Cara Mencegah Penyebab Penuaan Kulit Wanita

Bagi beberapa perempuan, menjadi tua bukanlah masalah besar. Dengan bertambahnya usia, merupakan proses yang normal apabila kulit mulai membentuk keriput-keriput halus. Tapi, bagi sejumlah perempuan lainnya, bertambahnya usia sangat dekat kaitannya dengan menjadi tidak menarik secara fisik.

“Banyak perempuan takut bertambah usia karena kecantikan identik dengan usia muda,” kata psikolog Ratih Ibrahim, dari Personal Growth di Pondok Indah, belum lama ini. Tak mengherankan jika banyak perempuan melakukan banyak cara agar tampak lebih muda. Dari mencoba berbagai jenis perawatan kulit anti-penuaan hingga menjalani detoksifikasi, botox, suntik, skin, atau yang lebih ekstrem melakukan operasi tarik kulit (facelift).

Padahal, menurut Ratih, setiap usia punya kecantikannya sendiri. “Kecantikan perempuan di usia 17 tahun tentunya berbeda dengan kecantikan di usia 30 atau 40 tahun,” katanya. Kecantikan di usia 40 adalah kecantikan yang memancarkan kematangan dan kedewasaan seorang perempuan. “Kecantikan itu akan semakin terpancar apabila perempuan menikmati hidupnya, percaya diri, dan positif,” ujarnya.

Yang perlu mendapat perhatian bukanlah menjadikan kulit tetap muda, melainkan menghambat tanda-tanda penuaan yang akan muncul, seperti munculnya garis halus (keriput) pada wajah, munculnya bintik hitam pada wajah, permukaan kulit yang tidak rata, kulit kering, dan pori-pori besar.

Beberapa tanda penuaan ini merupakan faktor intrinsik. Menurut dr Hanny Nilasari, SpKK, dari Klinik Cempaka Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta, menjelang usia 30 tahun, produksi kolagen dan elastin–substansi yang mampu mengembalikan kulit ke kondisi semula–di bawah kulit akan menurun. Sel-sel kulit mati tidak mengelupas secepat sebelumnya dan pertumbuhan sel melambat. Berkurangnya elastin menjadi penyebab munculnya keriput setelah usia 30 tahun.

“Tetapi, saat ini yang patut diwaspadai adalah gejala penuaan dini yang mulai muncul di kota besar,” kata Hanny. Setiap hari perempuan yang bekerja terpapar sinar matahari, penyejuk udara, debu, dan radikal bebas, yang mempercepat proses penuaan pada kulit. Ini merupakan faktor ekstrinsik (luar), yang lebih berbahaya.

Permukaan wajah dan warna kulit yang tak merata (bintik hitam) sebagian besar disebabkan oleh sinar matahari. Sinar matahari juga merusak elastin, sehingga kulit menjadi kendur dan berkerut lebih cepat. Sedangkan berkurangnya tingkat kelembapan kulit banyak disebabkan oleh paparan penyejuk udara dalam jangka waktu yang lama, yang menyebabkan kulit menjadi kering.

Pori-pori wajah yang besar banyak terjadi akibat terkena paparan sinar matahari. Kebanyakan orang Asia memiliki kulit berminyak, terutama Indonesia, yang terletak di garis khatulistiwa dan mendapat sinar matahari sepanjang tahun. Iklim tropis yang panas meningkatkan produksi minyak pada kulit. Ketika minyak terus-menerus keluar melalui pori (berkeringat), pori-pori menjadi semakin lebar, yang bila terus dibiarkan akan menjadi permanen.

Pertengahan Juni lalu, Pond’s meluncurkan rangkaian produk anti-aging-nya yang terbaru: Pond’s Gold Radiance. Mineral berupa mikropartikel emas dan bahan aktif CLA, AHA, retinol, dan retinol booster menjadi andalan produk ini untuk menghambat penuaan dini. The Face Shop, produsen perawatan tubuh dan wajah asal Korea, juga mengeluarkan lini anti-aging-nya, yang menggunakan sel induk tanaman laut yang diambil dari lautan Inggris.
Ada pula L’Occitane, produsen perawatan tubuh asal Prancis yang menggunakan ekstrak bunga immortelle untuk produk anti-aging-nya. Selain itu, barisan merek premium, seperti Lancome dan SK-II, menggunakan ekstrak tanaman, antioksidan, serta tabir surya dalam “ramuan” anti-penuaan.

Produk ini menganjurkan pemakaian krim anti-aging ketika seseorang mencapai usia 25 tahun. “Sebagai pencegah penuaan dini,” kata Veronica Utami, Senior Brand Manager Pond’s Gold Radiance. Tapi, menurut Hanny, krim anti-aging sebaiknya mulai dipakai di usia 30 tahun. “Hingga saat ini belum ada penelitian tentang penggunaan krim anti-aging dalam jangka waktu lama dan terlalu dini. Kami belum tahu apakah ada efek samping yang muncul,” katanya. Hanny merekomendasikan penggunaan rutin pelembap ketika memasuki usia 30 tahun untuk menunda penuaan.

Survei dan penelitian yang dilakukan Consumer Reports Health di New York menunjukkan bahwa krim anti-aging mampu mengurangi garis halus dan kerutan kurang dari 10 persen dalam 12 minggu. “Krim merek premium menunjukkan hasil yang lebih baik ketimbang merek medium, meskipun hasilnya tidak bisa terlihat oleh mata manusia,” tulis laporan itu.
Sementara itu, penelitian lain di Inggris menunjukkan bahwa “Pelembap merek medium sama efektifnya dengan krim mata antikerut bermerek premium.” Tapi penelitian di Manchester University pada 2009 menunjukkan bahwa beberapa bahan aktif dalam krim anti-aging memberikan efek yang signifikan.

Para ahli di British Skin Foundation memberikan saran bagi para perempuan yang sangat khawatir akan munculnya kerutan di sekitar mata agar mereka menggunakan tabir surya, kacamata hitam penyerap sinar ultraviolet, dan tidak merokok.

7 Cara Menjadi Tua dengan Cepat

Penyebab penuaan dari luar (ekstrinsik) sangat erat kaitannya dengan kesehatan dan pilihan gaya hidup. Pilihan gaya hidup yang tidak sehat dapat membuat kulit menjadi tua secara prematur dan membuat wajah tampak lebih tua dengan lebih cepat.

1. Asap rokok
Merokok atau menghabiskan waktu bersama perokok akan membuat Anda cepat tua. Asap rokok berbahaya dan membuat kulit lebih kusam. Penelitian menunjukkan bahwa kulit yang terkena asap rokok dalam waktu yang lama dapat mempercepat munculnya kerutan dan menyebabkan kulit kering. Asap rokok juga membuang vitamin C–yang merupakan kunci untuk kelembapan kulit–dalam tubuh kita. Para ahli percaya bahwa terekspos asap rokok (untuk perokok aktif dan pasif) sama berbahayanya dengan terekspos sinar matahari.

2. Sinar matahari
Kulit yang tak terlindungi, bila terekspos sinar matahari, akan menjadi kusam. Bintik cokelat akan muncul dan kulit akan terlihat kering. Selain itu, risiko terkena kanker kulit bagi pemilik kulit Kaukasia semakin besar bila sering terpapar sinar matahari. Berikut ini tipnya: gunakan tabir surya yang mampu melindungi kulit dari sinar UVA dan UVB dengan SPF di atas 15.

3. Jarang berolahraga
Olahraga membantu kinerja otot dan aliran darah. Olahraga menjadi bagian penting dari semua program anti-penuaan. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang jarang berolahraga berisiko tinggi mengalami dementia. Manfaat olahraga secara teratur akan tampak. Biasanya, mereka akan memiliki senyum yang lebar dan tampak energetik. Dua hal yang identik dengan pemuda.

4. Terekspos udara dingin
Udara dingin dan temperatur rendah berkontribusi membuat kulit kering. Ruangan yang panas juga bisa membuat kulit kering. Berikut ini tipnya: gunakan pelembap di luar ataupun dalam ruangan.

5. Minum alkohol
Alkohol dapat memperlebar pembuluh darah dalam kulit dan meningkatkan aliran darah di permukaan kulit. Dengan berlalunya waktu, pembuluh darah bisa mengalami kerusakan permanen dan merusak penampilan permukaan kulit, serta membuat kulit terlihat kusam.

6. Stres
Stres dan rasa khawatir yang berlebih membuat wajah kita selalu kaku, jarang bergerak, dan menjadi tua. Banyak tertawa akan membuat otot wajah tertarik, elastis, dan tampak muda. Berikut ini tipnya: meditasi, yoga, dan latihan “relaksasi” lainnya menjauhkan kita dari stres serta menunda kemunculan keriput

7. Kurang tidur
Kurang tidur membuat kita gampang letih. Bila kurang tidur, akan timbul lingkaran hitam dan kantong di bawah mata. Kulit juga kelihatan kusam. Kurang tidur juga merupakan faktor utama kealpaan, tanda awal depresi, serta menyebabkan pikiran negatif dan kurangnya antusiasme. Penelitian menunjukkan bahwa fungsi tubuh manusia dewasa bekerja dengan baik bila mendapat tidur cukup selama delapan jam per hari. Berikut ini tipnya: janganlah minum kopi saat sore hari, hindari makan dua jam sebelum tidur, dan aturlah rutinitas tidur teratur setiap hari untuk mengurangi risiko kurang tidur.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s