Monthly Archives: September 2010

Cara Mengatasi Osteoporosis Dengan Berjalan Kaki 10.000 Langkah

Osteoporosis kini menjadi masalah serius dan besar di Indonesia. Berdasarkan data Puslitbang Gizi tahun 2006, dua dari lima orang di Indonesia berisiko terkena penyakit tulang keropos ini.

Untuk itu, Anda perlu tahu, sangatlah penting untuk ‘menabung’ dan memenuhi kebutuhan kalsium harian pada masa pertumbuhannya, yaitu mulai dari masa kehamilan, masa kanak-kanak dan dewasa.

“Pertumbuhan dan perkembangan tulang akan berada pada masa puncak ketika usia menginjak 30 tahun. Setelah itu, massa tulang akan menurun secara alami,” kata Dr. Tanya TM Rotikan, SpKO dari Ilmu Kedokteran Olahraga FKUI/ RSCM, Rabu 29 September 2010.

‘Menabung’ kalsium untuk tulang sehat hingga usia lanjut bisa dilakukan sejak usia muda dengan bergaya hidup sehat, antara lain, konsumsi nutrisi mengandung kalsium, menghindari kafein dan sodium berlebih, tidak merokok dan minum alkohol, melakukan aktivitas fisik cukup serta cukup mendapatkan paparan sinar matahari terutama di pagi hari.

Namun, bagi Anda yang menyukai oalahraga, latihan yang memberikan beban bisa membantu menstimulasi tulang untuk berkembang, sehingga dapat menjaga kepadatan tulang. Salah satu olahraga yang cocok adalah berjalan kaki. Kegiatan sederhana ini mampu menjaga keseimbangan dan mengurangi risiko terjatuh, sehingga membantu mencegah adanya risiko patah tulang dan juga osteoporosis.

“Meski begitu, berjalan kaki harus dilakukan dengan aturan benar. Setidaknya, ada aturan-aturan yang harus dipatuhi agar berjalan kaki bisa berguna sebagai salah satu olahraga yang efektif bagi kesehatan tulang.”

Melangkah sebanyak 10.000 langkah dalam sehari adalah ukuran minimal dan dianggap aktif, jika para wanita khususnya yang lebih rentan mengalami osteoporosis ingin menjaga kondisi tulang. Usahakanlah untuk memperoleh 3000-4000 langkah dalam 30 menit selama berolahraga.

Sisanya, dapat dicapai dengan berbagai aktifitas fisik harian seperti berjalan kaki, menggunakan tangga daripada eskalator atau lift, bermain bersama anak, menyapu, berdansa, dan lainnya. Dengan begitu, total 10.000 langkah atau bahkan lebih bisa dicapai dalam sehari.

Advertisements

Cara Memanjakan Kaki Anda

Bayangkan beban yang diterima kaki setiap harinya! Dari mulai menjadi tumpuan badan selama beraktivitas, sampai “dipaksa” mengenakan sepatu hak tinggi berjam-jam berkeliling-keliling mal. Berat, kan? Nah, gunakan waktu senggang Anda untuk memanjakan kaki.

Cukup empat langkah untuk mendapatkan kaki terawat sekaligus tak lagi pegal.

– Rendam dan bersihkan kaki dalam wadah berisi air hangat yang diberi sabun dan garam mandi selama lima belas menit. Bersihkan kaki dengan sikat halus, juga jangan lupa memijat kaki dengan lembut, agar semakin relaks.

– Biasanya, kulit kaki akan terasa lebih lembut karena direndam air hangat. Berarti ini adalah saat yang tepat untuk menghilangkan sel kulit mati yang menyebabkan kulit kaki menjadi keras dan kapalan. Keringkan kaki dengan handuk lalu gosok dengan batu apung dengan lembut. Untuk hasil lebih optimal, pakailah heel smother.

– Sekarang, giliran kuku kaki yang menjadi pusat perhatian. Guntinglah kuku yang sudah panjang dan tidak cantik lagi.

– Terakhir, oleskan lotion atau foot cream di kedua kaki agar kulitnya semakin halus.

Tahukah Anda?
Konon, spa berasal dari bahasa latin yang merupakan singkatan dari “Sanitas Per Aquam ” yang berarti sehat dengan air. Malah, pada zaman Yunani, orang-orang mempercayai bahwa penyakit bisa sembuh dengan melakukan spa (berendam di kolam suci).

Pertolongan Pertama Pada Korban Luka Bakar

Penderita luka bakar, apa pun penyebabnya, hanya punya waktu 30 menit untuk mendapat pertolongan dokter. Semakin besar dan dalam luka, semakin lambat mendapat perawatan medis, dan salah dalam memberikan pertolongan pertama, akan memperkecil peluang korban untuk dapat diselamatkan.

Pertolongan penderita luka bakar ditentukan dari menit ke menit. Dalam tempo kurang dari setengah jam, penderita harus mendapat cairan infus karena penguapan pada luka bakar akan sangat besar. Potensi korban terinfeksi penyakit lain juga sangat besar,” ungkap Kepala Unit Luka Bakar Rumah Sakit Umum Pusat Nasional (RSUPN) Cipto Mangunkusumo Aditya Wardhana di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Selain rentang waktu menunggu pertolongan medis, faktor lain yang bisa memicu kematian korban adalah luasan dan kedalaman luka bakar, ada tidaknya gangguan pernapasan, serta faktor penyerta lain. Jika luka bakar yang terjadi lebih dari 30 persen dari seluruh permukaan tubuh, itu termasuk kritis.

Kedalaman luka dapat memengaruhi fungsi organ tubuh bagian dalam. Luka bakar yang dalam akan memicu munculnya racun yang menjalar secara sistemik dan tak bisa dicegah. Racun itu dapat menempel pada organ dalam tubuh sehingga membuat fungsi organ turun dan memunculkan kegagalan fungsi multiorgan. Kejadian ini dapat membunuh korban.

Pada korban luka bakar akibat ledakan, baik ledakan mercon, ledakan tabung gas, maupun ledakan bom, umumnya mereka juga mengalami gangguan pernapasan. Ledakan itu biasanya menimbulkan pengembangan udara di sekitarnya secara tiba-tiba. Udara yang mengembang itu bisa memicu terbakarnya baju di badan ataupun benda-benda di sekitar korban.

Udara panas beserta bahan-bahan hasil pembakaran gelombang panas yang muncul itulah yang akan dihirup penderita luka bakar. Produk hasil pembakaran itu berasal dari benda-benda di sekitar sumber ledakan yang ikut terbakar, seperti cat rumah, lapisan semen, hingga metal.

Saat cat rumah terbakar, kandungan sulfur dalam cat ikut terurai. Masuknya sulfur yang menyebar dalam udara dan terhirup oleh korban akan sangat membahayakan. Saluran pernapasan korban dapat mengalami iritasi dan mengecil sehingga korban susah bernapas.

Faktor penyerta lain yang bisa memicu parahnya luka bakar, antara lain, usia lanjut lebih dari 50 tahun, usia kurang dari lima tahun, serta adanya berbagai penyakit bawaan, seperti asma, jantung, dan diabetes.

Pertolongan pertama

Penanganan pertama terhadap korban akan sangat memengaruhi kondisi korban selanjutnya. Salah dalam memberikan pertolongan pertama justru bisa memperparah kondisi korban.

Saat korban terkena sumber penyebab luka bakar, apakah itu air panas, api, bahan-bahan kimia atau listrik, ia harus segera menjauh atau dijauhkan dari sumber tersebut.

Jika sumbernya berupa api, api yang membakar tubuh korban harus dimatikan terlebih dahulu. Barang-barang di badan yang dapat menyimpan panas juga harus dilepaskan dari tubuh korban, seperti baju, cincin, jam tangan, atau benda-benda logam lain.

”Korban dapat juga proaktif dengan bergulung-gulung di tanah atau pasir untuk memadamkan api di tubuhnya. Hal itu perlu dilakukan karena terkadang orang di sekitar korban terbakar justru ikut panik atau tidak berani memadamkan api di tubuh korban,” ujar Aditya.

Penanganan luka bakar tidak dapat dilakukan secara sembarangan. Untuk luka yang kecil, seperti akibat tersiram air panas, terciprat minyak panas, atau terkena knalpot, luka itu cukup disiram dengan air bersih yang mengalir sekitar 20 menit, bukan direndam. Cara ini untuk menghilangkan panas dan mengurangi rasa nyeri.

Air yang digunakan untuk menyiram luka harus air biasa, tidak boleh menggunakan air dingin atau air es. Penggunaan air dingin atau perendaman luka akan memicu kerusakan jaringan tubuh dan luka yang semakin dalam akibat perubahan suhu secara tiba-tiba.

Sedangkan untuk luka bakar luas yang tidak memungkinkan disiram dengan air, korban harus diselimuti dengan kain atau selimut yang bersih.

”Jangan gunakan odol (pasta gigi), mentega, kecap, minyak goreng, minyak tanah, bubuk kopi, sabun colek, atau segala bahan kimia lain. Bahan-bahan itu tidak akan membantu mengatasi penyembuhan luka bakar, justru akan memperparah karena luka yang dialami korban semakin dalam,” ujarnya.

Penyembuhan

Selain ancaman kematian, pasien luka bakar yang selamat juga akan menghadapi kemungkinan cacat permanen. Kecacatan itu bervariasi, mulai dari yang paling ringan berupa perbedaan warna kulit hingga yang paling berat berupa menyatunya beberapa bagian tubuh.

Sesudah disembuhkan, pada bekas luka bakar akan muncul jaringan parut yang tumbuh berlebihan. Apabila parut itu tumbuh pada sendi, akan menyebabkan memendeknya jaringan kulit yang membuat sendi susah digerakkan. Untuk meminimalisasi parut yang tumbuh, bagian yang luka harus dibuat tetap hangat dan lembab.

Jaringan parut itu dapat dihilangkan melalui operasi pengangkatan parut dan menutup bekas luka dengan jaringan kulit dari bagian tubuh lain penderita. Jaringan kulit itu biasanya berasal dari paha dan punggung, sedangkan bekas kulit yang diambil itu umumnya akan sembuh dengan sendirinya.

Meski dapat disembuhkan, Kepala Divisi Bedah Plastik RSUPN Cipto Mangunkusumo Chaula Djamaloeddin menjelaskan, korban luka bakar tidak dapat langsung beraktivitas seperti semula. Walau luka yang diderita korban sudah mengering dan korban tidak lagi dirawat inap di rumah sakit, sejumlah perawatan tetap harus dilakukan sebelum sembuh total.

”Jaringan kulit yang masih muda belum seutuhnya sembuh. Karena itu, pekerjaan yang bisa dilakukan korban umumnya bertahap hingga luka bakarnya sembuh total. Waktu penyembuhan itu bisa antara enam bulan dan satu tahun, bergantung pada kondisi luka bakar yang dialaminya,” ucapnya.

Selain menghindari pekerjaan yang bersentuhan dengan air, penderita luka bakar sebaiknya tidak banyak terkena sinar matahari langsung. Kulit baru masih sensitif dan belum kuat menyaring sinar matahari.

Cara Memilih Kosmetik Yang Tepat Untuk Kulit

• Ketahui dulu jenis kulit Anda. Pada umumnya, hampir 80 persen orang Indonesia berjenis kulit kombinasi (berminyak di area T: dahi, hidung, dahi). Pilih kosmetik, seperti pelembap, foundation, atau bedak yang sesuai jenis kulit.

• Jika berjenis kulit sensitif dan bermasalah, seperti berjerawat , flek, atau kusam, carilah kosmetik yang bisa membantu mengatasi masalahnya. Bagi pemilik kulit sensitif, harus lebih berhati-hati memilih kosmetik. Jangan sampai memilih produk yang comedogenic dan menimbulkan alergi.

• Perhatikan zat-zat aktif apa saja yang terkandung di dalamnya, serta besaran konsentrasinya. Sebab, belum tentu dua orang yang bertipe kulit dan punya masalah yang sama, akan berhasil sama saat memakai kosmetik yang sama.

• Jika ragu dengan produk kosmetik yang dijual bebas, dating saja ke dokter kulit atau ke klinik kecantikan. Dokter akan lebih mengetahui kandungan yang ada di dalam kosmetik yang akan digunakan.

Kegunaan Air Kelapa Muda Untuk Perawatan Kulit dan Kesehatan

Selama ini, air kelapa hanya dikenal sebagai pelepas dahaga. Bahkan, ada yang beranggapan, air kelapa hanyalah limbah dari buah kelapa. Padahal, dalam larutannya, air buah nyiur ini punya khasiat dan nilai gizi yang luar biasa.

Bukan hanya unsur makro berupa nitrogen dan karbon, tetapi juga unsur mikro yang sangat dibutuhkan tubuh ada di air kelapa. Unsur nitrogen di dalamnya berupa protein yang tersusun dari asam amino, seperti alanin, sistin, arginin, alin, dan serin.

Dibandingkan asam amino yang terdapat di susu sapi, asam amino yang terkandung dalam air kelapa ternyata lebih tinggi. Sementara unsur karbon dapat dijumpai dalam bentuk karbohidrat sederhana seperti glukosa, sukrosa, fruktosa, sorbitol, inositol, dan lainnya. Begitu pula dengan unsur mikro dalam air kelapa berupa mineral yang dibutuhkan sebagai penganti ion tubuh. Layak memang, bila setelah minum kelapa muda tubuh kita terasa kembali segar.

Jika diteliti lebih jauh, air kelapa ternyata juga mengandung beragam vitamin. Di antaranya vitamin C yang dominan, asam nikotinat, asam folat, asam pantotenat, biotin, serta riboflavin. Tak heran jika air kelapa juga dimanfaatkan sebagai bahan pengobatan tradisional sekaligus kecantikan. Nah, apa saja kegunaan air kelapa?

Ramuan Pengobatan

1. Penetral Racun
Sudah lazim diketahui, air kelapa muda berkhasiat sebagai obat berbagai jenis penyakit. Terutama untuk menetralkan racun dalam tubuh.

2. Cacingan
Berikan larutan air kelapa muda yang diberi sedikit sari jeruk sitrun kepada anak yang cacingan.

3. Luka Bakar
Campur satu sendok teh bubuk kunyit dengan air kapur sirih. Tambahkan air kelapa, lalu oleskan pada bagian tubuh yang terluka bakar atau terkena minyak dan air panas. Rasa panas akibat terbakar pun akan segera hilang dan tidak meninggalkan bekas melepuh.

4. Disentri
Gejala penderita disentri selain kaki pegal, demam tinggi, tinja berlendir dan bercampur darah, serta sering buang air, adalah urine berwarna keruh (gelap). Agar urine kembali jernih dan disentri cepat sembuh, coba minum air kelapa hijau secara teratur pagi dan sore hari. Bila warna urine kembali normal, hentikan meminum air kelapa muda.

5. Gatal-gatal Akibat Eksim
Rendam satu genggam beras dalam air kelapa muda yang masih ada dalam tempurung selama 6 – 7 jam. Jika sudah terasa asam, angkat. Lalu giling beras asam rendaman tadi hinggamenjadi bubur halus. Oleskan bubur beras tadi pada bagian tubuh yang terasa gatal, ruam, luka, eksim, atau telapak kaki pecah-pecah. Lakukan setiap hari secara teratur selama 3 – 4 hari. Kulit pun akan sehat dan bebas dari gatal.

6. Demam Berdarah
Minumlah larutan campuran air kelapa muda hijau dengan air perasan jeruk nipis secara teratur sehari tiga kali. Tambahkan sedikit garam dan madu bila ada.

Ramuan Kecantikan

1. Menghilangkan Jerawat
Tuang segelas air kelapa dalam wadah berisi parutan 3 ruas kunyit. Biarkan semalam dalam lemari es. Setelah itu, bubuhkan tiga sendok teh bubuk cendana ke dalamnya. Simpan lagi selama tiga hari, kemudian saring ramuan dengan kain kasa. Oleskan sari larutan tersebut pada wajah yang berjerawat dua kali sehari sampai jerawat lenyap.

2. Mencegah Kerutan Wajah Dini
Wajah Anda berkerut? Basuhlah wajah dengan air kelapa, sesering Anda suka. Niscaya wajah Anda akan kencang.

3. Mencegah Ubanan
Anda berusia muda namun rambut banyak ditumbuhi uban? Cobalarutkan satu sendok teh garam dapur dalam air kelapa hijau segar. Gunakan setelah keramas. Setelah itu, biarkan selama beberapa menit di kepala sambil dipijat-pijat. Bilas dengan air bersih.

4. Meningkatkan Gairah Seksual
Kurang bergairah? Campurkan air kelapa muda dengan sedikit madu alam, lalu minum. Ramuan ini berkhasiat merangsang pusat-pusat seksual tubuh.

5. Suara Merdu
Agar suara Anda lebih merdu, coba minum segelas air kelapa muda yang telah diembunkan selama semalam. Lakukan selama seminggu.

Cara Merawat Kulit Kering

Kulit kering hampir tak pernah terlihat mengilap, melainkan cenderung kusam. Terutama di pagi hari, kulit terasa lebih kencang serta terkadang kulit di sekitar hidung sedikit terkelupas.

Jenis kulit ini cenderung sensitif dan mudah teriritasi, apalagi bila berada di udara dingin ataupun menggunakan kosmetik berkadar alkohol tinggi. Kelebihan kulit kering, riasan bertahan lebih lama serta jarang berjerawat.

Pembersih
Bersihkan wajah dua kali sehari, pagi dan malam hari menjelang tidur. Gunakan pembersih berformula khusus kulit kering, yang kadar kelembapannya tinggi. Setelah itu, bersihkan sisa pembersih dengan air. Sebisanya hindari penggunaan sabun yang kadar PH-nya tinggi karena menyebabkan kulit makin kering.

Penyegar
Gunakan tonik berkadar alkohol ringan, sebagai penyegar untuk kulit yang kering.

Pelembap
Pelembap pasta atau krim, biasanya mengandung minyak lebih banyak, sehingga dapat membantu melembapkan kulit yang kering. Pemakaian pelembap ini seyogianya dikenakan sehabis mandi, meskipun Anda di rumah saja. Jika berada di luar ruangan, lindungi kulit wajah dengan sunscreen, untuk menghindari kekeringan dan iritasi. Jangan sesekali berada di bawah matahari dengan kulit “telanjang”.

Scrubbing
Pengampelasan untuk kulit kering cukup dilakukan dua minggu sekali, dengan memakai scrubber berbutir halus dan lembut. Jika kulit sedang tidak dalam kondisi normal, hentikan pemakaian scrubber untuk beberapa waktu.

Masker
Cukup ideal jika dilakukan seminggu sekali. Jika ingin memakai masker tradisional, Anda bisa menggunakan ramuan buah alpukat yang telah dihancurkan, madu, atau juga kuning telur, yang dioleskan ke seluruh wajah. Biarkan ramuan ini sesaat, kemudian bersihkan dengan air panas suam-suam kuku.

Krim Malam
Sebaiknya digunakan terutama bila berada di daerah yang dingin atau ruangan ber- AC. Sama halnya dengan jenis kulit yang lain, pemakaian krim malam, sebaiknya dimulai pada usia 20-an. Pemakaian yang teratur sejak usia muda, dapat pula menunda datangnya keriput, yang biasanya lebih cepat terjadi pada kulit kering. Gunakan produk yang mengandung kadar kelembapan atau minyak yang cukup tinggi (oily )

Tata Rias
Pastikan dulu kulit sudah dalam kondisi yang lembap dan tidak kesat lagi untuk memudahkan memakai dasar bedak. Dasar bedak yang berbentuk krem atau stik, biasanya punya kandungan minyak lebih banyak. Ini baik digunakan untuk kulit yang kering, sehingga riasan tidak pecah.

Setelah olesannya rata, bubuhkan bedak padat (pressed powder). Bila ingin lebih praktis lagi, gunakan two way cake (bedak sekaligus foundation), yang disapukan dengan spons basah, agar riasan bertahan lebih lama.

Sebagai sentuhan akhir, gunakan shimmering powder, bedak berefek berkilau, yang membuat wajah lebih cerah. Caranya, tepuk-tepukkan keseluruh permukaan wajah dengan tepukan bedak atau puff. Atau dapat juga gunakan perona yang mengandung glitter untuk penonjolan di beberapa bagian, terutama mata atau pipi.

Cara Menghilangkan Jerawat

Mengenyahkan jerawat dengan memencetnya memakai kuku bukan cara yang baik karena bisa mengundang problem baru pada kulit. Perlakukan dengan lembut agar jerawat menyingkir tanpa menyisakan bekas.

Produksi minyak yang berlebihan

Jerawat timbul karena kelenjar minyak memproduksi minyak kulit (sebum) secara berlebihan sehingga terjadi penyumbatan pada saluran kelenjar minyak. Hal ini mengakibatkan terbentuknya komedo (whiteheads) dan peradangan pada kulit. Apabila sumbatan membesar, muncullah komedo terbuka (blackheads). Dalam keadaan terbuka akan terjadi interaksi dengan kuman di permukaan kulit. Infeksi pun terjadi di dalam pori yang tersumbat, mengakibatkan inflamasi yang berkembang menjadi bisul jerawat yang sakit.

Selain oleh faktor tersebut, jerawat juga bisa dipicu oleh berbagai faktor lain, di antaranya genetik (keturunan), iklim yang panas, makan dan minum secara berlebihan, ketidakseimbangan hormon, stres berkepanjangan, pemakaian kosmetik yang salah, serta kebersihan kulit yang tidak terjaga.

Jerawat dewasa perlu penanganan lain
Berbeda dengan jerawat pada remaja yang biasanya pecah sendiri dan hilang seketika, jerawat pada orang dewasa lebih bandel. Bahkan setelah berhasil dihilangkan, sering-sering jerawat bisa muncul lagi di tempat yang sama.

Memencet bisul jerawat dengan kuku tidak dianjurkan oleh Saeki, karena selain melukai kulit dan meninggalkan cacat, penyebaran bakteri akan dipercepat sehingga menimbulkan pigmentasi yang meninggalkan noda kehitaman pada kulit. Daripada mencoba menggusur jerawat, menurut Saeki, lebih baik membersihkannya dari dalam tubuh dengan memperbaiki metabolisme kulit

Salah satu cara yang dianjurkan oleh Saeki adalah melakukan pemijatan untuk melancarkan sirkulasi getah bening. Pemijatan kelenjar getah bening secara manual dapat mencerahkan serta menyegarkan kulit wajah. Untuk melakukannya, Anda tidak perlu alat khusus atau menyisihkan waktu khusus sebab pemijatan dapat dilakukan sambil duduk di bak mandi, sambil menonton televise, atau sebelum berdandan.

Cairan getah bening menggusur kotoran
Selain sistem peredaran darah, manusia juga mempunyai sistem peredaran getah bening (limfa). Keduanya berperan sebagai sarana pembuangan ‘sampah’ tubuh.

Cairan getah bening yang dihasilkan kelenjar getah bening di berbagai bagian tubuh (antara lain di ketiak, kepala, tulang selangka, batang leher) menyerap sel-sel mati, toksin, partikel-partikel asing yang tidak kasat mata serta produk samping dari peradangan dan membawanya menjauhi area yang mengalami masalah ke nodus-nodus getah bening. Di sini bahan-bahan toksin ini dinetralisasi dan dipindahkan ke dalam darah untuk dialirkan ke salah satu sistem pembuangan – kulit, hati, ginjal – untuk dikeluarkan melalui keringat, feses, atau urine.

Pemijatan getah bening merupakan cara terbaik untuk meningkatkan daya kerja sistem getah bening. Aliran getah bening yang lamban akan meningkatkan terbentuknya toksin dan membuat wajah Anda tampak bengkak. Untuk memperbaiki keadaan ini, Anda perlu membersihkan organ-organ Anda dengan mengeluarkan toksin-toksin tersebut melalui nodus-nodus limfa. Sistem getah bening yang lemah tidak mampu menetralisasi toksin dan mengirimkannya ke dalam darah yang mengalirkannya ke hati untuk dibersihkan. Karena itu, sistem getah bening yang berfungsi optimal sangatlah penting untuk kulit yang mulus dan bebas jerawat.

Jika membersihkan wajah merupakan langkah awal perawatan permukaan kulit, maka dasar meraih kulit sehat adalah membersihkan tubuh di bawah kulit dengan menggelontor keluar ‘sampah’ yang ada di dalam pembuluh-pembuluh getah bening. “Saat merawat wajah, saya tidak berkonsentrasi pada permukaan kulit. Prioritas saya adalah memijat kelenjar getah bening,” kata Saeki. “Saya mempercepat pengeluaran sampah tubuh dengan memijat tulang selangka (collar bones) dan leher dengan lembut. Setelah itu saya menekan nodus-nodus limfa di ketiak. Pijatan ini akan mengencangkan dan mencerahkan wajah Anda secara menakjubkan,” demikian Saeki.

Jika pemijatan kelenjar getah bening dilakukan secara teratur, wajah bersih dari jerawat, hql ini bukanlah sulit dicapai. Anda pun bisa melakukannya tanpa perlu memakai kekerasan.