Monthly Archives: August 2010

Cara Melatih Kecerdasan Anak Dengan Bermain Balok

Menurut Lara Fridani S.Psi, M.Psych, dosen pendidikan anak usia dini di (PAUD) di Universitas Negeri Jakarta menjelaskan, permainan susun balok sama halnya dengan permainan puzzle, karena sama-sama dalam permainan konstruktif. Dinamakan demikian, karena anak secara aktif membangun sesuatu menggunakan bahan/material yang sudah tersedia dengan pengetahuan yang dimilikinya. Anak menyusun serta merangkai balok-balok menjadi sebuah bangunan menara, gedung, rumah, jalan, dan sebagainya. Selain itu, permainan semacam ini menyimpan segudang manfaat. Apa sajakah?

* Belajar mengenai konsep
Dalam bermain susun balok, akan ditemukan beragam konsep, seperti warna, bentuk, ukuran, dan keseimbangan. Orangtua bisa mengenalkan konsep-konsep tersebut saat anak bermain susun balok.

* Belajar mengembangkan imajinasi
Untuk membangun sesuatu tentunya diperlukan kemampuan anak dalam berimajinasi. Imajinasi yang dituangkan dalam karya mengasah kreativitas anak dalam mencipta beragam bentuk.

* Melatih kesabaran
Dalam menyusun balok satu demi satu agar terbentuk bangunan seperti dalam imajinasinya, tentu anak memerlukan kesabaran. Berarti ia melatih dirinya sendiri untuk melakukan proses dari awal sampai akhir demi mencapai sesuatu. Ia berlatih untuk menyelesaikan pekerjaannya.

* Secara sosial anak belajar berbagi
Ketika bermain susun balok bersama teman, anak terlatih untuk berbagi. Misalnya, jika si teman kekurangan balok tertentu, anak diminta untuk mau membagi balok yang dibutuhkan. Perlahan tapi pasti, anak juga belajar untuk tidak saling berebut saat bermain.

* Mengembangkan rasa percaya diri anak
Ketika anak bermain susun balok dan bisa membuat bangunan, tentu anak akan merasa puas dan gembira. Pencapaian ini akan menumbuhkan rasa percaya diri akan kemampuannya.

Perlu Dampingan
Agar permainan ini terasa manfaatnya, Lara tak lupa mengingatkan, orangtua perlu mendampingi anak tetapi jangan mudah memberikan bantuan. Yang terpenting, lakukan hal-hal berikut agar si batita benar-benar terstimulasi:

* Sediakan material susun balok yang cukup untuk mendirikan bangunan yang akan dibuat anak.
* Sediakan waktu yang cukup. Jangan terburu-buru dan membatasi waktu.
* Selama bermain, gunakan kosakata seputar dunia konstruksi untuk menambah pengetahuan dan kosakata anak.
* Berikan kesempatan kepada anak untuk berinteraksi dengan temannya dengan bermain susun balok bersama.
* Amati perkembangan anak dalam bermain susun balok. Dari bentuk sederhana (menumpuk balok dari bawah ke atas), anak akan mengembangkan kemampuan menyusun model yang lebih kompleks.
* Pastikan bentuk serta ukuran baloknya sesuai dengan usia anak. Di usia batita awal pilih balok berukuran besar agar mudah dipegang dan disusun. Jumlahnya tak perlu banyak. Mulailah dengan 3-4 balok.
* Awasi anak saat bermain dengan balok. Jangan sampai balok tersebut dilemparkan atau digunakan untuk memukul anak lain ketika dirinya kesal.
* Jangan mengintervensi anak dengan berbagai pengarahan ataupun perintah selama anak membuat suatu konstruksi.
* Beri anak kesempatan untuk mengerjakan sendiri dan memutuskan sendiri apa yang akan dibuatnya.
* Jangan lupa memberi pujian atas hasil karya anak apa pun bentuknya.

Advertisements

Cara Menyusui Anak Selama Bulan Puasa

Ibu menyusui boleh saja berpuasa. Dengan catatan, kondisi ibu dan bayi dalam keadaan sehat, tidak memiliki keluhan seperti kekurangan gizi, produksi ASI berkurang, sakit, maupun hal lain yang mengganggu kesehatan ibu dan bayi. Sebaiknya ibu menyusui menjalankan puasa saat usia bayi di atas enam bulan.

“Berpuasa bagi ibu menyusui sangat mungkin dilakukan,” kata Farahdiba Tenrilemba Jafar, Sekretaris Jendral Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI)

AIMI menjelaskan, mendapatkan ASI adalah hak bayi. Jadi, dahulukan kepentingan bayi. Artinya, jika usia bayi di bawah enam bulan, saat bayi dalam tahap mendapatkan ASI eksklusif, dan belum memperoleh makanan tambahan selain ASI, dianjurkan ibu tidak berpuasa.

Selama berpuasa, ibu menyusui perlu lebih disiplin mengatur pola makan dan memastikan asupan makanan yang mengandung gizi yang seimbang. Dengan begitu, produksi ASI lancar dan berkualitas.

Disiplin makan tiga kali sehari
Ibu menyusui memerlukan tambahan kalori, sekitar 700 kalori perhari. Sebanyak 500 kalori diambil dari makanan ibu, dan 200 kalori diambil dari cadangan lemak dalam tubuh ibu. Jadi, pastikan tetap makan tiga kali sehari yakni pada saat sahur, ketika berbuka puasa, dan menjelang tidur sesudah shalat tarawih.

Asupan gizi seimbang
Disiplin tak hanya masalah waktu makan, tetapi juga memastikan asupan gizinya seimbang. Komposisinya, 50 persen karbohidrat, 30 persen protein, dan 10-20 persen lemak. Komposisi makanan dengan gizi berimbang akan menghasilkan sari makanan yang bagus untuk anak.

Memperbanyak konsumsi cairan
Minum air putih sebanyak dua liter sehari perlu diusahakan. Jadi, perbanyak minum air putih mulai saat berbuka hingga sahur dan menjelang imsak. Tambah asupan cairan dengan mengonsumsi jus buah, teh manis hangat, dan susu.

Minum segelas susu setiap sahur bisa mengurangi ancaman anemia (berkurangnya kadar hemoglobin/Hb dalam darah), bagi ibu hamil dan menyusui.

Untuk merangsang kelancaran ASI, minumlah minuman hangat saat berbuka puasa.

Cobalah rileks dan curi waktu istirahat
Badan lemas saat berpuasa adalah normal, apalagi bagi ibu menyusui. Ibu menyusui perlu memanfaatkan waktu jika tubuh mulai terasa lemas dan lelah. Cobalah istirahat dengan tidur atau sekadar merebahkan tubuh dan rileks untuk menenangkan pikiran.

ASI lancar karena ibu rajin menyusui atau memerahnya
Prinsipnya, semakin sering payudara dihisap oleh bayi, maka produksi ASI akan semakin banyak. Jika Anda memilih menyusui dan rajin melakukannya saat puasa, ASI akan tetap lancar.

Begitupun dengan ibu bekerja. Kegiatan memerah ASI sebaiknya dilakukan seperti biasa. Menyusui merujuk pada prinsip demand and supply. Artinya, semakin banyak ASI dikeluarkan maka semakin banyak ASI yang akan diproduksi.

Justru, jika ibu menyusui yang biasa memerah menghentikan kegiatan memerahnya selama bulan puasa, maka ASI yang diproduksi dapat berkurang. Berkurangnya produksi ASI bukan disebabkan oleh kegiatan berpuasa tetapi karena mengurangi kegiatan memerah.

Berpuasa wajib bagi ibu hamil dan menyusui, namun ada kelonggaran
AIMI menuliskan, puasa Ramadhan hukumnya tetap wajib bagi ibu hamil dan menyusui. Namun terdapat kelonggaran bagi ibu hamil dan menyusui untuk tidak berpuasa di bulan Ramadhan, dan menggantinya dengan berpuasa di lain waktu atau membayar fidyah atau memberi makan orang fakir miskin. Kelonggaran ini didasarkan pada kondisi ibu dan bayi, yang tidak memungkinkan baginya untuk tetap menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

Keputusan berpuasa bagi ibu menyusui kembali kepada motivasi dan niat, serta tentu saja melihat kondisi kesehatan

Cara Melatih Anak Untuk Tidak Berbohong

Memberikan pengertian kepada si kecil tentang puasa sangat dianjurkan agar anak terbiasa mengetahui alasan atau sebab mengapa mereka harus melakukan sesuatu. Dengan mengetahui alasan tersebut, diharapkan akan tumbuh dalam diri anak kecintaan terhadap ibadah. Berikan penjelasan tentang apa itu puasa, kapan waktu untuk melaksanakan puasa, apa yang harus, boleh dan tidak boleh dilakukan ketika berpuasa, termasuk tidak boleh berbohong.

Anjuran untuk tidak boleh berbohong tentu bertujuan mulia. Hanya saja kalimat tambahan berupa “enggak boleh bohong kalau sedang puasa” itu yang bisa disalahartikan oleh anak. Bisa?bisa ia memiliki persepsi, berbohong itu hanya berdosa di saat Ramadan saja. Lepas dari bulan suci ini, dia dapat melakukan kebohongan dengan bebas soalnya kan enggak dosa.

Jadi bagaimana baiknya? Sebagai awal, ubahlah nasihat di atas menjadi umpamanya, “Berbohong itu dosa. Sayang, apalagi di bulan suci seperti ini!” dan tegaskan bahwa nilai?nilai kebaikan berlaku setiap saat. Orangtua yang “menyebarkan” nilai?nilai moral hanya di saat Ramadan dan mengharapkan anak tiba?tiba berubah menjadi seorang malaikat kecil harus siap?siap kecewa karena hal itu akan sulit terwujud.

Untuk itu, sekali lagi, penanaman nilai?nilai kejujuran pada anak haruslah konsisten. Caranya? Simak beberapa tip yang diberikan Fitriani F Syahrul Psi MSi, dari Yayasan Pendidikan Insan Kamil.

Jelaskan kejujuran lewat cerita

Banyak sekali dongeng yang memberikan gambaran kejujuran dan jabarkan manfaat yang bisa didapat jika anak jujur, seperti disenangi lingkungan dan akan punya banyak teman.

Biasakan anak mengatakan apa adanya

jika anak telah membatalkan puasanya katakan saja terus terang puasanya batal. Jangan dimarahi tetapi tetap dorong anak agar tetap bisa berpuasa keesokan harinya. Demikian juga ketika suara anak terdengar fals, jangan memuji dan membiarkan anak tampil di panggung saat kenaikan kelas, melainkan katakan apa adanya dan minta anak untuk menampilkan kemampuan lain seperti penari latar hingga anak tetap bisa tampil.

Beri pengertian

Tanamkan bahwa kejujuran bentuk cinta untuk orang lain. Bukankah kita ingin orang lain terbuka tentang diri kita? Ada anak yang memiliki bau badan, contohnya, bayangkan jika kita tidak berterus terang tentang kondisinya, dia akan terus?menerus dijauhi teman. Tentu cara menyampaikan dan situasinya harus tepat.

Ajak anak mengetahui kelebihan dan kekurangannya

Dia mengatakan “bisa” karena benar?benar mampu melakukannya. “Ya” dan “tidak” bukan sebatas anggukan atau gelengan kepala, tetapi harus sesuai dengan kenyataan. Anak juga mesti bisa mengukur kemampuan orang lain. Tidak mungkin anak jujur menuntut sesuatu yang tidak mampu dilakukan orangtua. Misal, meminta mainan mahal padahal dia tahu orangtuanya bukan orang berada. Kejujuran juga harus ada pada konsep kepemilikan. Anak tahu mana barang miliknya dan mana yang tidak. Ia akan segan mengakui barang milik orang lain sebagai miliknya.

Jelaskan konsekuensi dari ketidakjujuran

Seperti melahirkan manipulasi dan membuat anak menjadi sosok yang tidak bisa dipercaya. Anak terbiasa merekayasa cerita bohong, seperti menceritakan pengalaman liburan ke luar negeri agar tidak kehilangan gengsi di mata teman?teman. “Nah, jika teman?teman tahu kamu tidak ke mana?mana saat liburan, mereka pasti merasa dibohongi dan tidak lagi mempercayaimu.” (net/nova)

Kurang Percaya Diri

Imej anak berbohong tidak sama dengan orang dewasa berbohong. Apa saja alasan anak berbohong, berikut alasannya.

Takut disalahkan

Anak berbohong dapat disebabkan karena ia memiliki pengalaman buruk tentang menghadapi kesalahan. Jika anak pernah dipojokkan dan merasa “terhukum” ketika bersalah, anak akan memilih opsi berbohong untuk menghindari hukuman, tanggung jawab, atau takut disalahkan.

Terlihat lebih hebat

Alasan lain ketika anak berbohong, ia ingin terlihat lebih hebat dari yang sebenarnya dan ini terjadi pada anak yang sering dibandingkan dengan anak yang lain.

Rasa kurang percaya diri membuat anak bereaksi ingin mencitrakan dirinya lebih dari yang ia miliki sekarang. Apalagi jika ia berada di lingkungan peer (kelompok sosial) yang hebat.

Merasa tidak punya pilihan

Pada pola asuh yang kontrolnya terlalu kuat atau orangtua otoriter, anak selalu berpikir kesalahan adalah sesuatu yang tidak terampuni. Ketika melakukan kesalahan, anak pun menajdi selalu dibayangi ketakutan akan risiko kesalahan.

Tidak ingin kecewa

Bila orangtua senantiasa menanamkan ekspektasi yang tinggi, anak bisa saja berbohong ketika bereaksi terhadap masalah semata?mata karena tak ingin orangtuanya kecewa.

Tidak dihargai

Prinsip orangtua yang hanya memedulikan hasil dan tidak mempertimbangkan proses ini membuat anak berbohong ketika ia merasa tidak mendapat reward yang cukup. (kompas.com)

Hindari Memberi Label

Jangan pernah memanggil anak Anda sebagai si pembohong. Hal itu hanya akan menyebabkan ia semakin membela diri dan semakin lama ia akan percaya dengan panggilan tersebut. Sebaliknya, katakana padanya dengan lembut namun tegas bahwa Anda tidak suka pembohong tetapi Anda tetap menyayanginya apapun yang ia lakukan.

Jangan bertanya sesuatu yang sudah Anda ketahui jawabannya. Jika anda cukup yakin bahwa si kecil belum membereskan mainannya, jangan menanyakan,”Apakah kamu sudah membereskan mainanmu?. Hal itu justru akan mendorongnya untuk berbohong.

Lebih baik Anda mengatakan bahwa anda tahu ia belum membereskan mainannya. Atau mintalah ia menunjukkan mainan yang sudah dirapihkan. Dengan cara ini, anda mengajak ia untuk bertanggung jawab dan tidak ada kemungkinan baginya untuk berbohong.

Pujilah jika ia mengatakan yang sebenarnya. Jika si kecil mengatakan yang sebenarnya, berikan pujian. Apalahi jika ia pernah berbohong sebelumnya, katakana bahwa anda senang bahwa ia mengatakan yang sebenarnya.

Anda ingin si kecil untuk selalu berkata jujur tetapi tentunya tidak ingin ia menyakiti perasaan orang lain seperti misalnya ia tidak suka dengan hadiah dari nenek. Jelaskan pentingnya untuk mengatakan sesuatu yang positif seperti misalnya,”Terima kasih karena Nenek ingat ulang tahun saya,” sehingga tidak menyakiti perasaan orang lain.

Cara Mengatur Asupan Gizi Selama Bulan Puasa

Makanan dan minuman adalah pasokan energi bagi tubuh. Ketika berbuka puasa dan sahur perlu asupan gizi yang tepat agar Anda tidak lemas saat beraktivitas.
“Pada prinsipnya makanlah menu seimbang, yang dulu dikenal sebagai empat sehat lima sempurna,” kata Uray Ridwan DCN MKes, Kasi Gizi Dinas Kesehatan Kota Pontianak, kepada Tribun, Rabu (11/8). Dia menjelaskan perbedaan menu empat sehat lima sempurna dan menu seimbang, terletak pada jenis makanan. Dulu ditonjolkan nasi sebagai makanan pokok dan ayam sebagai lauk. Sekarang makanan seimbang tidak berpatokan nasi dan ayam, bisa saja kentang atau ubi sebagai sumber karbohidrat dan telur sumber protein.

Bagi anak-anak, Ridwan menyarankan agar porsi makanan seimbang diatur sesuai banyaknya aktivitas. Anak usia sekolah yang belajar puasa, memerlukan energi siap pakai sekitar 1.200 kalori untuk kegiatan belajar dari pukul 07.00WIB sampai sekitar 13.00. Selain nasi, boleh saja anak diberi lauk dua porsi demi menjaga staminanya. Sebagai asupan serat dan vitamin berikan semangkuk kecil sayuran (100-150 kalori). Supaya anak bersemangat makan, buatlah menu sayuran segar saat berbuka. Ketika sahur boleh saja membuat sayur bersantan yang terasa gurih. Tapi sebaiknya santan jangan terlalu kental, sebab lemak di santan akan lama diproses tubuh menjadi energi.

“Minum segelas susu cair untuk mencegah anak mengantuk di sekolah. Glukosa susu akan dicerna menjadi kalori, beda dibanding makanan menganduk lemak lebih lama diolah,” jelas Ridwan.

Saat berbuka puasa, dia menyarankan sebaiknya menu berupa minuman manis sebagai bentuk glukosa sederhana yang cepat diserap tubuh. Paling baik berbuka dengan air hangat, kemudian minuman manis. Air putih hangat sebagai pembersih tenggorokan dan menjadikan lambung beradaptasi.

“Ketika berpuasa beberapa jam kerongkongan dan lambung tidak diberi asupan, jadi sebaiknya tidak langsung mendadak diberi makanan,” kata Ridwan. Proses adaptasi pencernaan secara bertahap juga dilakukan jika Anda makan besar setelah salat magrib.

Jenis makanan ringan menu berbuka juga harus diperhatikan, jangan mengonsumsi ketan mengandung zat pektin atau zat karet yang susah dicerna lambung, sehingga tidak baik bagi penderita maag. “Biasanya ketan jadi makanan ringan saat berbuka, tetapi saya nilai itu tidak bagus. Selain tidak baik bagi penderita maag, ketan memiliki kadar gula tinggi sehingga perut terasa cepat kenyang dan Anda akan malas makan,” tutur Ridwan. Jangan makan berlebihan karena asam lambung akan meningkat sehingga hormon pencernaan terganggu.

Selain menu makanan seimbang harus dibarengi istirahat yang cukup, minimal tidur siang selama dua jam. Supaya energi tidak terkuras, sebaiknya anak berolahraga ringan dan di tempat teduh.

Justru biasanya setelah melalui beberapa pekan Ramadan, biasanya anak terlihat lesu dan lemah. “Sebenarnya masalah seperti itu timbul akibat manajemen waktu yang tidak stabil, anak kurang istirahat. Selain bersekolah dan kuliah subuh, mendekati Lebaran anak seringkali ikut orangtua ke pasar, jadi waktu istirahatnya berkurang,” ujar Ridwan. (dlt)

Kandungan gizi makanan juga bergantung kepada ketepatan menyimpan dan mengolah bahan makanan. Kenali beberapa tanda-tanda kerusakan bahan makanan.

Daging berubah warna dan bau
Ketika daging berbau, artinya sudah mengandung bakteri dan molekul-molekul di dalam daging telah rusak. Biasanya kerusakan terjadi akibat kesalahan penyimpanan seperti freezer lemari pendingin rusak dan listrik mati. “Jangan pernah memasak daging yang sudah berubah warna dan baunya, karena kita tidak bisa memastikan seberapa kerusakan daging meski lama dimasak,” imbau Ridwan. Sebaiknya simpan daging dalam wadah kedap udara dan taruh di lemari pendingin untuk mencegah proses oksidasi.

Jangan potong sayur jika tak langsung dimasak
Vitamin-vitamin dalam sayur mudah larut dalam air. Maka itu jangan menyimpang sayur yang sudah dipotong dalam lemari pendingin. Memasak sayur terlalu lama juga merusak kandungan gizi.

Maksimal cuci beras dua kali
Terlalu banyak pencucian akan menghilangkan vitamin dalam beras, karena vitamin tersebut mudah larut di air. Maka itu beras maksimal dicuci maksimal dua kali. “Sekarang rata-rata beras sudah bersih, cukup sekali membasuhnya,” kata Ridwan. Supaya terhindar dari kutu dan perubahan warna, jangan simpan beras di tempat lembab.

Tanda-Tanda Anak Melakukan Hal Buruk Di Internet

Banyak sekali manfaat yang dapat digali dari internet yang aman, anak anak lebih rentan terjerat dan lebih cenderung menjadi korban pola internet yang negative. Jangan racuni anak, dan berikanlah edukasi sejak dini. Ada beberapa gelagat yang perlu kita waspadai saat melihat anak mengakses internet, sebagai berikut:

* Menutup layar monitor dan window dengan cepat ketika orangtua sedang lewat atau menghampiri. Perilaku ini hampir dipastikan saat itu anak tengah mengakses internet yang tidak wajar, seperti situs porno. Ingatlah masa remaja adalah masa untuk mengetahui hal-hal yang baru sehingga mereka berusaha melakukan apapun untuk tahu segalanya lebih mendalam.

* Mengakses internet saat larut malam. Nah perilaku ini sangat membahayakan. Usaha pencegahan yang bisa dilakukan adalah dengan meminta laptop maupun mematikan akses jaringan internet jika misalnya menggunakan personal computer (PC). Jangan biarkan kebiasaan ini berlanjut jika tidak ingin anak anda nilai sekolahnya berantakan gara-gara begadang main internet.

* Mengubah password dan tidak mau memberitahukan kepada orang tua. Ada baiknya anda selalu mengetahui password anak anda. Saat anda akses ternyata sudah diganti, anda patut waspada dan memintanya password baru. Biasanya anak cenderung menolak, namun beri pengertian jika apa yang kita lakukan adalah demi kebaikannya.

* Menggunakan komputer selain di rumah padahal di rumah ada layanan internet. Nah ini yang paling umum dilakukan anak. Untuk itu, fungsi pengawasan dengan memperhatikan setiap aktivitas hariannya sangat penting. Bisa dipantau misalnya seharusnya sudah pulang sekolah tapi kok belum pulang. Kalau memang benar-benar di warnet, misalnya anda perlu mewaspadai.

Cara Menjaga Dan Tetap Seksi dan Menarik Lawan Jenis Di Segala Usia

Bertambahnya usia seringkali membuat wanita menjadi tidak percaya diri. Hal ini terkait kondisi kulit dan bentuk tubuh yang mulai berubah. Pembawaan yang tidak seseksi seperti sebelumnya tak jarang menumbuhkan rasa minder.

Menjadi seksi bukan melulu soal penampilan, tetapi juga sikap percaya diri yang Anda tunjukkan.

Bagaimana agar Anda tetap merasa percaya diri di segala usia? Berikut tips dari Stephanie Dolgoff, penulis buku ‘My Formerly Hot Life’, seperti dikutip dari Shine.

1. Jangan terlalu memikirkan ‘apa kata orang’

Wanita yang paling seksi adalah yang tidak terlalu memikirkan opini orang lain tentang dirinya. “Aku melewati itu cukup lama. Salah satu hal terbaik menjadi tua adalah Anda mengetahui apa yang diinginkan dan cocok.”

Yang perlu dipikirkan hanya yang ada di pikiran tentang diri sendiri. Semakin bertambah umur berarti Anda harus semakin menjadi diri sendiri.

2. Jangan fokus pada kelemahan

Jangan terlalu memikirkan bentuk tubuh yang mulai berubah dan tidak sekencang dulu. Itu hanya akan membuat Anda makin tidak percaya diri. Cobalah menerimanya dan cari cara untuk membuat penampilan lebih menarik.

3. Tonjolkan kelebihan

Ketahui bagian tubuh yang paling menarik dan tunjukkanlah. Hal ini akan membuat Anda lebih fokus pada kelebihan dibandingkan kelemahan, sehingga bisa meningkatkan kepercayaan diri.

4. Banyak tersenyum

Senyum akan membuat wajah lebih ceria dan Anda juga tampak lebih bersemangat dan berjiwa muda. Lupakan garis kerutan di sekitar bibir. Tersenyumlah dan buat orang-orang di sekitar Anda merasakan kehangatan. Ini akan membuat Anda seperti suntikan penyemangat untuk orang-orang di sekitar

Berbagai Penyebab Kerontokan Rambut

Tahukah Anda bahwa 1 dari 4 wanita mengalami kerontokan rambut? Kerontokan rambut adalah masalah yang menjadi momok bagi banyak wanita.

Rambut rontok sampai 100 helai per hari adalah normal. Rambut kepala tumbuh 3 sampai 4 tahun, lalu beristirahat selama 3 sampai 4 bulan dan kemudian tumbuh lagi sebagai rambut baru. Jika rambut Anda rontok melebihi 100 helai per hari, Anda perlu waspada.

Jenis-jenis kerontokan rambut

Berdasarkan penyebabnya, berikut adalah 4 jenis kerontokan rambut pada wanita:

1. Alopesia androgenik

Ini merupakan jenis kehilangan rambut yang sangat umum pada wanita. Alopesia androgenik adalah kerontokan rambut pada perempuan maupun laki-laki yang terkait dengan hormon androgen dan bersifat genetis. Rambut menipis dan menghilang dalam pola yang jelas, dimulai dari atas dahi lalu meluas ke belakang. Rambut di bagian samping dan belakang kepala tetap tersisa. Pola kerontokan rambut pada wanita berbeda dengan pola kebotakan laki-laki. Pada wanita, penipisan rambut juga menyebar di seluruh kepala, dan jarang menyebabkan kebotakan total.

Pada sebagian perempuan penipisan sudah dimulai di usia 20-an atau 30-an. Kadang-kadang, kerontokan diperburuk atau dipicu oleh gangguan keseimbangan hormon androgen pada tahap pra-menopause.

2. Alopesia difusa

Sejumlah obat-obatan berdosis tinggi, obat kanker, talium, vitamin A, dan retinoid dapat menyebabkan kerontokan. Kurangnya kelenjar tiroid atau kelenjar di bawah otak, anemia, stres juga dapat menyebabkan kerontokan. Kebotakan bahkan mungkin timbul saat kehamilan. Kehilangan rambut biasanya terjadi merata di kepala (tidak terbatas di satu tempat). Secara umum, rambut akan tumbuh kembali setelah penyebabnya menghilang.

3. Alopesia areata

Ini adalah yang kerontokan yang berkaitan dengan penyakit auto-imun. Kerontokan rambut terjadi tiba-tiba di suatu tempat tertentu, baik pada kulit kepala maupun di tempat lain seperti kaki, alis, dan bulu mata. Kerontokan sering dikenali dengan bintik-bintik seperti lingkaran. Alopesia areata biasanya bersifat sementara dan rambut dapat tumbuh kembali tanpa pengobatan.

4. Degenerasi folikel

Pelurusan (rebonding), cat rambut, dan penggunaan bahan kimia lain di kulit kepala dapat berefek negatif pada folikel rambut di kulit kepala dan menyebabkan kerontokan.

Jika penyebab rambut rontok diketahui, pengobatannya menjadi lebih mudah. Namun bila penyebab yang mendasari kerontokan rambut tersebut tidak ditemukan, masalahnya bisa terus berlanjut sehingga kerontokan yang bersifat sementara dapat menjadi permanen.