset yang berbeda tersebut, Levi’s mendapatkan fakta yang sama bahwa banyak perempuan mengeluhkan model jeans untuk perempuan.

“Mereka frustasi karena tidak menemukan jins yang sempurna untuk badannya,” lanjut Anna.

Perempuan menginginkan, saat memakai jeans ia bisa tampil sempurna dengan menunjukkan lekuk tubuh, namun tidak seronok, dan terlihat pas juga bagus di badan.

Anna menjelaskan, atas dasar kebutuhan perempuan inilah, Levi’s, berbarengan dengan kampanye global “Now Is Our Time, Go Forth”, mengajak perempuan muda untuk bebas mengekspresikan dirinya. Tampil nyaman dengan celana jeans
Levi’s CurveID

Levi’s memenuhi kebutuhan perempuan dengan sistem pengukuran tubuh yang fokus pada lekuk bukan ukuran jins. Lekuk tubuh wanita, menurut riset Levi’s, bisa dikelompokkan menjadi tiga bagian, tergantung jarak antara titik terdalam pada pinggang dan titik terluar pada panggul.

Ada wanita yang memiliki lekukan sangat celong, ada yang menengah, ada yang hampir lurus. Pengelompokan tersebut adalah Bold Curve, Demi Curve, Slight Curve.

Bold Curve adalah lekukan cukup dalam pada pinggang, dan jarak terdalam pada pinggang dengan titik terluar dari pinggul lebih dari lima inci.

Demi Curve adalah lekukan pinggang yang cukup atau menengah. Jarak terdalam pada pinggang dan titik terluar pinggul antara 3,5-5 inci.

Slight Curve adalah lekukan pinggang wanita yang nyaris tak terlihat atau cenderung lurus. Kabar baik untuk Anda yang memiliki tubuh cenderung kurus. Celana Slight Curve akan memberikan kesan bokong lebih berisi dan padat.

“Levi’s CurveID ini sudah beredar di gerai Levi’s sejak Juli-Agustus 2010. Setiap kali datang ke gerai Levi’s, pengunjung tak lagi harus mencoba berbagai jenis ukuran jeans, namun penjaga toko akan langsung membantu Anda mengukur tubuh untuk mencarikan celana jeans yang sesuai dan dibutuhkan,” tandas Anna.

5 Ciri Pernikahan Di Ambang Perceraian

Mempertahankan pernikahan bukan hal yang mudah. Sebab kita menyatukan dua cara pandang dan berpikir yang berbeda. Untuk itu butuh ada toleransi, tenggang rasa, kesabaran dan pengertian yang besar antara pasangan yang satu dan yang lain.

Jika tidak kuat menghadapinya, pernikahan itu bisa berakhir di meja hijau. Dikutip dari laman The Huffington Post, Senin, 12 September 2011, berikut lima tanda pernikahan Anda di ambang kehancuran.

1. Rasa pedulinya berkurang
Jika istri kita hanya rebahan sepanjang hari padahal rumah perlu dibersihkan, bisa jadi menyulut pertengkaran yang berujung perpisahan. Dalam rumah tangga tidak ada waktu bagi istri untuk merasa malas.

2. Begitu menjaga kerahasiaan ponselnya
Jika pasangan berusaha menyembunyikan rahasia dari ponselnya, ada kemungkinan Anda menghadapi perceraian. Kebanyakan orang merasa pernikahan menjadi semakin bermasalah kala pasangan terlalu berlebihan menjaga ponsel, facebook dan blackberrynya.

3. Menjadi perhitungan
Jika pasangan mulai menghitung-hitung besaran dana yang Anda keluarkan, itu tanda perceraian di depan mata. Ini merupakan pertanda klasik yang menunjukkan pasangan mulai melakukan tekanan emosional juga mengatur. Pernikahan merupakan tentang berbagi cinta dan pengalaman hidup, bukan memantau setiap gerak-gerik pasangan. Terlalu mengendalikan bukan senjata ampuh dalam sebuah pernikahan. Setiap orang merupakan manusia dan harus diperlakukan sebagai orang yang sudah dewasa kecuali terbukti tidak bisa bertanggung jawab secara finansial.

4. Tidak mau berhubungan intim
Jika dia tidak mau berhubungan seks, mungkin Anda menghadapi sebuah perceraian. Seks adalah bagian dari pernikahan yang sehat. Ini merupakan cara yang baik untuk menjalin hubungan dengan pasangan baik itu secara emosional dan fisik. Jika pasangan mulai tidak tertarik secara seksual, maka Anda patut bertanya-tanya dan mencari tahu kenapa.

5. Rumput tetangga lebih bagus
Jika pasangan mulai bermain mata dengan tetangga, Anda mulai menghadapi masalah. Hal itu dimulai saat salah satu pasangan memiliki fantasi yang berubah, tapi yang lain tidak. Akhirnya terjebak pada gaya hidup yang menjanjikan aktivitas seksual yang bagus dan pernikahan yang bahagia.