Monthly Archives: November 2010

Diet Ramah dan Nyaman untuk Usia 30 Tahun Keatas

Begitu memasuki usia 30 tahun banyak orang merasa tubuhnya semakin berat dan melebar. Celakanya, segala upaya menurunkan berat badan dicoba tapi hasilnya tidak sesuai harapan.

Jangan heran, sebab setelah memasuki usia 30 tahun tubuh mulai efisien dalam menggunakan energi, sehingga cadangan energi dalam tubuh menjadi melimpah. Kelebihan itu kemudian diubah tubuh menjadi lemak yang bercokol di perut, pinggul, paha, dan lengan. Maka tak mengherankan jika semakin usia bertambah, ukuran tubuh pun ikut bertambah. Karena itu para pakar kesehatan menganjurkan orang dewasa harus tetap berolah raga agar energi yang berlebih itu terpakai dan tidak disimpan sebagai lemak.

Selain itu asupan energi juga harus diperhatikan agar jumlahnya tidak melebihi energi yang digunakan sehari-hari. Dengan kata lain, begitu seseorang memasuki usia 30 tahun dia harus mengatur pola makannya alias diet.

Diet? Mendengar kata itu banyak orang yang merinding karena membayangkan rasa lapar yang menyiksa. Tapi benarkah diet identik dengan lapar? Lisa Drayer, seorang ahli gizi di Amerika Serikat, memberi petunjuk diet bagi kita-kita yang sudah berusia di atas 30 tahun dan tidak membuat pelakunya kelaparan.

Dalam bukunya yang bertajuk Strong, Slim, and 30! Eat Right, Stay Young, Feel Great, and Look Fabulous itu dia menyarankan untuk makan setiap 3-4 jam sekali. Pengaturan makan ini, katanya, tidak akan membuat pelaku diet tersiksa yang biasanya berujung gagal dalam diet. Namun, tentu saja porsi makanannya harus diatur agar kalorinya tak lebih dari 1.400 kalori. Jumlah itu katanya pas bagi orang kebanyakan yang melakukan olah raga dua kali seminggu.

Metode yang ditawarkan ahli gizi yang sering tampil di TV CNN itu adalah tiga kali makan besar, yakni sarapan, makan siang, dan makan malam, serta tiga kali makanan selingan atau camilan. Saat makan besar digunakan rumus sepertiga, di mana dalam satu porsi penganan yang disantap itu terdiri dari sepertiga protein, sepertiga sayuran, dan sepertiga biji-bijian.

Sementara untuk makanan camilan Drayer mempunyai rumus ABC, yakni anti-aging (mencegah penuaan), bone building (membangun tulang), dan comfort snack (camilan yang memberi rasa senang).
1.400 kalori

Seperti sudah disebutkan Drayer, dalam sehari sebaiknya asupan kalori orang dewasa sebanyak 1.400 yang diperoleh dari enam kali makan. Jumlah itu bisa dibagi menjadi 300 kalori saat sarapan, 400 kalori dari makan siang, 400 kalori lagi dari makan malam, dan sisanya 300 kalori dari tiga kali camilan.

Angka-angka itu terlihat mudah dalam konteks matematika, tapi dalam urusan makanan malah jadi sulit. Seperti apa sih sarapan sebesar 300 kalori? Nah, ahli gizi ini memberi rumus lagi. Katanya sarapan 300 kalori itu terdiri dari 5 gram penganan mengandung serat, 250 gram penganan mengandung kalsium dan protein, dan satu porsi buah beranti-oksidan tinggi.

Contoh riilnya adalah satu cangkir sereal biji-bijian yang dicampur susu tanpa lemak dan buah beri. Atau selembar roti gandum yang diolesi satu sendok selai kacang ditambah 18 mililiter yoghurt tanpa lemak, dan sebuah plum.

Sementara untuk makan siang dan makan malam rumus yang dipakai adalah rumus sepertiga. Rumus ini, kata Drayer dalam bukunya, tidak hanya mencegah asupan kalori berlebih tapi juga menaikkan metabolisme, menurunkan berat badan, memberi energi, mencegah penuaan, dan membuat perut tak cepat lapar.

Penjelasan yang disampaikan adalah, protein merupakan bahan pangan yang susah dicerna sehingga tubuh menggunakan energi lebih untuk mengolahnya. Selain itu protein akan mejaga massa otot sehingga tingkat metabolisme tetap tinggi biarpun usia bertambah. Kelebihan lain protein adalah mencegah perut cepat lapar.

Sementara itu sayur-sayuran adalah sumber vitamin dan mineral untuk mencegah penuaan dini, dan biji-bijian sebagai sumber karbohidrat yang memberi energi.
Camilan

Selama ini banyak orang malas diet karena takut kehilangan kesempatan menyantap camilan favoritnya. Nah, yang menarik dari buku Drayer ini adalah saat dia membicarakan camilan. Katanya, jika camilan sudah jadi bagian kehidupan sehari-hari, mengapa harus ditinggalkan. Namun porsinya perlu dikurangi dan jenisnya disesuaikan.

Dia mencontohkan, jika seseorang sangat menggemari coffee latte bukan berarti orang itu tak boleh mendapatkan minuman kegemarannya. Hanya saja porsinya dikurangi menjadi satu gelas per hari dan susu yang digunakan sebaiknya berkalsium tinggi dan tanpa lemak.

Selain itu Drayer menganjurkan menyantap jenis camilan lain yang mengandung vitamin dan mineral yang mempunyai khasiat mencegah penuaan dini.

Diet ala Lisa Drayer ini juga sangat bersahabat bagi penggemar cokelat, es krim, dan biscuit, karena masih memasukkan penganan itu dalam daftar makanan. Namun harus diingat jumlahnya tidak boleh lebih dari 100 kalori.

Cara Membuat Sendiri Obat Kumur dan Penghilang Bau Mulut

MERAWAT area mulut memang perlu perhatian ekstra. Dari sanalah kita memasukkan makanan dan asupan, serta berkomunikasi dengan orang lain. Merawat area tersebut tak perlu mahal-mahal. Anda bisa merawatnya dengan ramuan sendiri, seperti saran berikut:

Obat Kumur Daun Sirih
Sirih sejak lama digunakan untuk menguatkan gigi. Selain itu, daun sirih juga digunakan untuk memelihara kesehatan mulut. Selama ini kita melihat banyak obat kumur dengan kandungan daun sirih dijual di pasar. Sebenarnya Anda bisa membuatnya sendiri. Caranya: cuci bersih beberapa lembar daun sirih, lalu rebus dengan 1,5 gelas air. Setelah dingin, gunakan air rebusan untuk berkumur setelah gosok gigi.

Cengkih Pengusir Bau Mulut
Peradangan di mulut, terutama di selaput lendir dan tenggorokan, dapat memicu bau mulut. Salah satu bahan yang dapat membantu mengurangi peradangan mulut adalah minyak cengkih. Untuk mendapatkan khasiat sebagai penangkal bau mulut, gunakan minyak cengkih sebagai obat kumur. Caranya: seduh minyak cengkih dengan air secukupnya selama lima menit, lalu dinginkan. Gunakan air ini untuk berkumur. Lakukan sekali sehari secara rutin. Bau tak sedap akan jauh dari mulut.

Kurang Makan Garam Sebabkan Osteoporosis

TIM peneliti dari Erasmus Medical Center di Rotterdam, Belanda, menemukan keterkaitan penurunan kadar garam dalam darah (hyponatremia) dengan peningkatan risiko osteoporosis dan patah tulang pada orang dewasa.

Para peneliti mengkaji catatan kesehatan 5.200 orang berusia di atas 55 tahun selama enam tahun. Hasilnya, sebanyak 8% partisipan mengalami penurunan kadar garam dalam darah karena ginjal mereka terlalu banyak menampung air. Sebanyak 25% dari mereka pernah jatuh dan rentan terkena diabetes.

Partisipan dengan kadar garam rendah dalam darah ternyata berisiko patah tulang belakang 61% lebih tinggi daripada yang kadar garam dalam darahnya normal. Selain itu, 39% lebih tinggi berisiko patah tulang di bagian tubuh lain.

“Pemeriksaan kadar garam dalam darah pada orang tua bisa menjadi satu cara ampuh untuk mencegah kemungkinan patah tulang dan osteoporosis,” ujar salah seorang peneliti, Dr Ewout J Hoorn, pada jurnal American Society of Nephrology.

Singkap Gairah Terpendam Pria Anda

Merasa sudah tahu tubuh si dia luar dalam? Lebih baik pikir lagi. Masih ada beberapa rahasia tersembunyi yang masih menunggu untuk Anda temukan!

Banyak orang bilang, cara kerja pria di ranjang cukup gampang untuk “dibaca”. Coba saja, begitu alat tempurnya berdiri memberi hormat, Anda tahu kalau gairahnya sudah naik. Saat si alat tempur itu “meledak”, tandanya jelas tak mungkin terlewat. Walaupun begitu, tubuh pria sebenarnya tidak selalu mengirim sinyal-sinyal yang gamblang. Bahkan, beberapa pemicu dan respon penting justru bisa begitu kasat mata! Agar aksi ranjang jadi superitens buat si dia, sangat penting bagi Anda untuk menyadari betul perubahan fisik yang ia alami selama bercinta. Semakin banyak yang Anda berdua ketahui, makin besar pula kesempatan untuk saling memberi kepuasan. Pasti Anda mau, dong, kehidupan bercinta seperti ini? Mari kita beberkan hal yang mungkin belum Anda ketahui soal kepuasan pria kala bercinta. Dari titik yang perlu lebih sering Anda sentuh, sampai cara tak terduga si dia untuk menebak apakah Anda menikmati aksi yang berlangsung. Setelah tahu  rahasia seksi ini, Anda pasti siap untuk memberi sajian paling nikmat nanti malam!

Pandangan Bahagia
Semua sudah tahu bahwa pria itu makhluk visual dan suka sekali tubuh Anda yang ‘polos’. Namun, ada satu titik di mana Anda terlihat benar-benar sempurna di matanya. Rallie McAllister, penulis The Busy Couple’s Guide To Great Sex,mengatakan gairah pria terpompa dua kali lipat di tengah-tengah sesiintercourse. Ini berkat hormon serotonin yang melonjak sehingga membuat suasana hatinya yang sudah bersemangat untuk bercinta jadi makin riang.
Nah, di saat inilah apapun yang ia lihat bisa bikin hatinya senang. Jadi, berikan saja pemandangan indah itu. Reaksinya yang dipengaruhi oleh hormon gembira tadi juga akan meningkatkan kepercayaan diri Anda karena membuat segala kekhawatiran terhadap bentuk tubuh jadi terlupa. Bila Anda minder dengan ukuran bokong dan kerap memilih posisi misionaris misalnya, minta dia untuk membalikkan tubuh Anda supaya bisa asyik dengan doggy-style. Atau bila Anda sedang di atas, turunkan tubuh bagian atas ke belakang di mana kakinya berada supaya perut dan payudara Anda kian terekspos untuk kenikmatannya.

Melamun dan Mengkhayal Terbukti Mengurangi Kebahagiaan

Melamun di sela-sela rutinitas memang melenakan. Mulai dari membayangkan kisah masa lalu yang suram hingga mimpi indah tentang masa depan. Tapi tahukah Anda bahwa kebiasaan ini tak hanya bisa mengganggu pekerjaan, tapi juga membuat seseorang merasa tidak bahagia.

Seperti dikutip dari Genius Beauty, penelitian tim psikolog Universitas Harvard menunjukkan bahwa mayoritas orang menghabiskan 46,9 persen waktunya untuk melamun. Inilah yang dikata membuat kebahagiaan seseorang tereduksi.

Penelitian itu menekankan bahwa kebahagiaan seseorang yang sebenarnya adalah ketika hidup di alam realita, bukan ketika berkelana dalam lamunan indah tentang sukses hidupnya.

Puncak tertinggi kebahagiaan datang pada waktu komunikasi aktif dengan teman-teman. Teori yang sama menjelaskan mengapa begitu banyak orang lebih suka melakukan olahraga ekstrem, mendaftar di berbagai klub dan menghabiskan malam di bar, sambil berbicara dengan teman-teman.

Banyak orang seringkali tanpa sadar hanyut dalam lamunan ketika mendengarkan musik, bermain, istirahat, bekerja, atau duduk di depan komputer. Lamunan jarang muncul ketika sedang membaca, menonton televisi, atau melakukan pekerjaan rumah.

Demi kepentingan penelitian, tim mengembangkan aplikasi khusus untuk iPhone, yang secara acak mengirim tiga pertanyaan sederhana kepada 2.250 partisipan yang tersebar di berbagai penjuru dunia.

Pertanyaan tersebut yaitu, “Bagaimana perasaan Anda hari ini?”, “Apa yang kamu lakukan sekarang?” dan “Apakah Anda saat ini sedang berpikir sesuatu yang lain dari apa yang Anda lakukan?”

Hasilnya, dalam setiap aktivitasnya, mayoritas partisipan membiarkan 30 persen pikirannya berkelana ke alam lamunan. Hanya ketika menjalani aktivitas seksual, mereka cukup fokus.

Bumbu Dapur dan Rempah Untuk Menurunkan Berat Badan Tanpa Diet dan Rasa Lapar

Ayurveda merupakan sistem kesehatan dan penyembuhan tradisional yang dipakai sejak ribuan tahun silam di India. Dewasa ini, tak jarang yang memanfaatkan terapi ini untuk diet sehat.

Seperti dikutip dari Times of India, berikut sejumlah rempah yang dianjurkan dalam terapi Ayurveda untuk meraih berat badan ideal.

Kunyit

Campuran kunyit dan asam Jawa dikonsumsi sebagai jamu untuk perawatan tubuh. Asupan secara teratur dapat membantu mengurangi kadar kolesterol jahat, menstabilkan tekanan darah tinggi, meningkatkan sirkulasi darah, mencegah penggumpalan darah, dan mengurangi risiko serangan jantung.

Kunyit umumnya dipakai untuk bumbu kari, gulai, masakan ikan, daging unggas dan sebagainya. Beberapa resep masakan Thailand, Arab, dan Mediteranian juga menggunakan rempah kunyit.

Cabai

Pedas dalam cabe merah memiliki kemampuan merangsang sistem saraf pusat untuk menghasilkan panas dalam tubuh. Kondisi tersebut bisa membuat tubuh membakar kalori dan lemak lebih cepat. Selain itu, menurut studi, The Perricone Weight-Loss Diet, pedasnya cabe merah juga dapat bertindak sebagai penekan nafsu makan.

Studi lain yang diterbitkan ‘Journal of Obesitas’ juga menemukan, bumbu satu ini mampu meningkat oksidasi lemak dan membantu tubuh untuk mengurangi kelebihan berat badan. Jika tidak suka pedas, jangan khawatir. Menurut penelitian, kemampuan cabe untuk mengurangi nafsu makan sama efektifnya jika bahan itu dicerna dalam bentuk makanan atau kapsul.

Bawang Putih

Bawang putih dapat menurunkan kadar kolesterol serta mengurangi terjadinya pembekuan darah di dalam pembuluh nadi jantung yang menyempit. Ekstrak bawang putih mengandung antioksidan yang bermanfaat untuk melawan oksidasi dari serum lemak.

Madu

Madu sangat dianjurkan bagi mereka yang tengah menjalani program diet pelangsingan tubuh. Tambahkan madu dan lemon dalam segelas air hangat untuk menu sarapan. Madu berperan sebagai pasokan energi tanpa menimbun lemak di tubuh. Rasa manis dari madu bisa menjadi pengganti gula untuk meningkatkan energi.

Daun kari

Berupa tanaman perdu. Daunnya memiliki aroma khas menyengat. Cocok untuk masakan gule dan kari. Memasukkan 8-10 lembar daun ini ke masalan sehari-hari, cukup membantu meluruhkan lemak dan racun dalam tubuh. Daun ini juga bermanfaat mengurangi kadar kolesterol jahat.

Minyak mustard

Banyak dimanfaatkan di India untuk memasak dan pengobatan. Minyak dengan kandungan rendah lemak jenuh ini memiliki efek membersihkan dan meningkatkan sirkulasi darah. Minyak ini juga mengandung antioksidan dan vitamin essensial yang baik bagi kesehatan jantung.