Monthly Archives: July 2011

Cara Melakukan Seks Detox Untuk Mendapatkan Kehidupan Seks Yang Hebat Setiap Hari

Istilah “sex detox” mungkin belum begitu akrab di telinga. Namun, dua kata ini dapat diartikan dengan sederhana, yakni menghentikan aktivitas seksual selama kurun waktu tertentu untuk memperbaiki kualitas kehidupan seksual Anda.

Adalah terapis seks kenamaan, Ian Kerner, yang mengenalkan istilah ini dalam salah bukunya berjudul Sex Detox. Ia mengatakan, untuk menggapai kepuasan yang lebih baik, terkadang seseorang harus melupakan aktivitas seksual untuk sesaat. Puasa seks dapat dilakukan hingga 30 hari lamanya. Upaya ini dapat membantu memperbarui hubungan setiap pasangan dan mengembalikan gairah seksual yang sempat padam.

Mengapa perlu “sex detox”?
Terkadang Anda harus melupakan seks sementara waktu untuk memahami masalah yang mungkin menghantui dan mengganggu keharmonisan Anda. Jika Anda melakukan seks sekadar menuntaskan kewajiban, melakukan orgasme semu, atau gairah menurun karena merasa tidak tertarik, detoks dapat membantu dalam memecahkan masalah dan menelusuri apa yang tengah terjadi dengan Anda.

Bagaimana melakukannya?
Setiap hari selama 30 hari “berpuasa”, Anda harus melakukan aktivitas yang berbeda, membaca, atau merenung untuk mengeksplorasi banyak hal yang memengaruhi kehidupan seks Anda. Anda mungkin bisa melihat foto-foto kenangan keluarga untuk mempelajari bagaimana pengaruh ini berperan di masa kanak-kanak atau Anda juga bisa memeriksakan kesehatan Anda secara keseluruhan. Idealnya, detoks dilakukan suami dan istri bersamaan, tetapi Anda juga dapat melakukannya sendiri. Terkadang bila detoks ini memberi pengaruh positif, pasangan Anda juga akan mengikutinya.

Apa manfaat “sex detox”?
Anda akan mendapat pemahaman dan pengetahuan lebih luas mengenai apa yang terjadi dalam kehidupan seksual dan bagaimana pengaruhnya terhadap hubungan Anda dan sebaliknya. Perasaan Anda akan merasa lebih tersambung dan siap untuk berkomunikasi dengan pasangan. Kalaupun Anda tak mampu menahan gairah selama 30 hari penuh, pelanggaran mungkin akan membuat seks justru menjadi lebih hot, dan hasilnya tidak akan terlalu buruk

Advertisements

Daftar 3 Jenis Makanan yang Membuat Daya Tahan Tubuh Menjadi Lemah dan Sakit

Fungsi sistem kekebalan tubuh adalah melindungi badan dari infeksi dan penyakit. Dan jika anda menginginkan sistem kekebalan tubuh yang kuat, anda tidak boleh terlalu sering mengkonsumsi makanan dan zat seperti yang disebutkan berikut ini.

Beberapa faktor yang memang menjadi penghalang dan berkurangnya sistem kekebalan tubuh seperti stres, sulit tidur, merokok, kebiasaan makan dan kurang olah raga dan kondisi medis lainnya. Di mana anak-anak dan orang dewasa mengalami penurunan sistem kekebalan tubuh.

Inilah beberapa makanan yang dikenal bisa menurunkan sistem kekebalan tubuh, dan inilah yang harus anda hindari seperti dikutip dari Livestrong :

1. Daging Merah

Makanan ini adalah sumber utama dari lemak jenuh, yang jika dikonsumsi berlebihan dapat meningkatkan resiko kolesterol tinggi, diabetes tipe 2, dan penyakit lain yang berkaitan dengan menurunnya sistem kekebalan tubuh.

Pakar dari klinik Cleveland menyarankan orang untuk mengurangi datau menghindari sumber dari lemak jenuh seperti (hotdog, sosis, daging babi asap, iga dan daging merah).

2. Mentega dan Margarin

Margarin yang mengandung lemak tak jenuh yang bisa merusak kesehatan jantung dan sistem kekebalan tubuh, direktur dari Yale Prevention Research Center di Connecticut AS mengatakan lemak tak jenuh berkontribusi menyebabkan inflamasi.

Hal ini membuat sistem kekebalan tubuh tak dapat menghasilkan perlindungan yang tepat dan baik untuk tubuh. Karena alasan itu, gantilah mentega dan margarin dengan minyak sayur seperti zaitun dan kanola untuk perkuat sistem kekebalan tubuh.

3. Produk Susu Tinggi Lemak

Produk susu olahan yang mengandung kadar lemak tinggi merupakan sumber tambahan dari lemak jenuh. Klinik Cleveland menyarankan agar kita memilih susu, Youghurt, keju atau makanan lain yang berkadar lemak rendah dalam rangka untuk menghasilkan manfaat bagi kekebalan tubuh itu sendiri.

4. Terlalu Banyak Mengonsumsi Gula

Mengonsumsi gula secara berlebihan hingga 8 sendok makan per hari dapat mengurangi kemampuan sel darah putih untuk menghancurkan kuman hingga 40 persen. Dampak ini dapat langsung dirasakan 30 menit sejak dikonsumsi hingga lima jam kedepan. Asupan gula bisa datang dari makanan seperti permen, sereal penuh warna, sirup, selai, jely, kue dan biskuit.

Cara Memiliki Anak Kembar dan Mendeteksi Kehamilan Bayi Kembar

Seperti telah dijelaskan pada artikel sebelumnya, dunia medis telah menemukan solusi ketidaksuburan melalui terapi hormon. Terapi ini dilakukan pada mereka yang memang mengalami gangguan hormon maupun mereka yang sedang menjalani program inseminasi atau bayi tabung.

Terapi hormon dilakukan berulang-ulang. Bila diameter folikel tak sesuai dengan harapan, yakni 18-20 mm, terapi akan diulang lagi dari awal pada siklus haid berikutnya dengan dosis yang ditambah. Begitu juga kalau pembuahan yang diharapkan tidak terjadi, baik secara alamiah maupun melalui inseminasi, terapi ini akan diulang lagi dari awal. Terapi ini bisa dilakukan 6-7 kali.

Selain bertujuan supaya sel telur matang dengan ukuran sesuai yang diharapkan, suntik hormon pada wanita yang menjalani program inseminasi atau bayi tabung juga diharapkan untuk menghasilkan sel telur lebih dari satu. Makin banyak sel telur yang dihasilkan, makin besar peluang terjadinya kehamilan. Tak heran pada program-program bayi tabung, sering dihasilkan anak kembar, bahkan lebih dari dua.

Hal ini disebabkan sel telur yang dihasilkan ibu lebih dari satu. Kemudian, pembuahan dilakukan pada beberapa sel telur yang dihasilkan itu. Seandainya dilakukan pembuahan pada tiga sel telur yang dihasilkan, dan berhasil semua, maka dapat lahir bayi kembar tiga. Namun saat ini pembuahan maksimal hanya akan dilakukan pada tiga sel telur yang paling sempurna.

Efek sampingnya
Banyaknya hormon yang disuntikkan maupun dikonsumsi secara oral kemudian membangkitkan kecemasan. Betulkah terapi ini aman? Tidakkah akan ada efek sampingnya? Benarkah tidak akan memicu tumor atau kanker?

“Beberapa tahun yang lalu memang sempat muncul kecemasan bahwa terapi ini akan memicu kanker payudara atau kanker rahim,” ujar dr Andon Hestiantoro, SpOG(K), dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Sebab, terapi hormon sama saja dengan memanipulasi ovarium, wajar bila dikhawatirkan dapat menyebabkan kanker ovarium.

Namun, seiring dengan banyaknya penelitian yang dilakukan, ternyata tidak ada perbedaan yang signifikan pada angka kanker pasien terapi hormon dengan bukan pasien terapi hormon. Baik yang pernah diterapi hormon maupun yang tidak, ternyata risikonya untuk terkena kanker relatif sama. Jadi bisa disimpulkan bahwa terapi ini aman.

Keamanan ini juga terkait dengan prosedur yang harus dilakukan. Dokter juga tidak akan sembarang memberikan terapi hormon. Hanya mereka yang benar-benar telah dibuktikan secara medis mengalami gangguan hormonal yang akan diterapi. Pemberian dosisnya pun telah terukur dengan benar. Dokter juga telah melihat peluang, apakah dimungkinkan terjadinya kehamilan berdasar faktor lain seperti usia, penyakit lain yang menyertai dan sebagainya, sehingga terapi ini benar-benar efektif.

Terapi ini akan dihentikan bila terjadi hiperstimulasi ovarium dengan gejala: perut tegang, mual, diare, ada cairan asites atau cairan perut yang menyebabkan kembung. Dalam tingkatan yang berat bisa membuat darah menjadi kental, gagal ginjal, serta terganggunya faktor pembekuan darah.

Kehamilan kembar merupakan kehamilan dengan jumlah janin di dalam kandungan lebih dari satu; bisa dua, tiga, empat, bahkan lebih. Mereka yang memiliki riwayat keturunan kembar (ibu, nenek, bibi, dan lainnya) biasanya akan melahirkan anak kembar pula. Namun, kehamilan kembar juga bisa terjadi pada ibu yang menggunakan obat kesuburan yang diinduksi untuk merangsang ovulasi; ibu dengan riwayat persalinan sering; ibu yang baru saja menghentikan konsumsi pil kontrasepsi; hingga ibu yang melakukan teknik pembuahan bayi tabung.

Biasanya, kehamilan kembar mudah sekali terdeteksi. Lewat USG, pada usia kehamilan delapan minggu akan terdeteksi dua atau lebih detak jantung janin. Selanjutnya, pemeriksaan fisik janin akan semakin jelas mulai trimester kedua.

Selain lewat pemeriksaan USG, kita pun dapat mendeteksi kehamilan kembar dengan cara-cara berikut.

* Umumnya, perut ibu hamil tampak lebih besar dari ukuran normal sesuai umur kehamilannya. Ukuran yang tak normal biasanya mulai terlihat ketika usia kandungan masuk trimester kedua. Cobalah bandingkan dengan kehamilan sebelumnya atau dengan ibu hamil lain tentang ukuran kehamilan Anda. Jika lebih besar, bisa menjadi tanda bahwa janin Anda kembar.

* Rabalah perut Anda dengan lembut, cari bagian besar yang agak menonjol. Pada kehamilan tunggal akan teraba dua bagian besar, yaitu kepala dan bokong. Sementara pada kehamilan kembar, akan teraba tiga atau lebih bagian besar. Akan teraba satu bokong dan dua kepala, dua bokong dan satu kepala, dua kepala dua bokong, dan seterusnya. Minimal akan teraba tiga bagian besar.

* Masuk usia kehamilan empat bulan, janin biasanya sudah bisa bergerak. Berdasarkan penelitian, normalnya pergerakan janin sekitar 10 kali dalam 12 jam. Jika lebih dari itu, hingga dua kali lipat misalnya, bisa menunjukkan janinnya kembar.

Cara Mempersiapkan Badan Dalam Menyambut Puasa Ramadhan

Hindari minuman yang mengandung kafein, seperti cola, kopi, atau teh. Beberapa hari sebelum Ramadan, secara gradual kurangi konsumsi minuman ini. Pengurangan konsumsi kafein secara drastis dan tiba-tiba pada saat puasa dapat mengakibatkan sakit kepala dan perilaku cepat marah.

Biasanya orang yang sakit kepala mengatasinya dengan minum obat sakit kepala. Dokter ahli lambung Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta, Ari Fahrial Syam, mengingatkan agar berhati-hati minum obat sakit kepala. “Jika terpaksa minum obat, hanya yang mengandung parasetamol, jangan yang mengandung zat lainnya,” ucapnya. Sebab, obat analgesik antipretik pereda demam, menurut dokter yang hari ini memperoleh gelar doktor di bidang pencernaan di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta, itu, akan mengganggu pencernaan. “Sakit dan demam, jika bisa dihilangkan dengan tidur sekejap, lebih baik tak usah makan obat,” ujarnya.

Dokter ahli saraf dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Bandung, Ahmad Rizal Ganiem, sepakat menghindari obat analgesik (sakit kepala). “Karena obat jenis ini mungkin hanya cepat meringankan rasa sakit, tapi tidak menghilangkan penyebabnya,” ujarnya.

Menurut pengajar dan pengurus Persatuan Ahli Gizi Pusat, Ida Ruslita Amir, persiapan menjelang puasa yang bakal dimulai 10 hari ke depan berkaitan dengan pola makan. Menjelang puasa, banyak orang menyangka akan terjadi pola makan yang berubah. Karena itu, tak jarang sebagian orang, karena terjebak pada anggapan ini, menambah asupan makanannya. Padahal sesungguhnya puasa menjadi ajang untuk “mendidik” pencernaan supaya bisa lebih sehat.

Misalnya, menurut Ida, penting bagi setiap orang yang akan berpuasa untuk mulai mengawasi asupan makanannya. Bukan hanya jenisnya, tapi juga kecukupan makronutrien dan mikronutriennya. “Ini penting agar, ketika mulai puasa, tubuh sudah siap. “Lalu menjalankan puasa hanyalah tinggal mengubah jadwal makan,” katanya.

Ida termasuk orang yang tidak setuju terhadap seseorang yang memantang satu jenis makanan tertentu saja, kopi misalnya. “Kalau terbiasa minum kopi, ya, tidak apa-apa,” kata Ida. Tapi dia setuju untuk mulai mengawasi jumlahnya. “Moderat saja karena kan kita tahu kopi juga punya efek buruk bagi lambung.”

Bukan hanya kopi. Ida juga mengingatkan agar kita mulai mengawasi asupan natrium yang terlalu banyak menjelang puasa. Sebab, terlalu banyak natrium juga tak baik untuk tubuh. “Jadi menjelang puasa sebaiknya hindari saja fast food yang tinggi natrium,” katanya.

Ida juga mengingatkan tentang pentingnya mengawasi makanan ketika beduk berbuka pada hari pertama puasa mulai ditabuh. “Sering orang salah duga dan terlalu banyak makan manis saat berbuka, seperti makan kolak, es buah, dan lain-lain sebagai hadiah setelah berpuasa untuk menambah energi. “Waspadai hal ini,” ujarnya. Selain waktu buka, menurut dokter Ari, waktu sahur kudu diwaspadai. “Salah pola makan sahur menjadi penyebab 60 persen pasien yang datang ke saya di awal puasa,” ujarnya.

Dia menambahkan, makan sahur harus diperlakukan seperti sarapan. “Jangan terlalu berat, pedas, apalagi makanan sisa berbuka,” ujar dokter Ari. Ahli gastronomi itu menyarankan agar memakan makanan yang fresh saat sahur. “Cukup misalnya makan nasi putih dengan telur ceplok yang baru digoreng.”

Selain itu, yang perlu dihindari adalah mengisap rokok. Jika Anda tak dapat berhenti merokok, kurangi secara bertahap dimulai beberapa minggu menjelang Ramadan. Bersiap dan berlatihlah mulai sekarang.

Delapan Pantangan Yang Tidak Boleh Dilakukan Dalam Kosmetik

Produk kosmetik sering kali mengandung bahan pewangi dan pengawet yang bisa menimbulkan masalah kulit dan efek lain pada penggunanya. Berikut ini beberapa pantangan bagi pengguna kosmetik.

  • Jangan menggunakan kosmetik saat sedang mengemudikan kendaraan.
  • Jangan pernah berbagi kosmetik dengan orang lain.
  • Hindari meletakkan kosmetik di tempat yang langsung terkena sinar matahari, hindari dari udara panas dan udara terbuka dengan menutup rapat kemasannya.
  • Jangan teruskan menggunakan kosmetik ketika Anda terkena infeksi mata. Buang saja kosmetik yang terbukti membuat Anda infeksi.
  • Jangan menambahkan cairan apa pun ke kosmetik, kecuali di label kemasan memang diperbolehkan.
  • Buang langsung kosmetik yang mulai berubah warna dan aromanya.
  • Jangan menggunakan spray berisi aerosol di dekat api, dan jangan bernapas saat menggunakan spray ini atau saat menggunakan bedak.
  • Hindari penambahan bahan tertentu yang tidak disarankan dalam sejumlah kosmetik tertentu.

Rahasia Kecantikan, Kebhagiaan dan Awet Muda Artis Cameron Diaz

Setiap orang pasti punya olahraga favorit. Apalagi jika olahraga jadi suatu kebiasaan rutin maka hal tersebut bakal menjadi unik. Artis Hollywood yang juga pemain film Charlie’s Angels dan The Green Hornet, Cameron Diaz, 39 tahun, mengaku olahraga favoritnya adalah seks. “Seks adalah kata terseksi di bahasa Inggris, dan itulah selalu yang membuatku in the mood,” katanya.

Diaz tak salah menjadikan seks sebagai olahraga. Sebab, inilah 13 manfaatnya:

1. Membakar lemak. Energi yang dihabiskan saat berhubungan seksual setara dengan berjalan mendaki dua buah tangga. Ada juga yang menyebutkan bahwa bercinta tiga kali seminggu mampu membakar 7.500 kalori dalam setahun atau setara dengan joging berjarak 75 mil.

2. Bercinta pada malam hari meningkatkan jumlah oksigen di dalam sel, membantu sirkulasi pernapasan, dan menjaga fungsi organ sehingga metabolisme tubuh berjalan lancar.

3. Segala latihan fisik membantu meningkatkan testosteron yang dipercaya menjaga tulang dan otot kaum pria agar tetap kuat.

4. Mengurangi sakit encok, tegang di leher, dan sakit kepala. Sebab, hormon yang dilepaskan saat mencapai kepuasan seksual dapat memindahkan rasa sakit.

5. Bercinta secara teratur membantu mengurangi atau merendahkan kadar kolesterol buruk dalam tubuh.

6. Ketika bercinta, dehydroepiandrosterone (DHEA), induk dari segala hormon, dilepaskan tubuh secara alami. Sebelum terjadi orgasme dan ejakulasi, DHEA terpancang pada level 3-5 lebih tinggi dari biasanya. Jadi, Anda tak perlu suplemen lagi.

7. Gangguan prostat terjadi dan bertambah buruk karena adanya cairan yang diproduksi dalam kelenjar. Ejakulasi secara teratur membantu membersihkan cairan tersebut dan melindungi prostat.

8. Bercinta juga sangat efektif mengurangi tingkat stres. Bahkan, dengan hubungan intim itu, Anda bisa mendapatkan rekreasi murah meriah dan cara luar biasa dalam melepaskan ketegangan, baik fisik maupun emosional, serta membentuk kedekatan dan melepaskan endorfin (hormon yang mampu mengurangi rasa sakit dan gangguan emosional).

9. Sentuhan kasih sayang yang intim mampu meningkatkan keluarnya zat kimia tubuh serta oksitosin atau hormon kedekatan. Oksitosin adalah zat yang mengembangkan hasrat seksual yang dikeluarkan di bawah kelenjar otak. Pelepasan oksitosin secara teratur dapat membantu memperbesar frekuensi bercinta. Ketika seorang wanita mencapai orgasme, ia mengeluarkan hormon oksitosin yang dapat membangkitkan perasaan emosional, seperti kehangatan dan saling asuh.

10. Bercinta secara teratur dapat meningkatkan kelenjar estrogen, melindungi jantung, dan menjaga bagian dalam vagina agar tetap fleksibel.

11. Hubungan seksual tiga kali seminggu bikin Anda terlihat 4-7 tahun lebih muda. Sebab, seks memberi efek peremajaan kulit, memompa oksigen di sekitar tubuh yang dibawa darah, dan nutrisi pada permukaan kulit.

12. Seks memiliki keuntungan khusus bagi pria, terutama jika mereka berumur 40 tahun lebih, karena membantu meningkatkan kadar testosteron yang dapat melindungi jantung.

13. Jika Anda bercinta sekali dalam sebulan, tubuh akan memproduksi progesteron yang diikuti menurunnya risiko kanker payudara. Rutin bercinta akan menjauhkan diri dari risiko kanker. Oleh karena itu, frekuensi hubungan suami-istri sebaiknya ditingkatkan.

Satu hal yang perlu diingat adalah jadikan aktivitas bercinta sebagai sarana rekreasi atau hiburan. Jangan sampai melakukan hubungan intim dengan terpaksa. Namun, jika Anda menderita gangguan kesehatan tertentu, periksakan diri ke dokter atau ahli jiwa.

Minum Teh dan Kopi Terbukti Mengurangi Resiko Penyakit Jantung, Stroke dan Terhindar Dari Bakteri Super Kebal Antibiotik MRSA

Orang yang secara rutin meminum teh dan kopi dapat secara mencolok mengurangi risiko terserang sakit jantung, dan lebih kecil kemungkinan menjadi pembawa “superbug” MRSA. Para peneliti telah mendapati bahwa konsumsi kedua minuman tersebut dalam jumlah sedang dapat mengurangi kemungkinan orang menemui ajal akibat serangan jantung sampai seperlima.

Sementara itu, dari lebih 5.500 orang Amerika yang ikut dalam satu studi pemerintah yang disiarkan di Annals of Family Medicine, mereka yang meminum kopi atau teh panas sekitar separuh lebih mungkin –dibandingkan dengan orang yang meminum keduanya– untuk terinfeksi Staphylococcyus aureus (MRSA) yang tahan methicillin di lubang hidung mereka.
Pada saat yang sama, risiko penyakit lain seperti stroke tak terlihat meningkat pada orang yang meminum kopi dan teh.
Namun apa yang sebenarnya terjadi masih belum jelas.

“Kopi dan teh panas telah diketahui memiliki kandungan anti-mikroba,” tulis pemimpin peneliti Eric Matheson, dari University of South Carolina Charleston, sebagaimana dikutip Reuters Life! –yang dipantau Antara di Jakarta.
“Konsumsi kopi atau teh panas berkaitan dengan kemungkinan lebih rendah bagi orang untuk membawa MRSA nasal,” katanya.
Secara umum, sebanyak satu persen penduduk AS membawa MRSA di hidung atau kulit mereka, tapi tidak jatuh sakit.
Gagasan buat studi itu muncul dari kenyataan bahwa, di piringan laboratorium dan pada manusia, ekstrak teh telah memiliki sebagian kegiatan anti-MRSA, kata Matheson.

Namun kurang banyak studi telah dilakukan pada kandungan kopi, tapi di dalamnya juga ada bukti kekuatan anti-bakteri.
Tim Matheson mendapat bahwa, tentu saja, lebih kecil kemungkinan bagi peminum kopi dan teh untuk menjadi pembawa MRSA.
Secara keseluruhan, 1,4 persen kelompok studi tersebut memiliki bakteri di hidung mereka. Tapi mereka memiliki kemungkinan sekitar 50 persen lebih kecil untuk terserang penyakit dibandingkan dengan orang yang tidak meminum kopi atau teh.

Meskipun begitu, yang menjadi masalah ialah kaitan itu tak membuktikan bahwa kopi atau teh adalah alasan bagi resiko yang lebih rendah, kata Matheson. Studi itu memperlihatkan hubungan antara keduanya, “tapi kita tak pernah bisa menyimpulkan sebab-akibat dari suatu hubungan. Saya tak bisa memberi tahu anda bahwa temuan ini bukan cuma kebetulan”, katanya. Para peneliti tersebut berusaha memperhitungkan beberapa faktor lain, seperti usia, penghasilan atau kesehatan yang berkaitan dengan diri peserta, tapi minuman itu masih berkaitan dengan kemungkina lebih rendah untuk menjadi pembawa MRSA.

“Temuan kami meningkatkan kemungkinan mengenai metode baru yang menjanjikan untuk menurunkan kemungkinan menjadi pembawa MRSA nasal yang aman, tidak mahal dan mudah didapat,” tulis Matheson. Satu masalah ialah sekalipun peminum kopi dan teh memang memiliki risiko lebih rendah untuk membawa MRSA, apakah itu membuat mereka menghadapi kemungkinan lebih kecil untuk jatuh sakit.

Matheson mengatakan juga masih menjadi perdebatan apakah pembawa MRSA menghadapi risiko lebih besar untuk terserang infeksi aktif. Untuk saat ini, Matheson tak sampai menyarankan agar orang mulai minum kopi atau teh dengan harapan dapat mencegah MRSA. “Berdasarkan satu studi yang berhubungan, itu barangkali akan terlalu berlebihan,” katanya.
Sebelumnya, Dr. Yvonne van der Schouw, profesor mengenai penyakit kronis di University Medical Center Utrecht, Belanda, pernah mengatakan, “Hasil penelitian kami mendapati manfaat dari meminum kopi dan teh muncul tanpa peningkatan resiko strok atau kematian akibat semua sebab.”

Untuk penelitiannya, tim Dr. Yvon van der Schouw meneliti konsumsi kopi dan teh di kalangan 37.514 orang, dan mengikuti perkembangan para peserta tersebut selama 13 tahun guna memantau sakit jantung dan kematian. Mereka mendapai teh memiliki dampak terbesar pada penyakit jantung tapi konsumsi kopi juga memiliki manfaat