Category Archives: Rambut

7 Kebiasaan yang Bisa Merusak Rambut

Karena ingin tampil sempurna, orang tak segan menggunakan produk kimia bagi rambut. Padahal, beberapa perawatan dan cara penataan rambut yang salah lambat-laun justru akan memberi hasil yang buruk.

1. Terlalu sering mengikat rambut
Menguncir rambut memang cara praktis membuat rambut rapi. Tapi sadarkah Anda, kegiatan itu bisa membuat rambut serta kulit kepala tegang dan stres? Jika demikian, salah satu masalah yang sering muncul adalah sakit kepala dan rambut rontok.

Sebaiknya jangan terlalu ketat mengikat rambut agar rambut bisa tetap bernapas. Selain itu usahakan untuk selalu mengganti titik ikatan rambut agar tidak terjadi tekanan terus menerus pada titik yang sama.

Jangan menguncir rambut seharian agar rambut bisa beristirahat dan kulit kepala tidak terlalu tegang. Jika memungkinkan, variasikan penataan rambut Anda agar tidak membuat rambut rapuh karena terus diikat. Sesekali biarkan rambut tergerai dan gunakan penjepit rambut untuk membantu merapikan.

2. Menyiksa rambut dengan hair dryer
Mengeringkan rambut pun ada aturannya. Jangan mengeringkan rambut dengan hair dryer dalam keadaan sangat basah ketika baru selesai keramas. Ini akan membuat rambut semakin rapuh dan mudah patah. Sebaiknya, keringkan dulu rambut dengan handuk hingga lembap dan tidak basah menetes. Gunakan hair dryer pada suhu sedang dan jangan terlalu panas.

Demi rambut yang sehat tak ada salahnya berinvestasi membeli alat pengering rambut berkualitas baik yang suhunya bisa disesuaikan. Beberapa pengering rambut juga menyediakan fitur angin dingin untuk mengeringkan rambut. Pilihan ini bisa menjadi alternatif variasi saat mengeringkan rambut agar rambut tetap sehat. Sebaiknya maksimal waktu mengeringkan rambut dengan panas hairdryer tidak lebih dari 20 menit.

3. Mengubah tekstur rambut
Rambut keriting atau lurus bisa sama bagusnya sepanjang ditata dengan tepat. Tak perlu memaksakan diri mengubah tekstur rambut dengan berbagai perawatan yang bisa merusak. Kenali jenis dan tekstur rambut Anda dengan baik. Rambut yang tipis dan mudah patah sebaiknya tidak banyak dibebani dengan perawatan bahan kimia yang bisa membuatnya semakin rusak.

Menggunakan alat pencatok setiap hari juga berpotensi membuat rambut rapuh dan rontok. Pada rambut yang rapuh dan sensitif, proses pengembalian kondisi rambut yang rusak bisa memakan waktu yang lama. Jika Anda tetap memutuskan untuk mengubah tekstur rambut, pastikan Anda selalu menggunakan perawatan rambut secara berkala.

Sebaiknya istirahatkan rambut beberapa saat sebelum mulai meluruskan atau mengeriting rambut lagi.

4. Terlalu sering mencuci rambut
Karena terasa berminyak, banyak orang memiliki kebiasaan mencuci rambut setiap hati. Mencuci rambut dengan shampo setiap hari bisa menghilangkan minyak alami yang justru dibutuhkan. Mencuci rambut terlalu sering justru memicu kulit kepala untuk terus memproduksi minyak untuk mengganti minyak yang hilang karena shampo.

Minyak alami yang diproduksi dari kulit kepala tersebut seharusnya mencapai ujung rambut untuk membuat rambut terlihat sehat. Jika memungkinkan, keramas cukup 2-3 hari sekali untuk membiarkan minyak alami menjalankan fungsinya pada rambut. Basuh dengan air bersih tanpa shampo jika memerlukan kesegaran pada kulit kepala setiap hari.

5. Menggunakan sisir yang salah
Menggunakan sisir yang salah juga bisa merusak rambut. Sisir yang tidak tepat bisa membuat rambut sulit saat disisir dan menyebabkan rambut patah. Semakin panjang rambut, pilih sisir yang semakin besar agar mudah saat merapihkan rambut.

6. Melupakan perawatan rambut
Selain itu, jika rambut Anda diwarnai, berketombe, atau rontok, sebaiknya segera cari perawatan yang tepat. Membiarkan rambut dengan kondisi tersebut semakin lama akan membuat masalah rambut semakin sulit diobati. Gunakan shampo atau produk perawatan rambut yang sesuai dengan masalah Anda. Jika masalah tersebut tetap terjadi, konsultasikan dengan penata rambut atau dokter kulit untuk menemukan solusi dari masalah tersebut.

7. Banyak bahan kimia
Untuk menjaga kesehatan rambut, usahakan sering biarkan rambut dalam keadaan alami. Jangan terlalu sering membebani rambut dengan berbagai produk penataan seperti gel, wax, atau hairspray. Sering menggunakan produk tersebut akan membuat rambut lengket dan mudah berketombe jika tidak dibersihkan dengan baik.

Penyebab Tumbuhnya Uban

Secara teoritis uban terjadi karena kurangnya oksigen di batang rambut. Papil rambut menerima sari-sari makanan dari ujung-ujung pembuluh darah dan zat yang dihisap kekurangan oksigen.
“Sehingga terjadilah rambut yang susunannya tidak baik. Hal ini memengaruhi melanin di rambut dan terjadilah uban,” terang Bastian Hendra, Praktisi Kecantikan dari Bandar Lampung.
Penyebab timbulnya uban dibagi menjadi dua, yaitu jika usia muda (dibawah 25 tahun), maka uban biasanya dipengaruhi oleh keturunan / congenitalis, iklim, stres, obat-obatan baik dalam maupun luar
Sementara jika uban menyerang di usia tua (diatas 40 tahun), dipengaruhi oleh usia tua atau canitis semilis dan dipicu oleh obat / kosmetik misalnya pemakaian cat rambut
Tidak ada obat atau kosmetik yang dapat menghilangkan uban. Kecuali dengan cat rambut atau diwarnai yang sifatnya sementara. Namun cat rambut ini dapat merangsang pertumbuhan uban. Sehingga efeknya dapat memperbanyak tumbuhnya rambut bewarna putih tersebut.

Cara Singkat Cegah Penuaan Dini Pada Rambut

Apa tatanan rambut favorit yang membuat kamu merasa begitu percaya diri? Apakah dengan mengangkat rambut ke atas, diluruskan dengan catok, atau dibuat gelombang dengan hot roller? Beberapa yang lain mungkin memilih untuk mewarnai rambut dengan warna favorit yang mengubah penampilan secara instan.
Sayangnya, penataan rambut yang walaupun membuat penampilan kita terlihat cantik akan merusak keadaan rambut. Misalnya, rambut yang di cat jadi terekspos dengan bahan kimia untuk pewarnaan, rambut yang diluruskan dengan alat catok bersuhu tinggi mempunyai efek seperti “menyetrika” rambut, atau, penggunaan curling iron yang sangat panas untuk dapat merubah tekstur rambut menjadi keriting pastinya membuat rambut mengalami stres. Belum lagi pemakaian foam dan hairspray pada rambut.

Padahal, rambut kita terhitung sensitif karena lapisan kutikula pada bagian luar dapat rusak hanya dengan penyisiran rambut. Karena itu, kerusakan yang diakibatkan oleh penataan rambut masuk jauh ke dalam sampai kepada bagian inti pada rambut yang disebut dengan cortex, di dalam setiap helai rambut. Akibatnya, rambut akan menjadi kering dan tak bernyawa, mudah patah, bercabang, mengeriting, kasar, dan mudah rontok. Tidak hanya itu, kilau rambut akan menghilang sehingga rambut terlihat kusam, dengan ujung rambut yang memerah tanda rambut sudah mengalami penuaan dini.

Bagaimana keadaan rambut kamu? Apakah rambut kamu mengalami tanda-tanda penuaan dini pada rambut seperti yang disebutkan di atas? Apabila tanda-tanda kerusakan pada rambut sudah mulai dirasakan apalagi mulai terlihat, ini saat yang tepat untuk menelaah kembali gaya hidup kamu dan cara perawatan rambut kamu sehari-hari. Seperti kulit wajah yang membutuhkan serum, moisturizer, night cream, serta masker untuk merawat dan mengembalikan keremajaan kulit; rambut kamupun membutuhkan perawatan yang serupa. Really, is that necessary?

Kalau rambut kamu masih sehat tanpa keluhan apapun, mungkin shampoo dan conditioner saja masih cukup untuk merawat rambut. Tetapi, apabila kamu sering menyisir apalagi menata rambut sehingga rambut kamu mulai menunjukkan tanda kerusakan seperti rambut kering, pecah-pecah, kusam, kerontokan, dan sebagainya, shampoo dan conditioner tidak cukup untuk mengembalikan kesehatan rambut yang sudah mulai mengalami kerusakan. Rambut membutuhkan night cream yang mengandung nutrisi untuk mengembalikan kelembapan rambut, serum untuk melindungi rambut, serta hair mask atau masker rambut untuk memberikan asupan protein dan vitamin yang dibutuhkan rambut.

Walaupun produk perawatan rambut yang lengkap rangkaiannya belum sebanyak dan semarak produk perawatan kulit, ada beberapa produk perawatan rambut yang bisa kamu pilih. Pilihlah produk perawatan khusus untuk rambut rusak dan berfungsi mengikat protein dalam cortex rambut sehingga membentuk rambut yang kuat dengan pertahanan tangguh dari dalam. Sehingga masalah kerontokan rambut. Biasanya produk ini berbentuk krim juga serum.

So ladies, are you ready to start taking a proper care of your hair? Rambut bisa ditata dengan cantik tanpa harus khawatir mengalami kerusakan dengan perawatan rambut yang tepat.

Selamat Tinggal Rambut Beruban

RAMBUT beruban memang kini bisa menimpa siapa saja. Tentunya hal ini sudah pasti sangat mengganggu penampilan bahkan mengurangi rasa percaya diri.

Banyak penyebab mengapa seseorang memiliki rambut beruban. Namun biasanya, hal itu disebabkan karena faktor genetik, penggunaan produk kimia ataupun polusi lingkungan. Meski demikian, tak perlu risau dulu. Sebab, ada beberapa cara alami dan mudah untuk mengatasi rambut beruban. Berikut ulasannya seperti dilansir Boldsky.

Teh hitam

Untuk rambut beruban, teh hitam atau black tea adalah solusi yang terbaik dalam mengatasinya. Cukup panaskan air dan masukkan dua sendok teh ke dalamnya. Biarkan sampai dingin, lalu aplikasikan pada rambut. Anda juga tidak perlu menggunakan sampo untuk mencucinya, tapi cukup dibilas dengan air saja.

Daun kari

Daun kari atau biasa disebut daun salam koja, memang memiliki manfaat. Bentuk daun ini sebenarnya hampir sama dengan daun salam, namun ukurannya lebih kecil dan baunya juga lebih tajam. Daun ini ternyata sangat berkhasiat untuk mengatasi rambut beruban. Selain itu, daun kari juga bisa menguatkan rambut hingga ke akar-akarnya.

Minyak kelapa

Ya, minyak kelapa memang memiliki banyak manfaat. Terutama untuk rambut. Anda bisa membuat ramuan sendiri dengan minyak kelapa yang dicampur dengan daun kari. Aplikasikan ramuan ini secara reguler. Tak hanya warna hitam yang didapatkan, tetapi ramuan ini juga bisa menyehatkan rambut Anda.

Henna

Sejak lama, daun henna memang dipercaya mampu mengatasi rambut beruban. Apalagi kini henna juga mudah didapatkan dengan kemasan yang sangat praktis. (ind)

Ketombe dan Jerawat Tak Sembuh-Sembuh Berisiko HIV/ AIDS

Orang dengan HIV mengalami gangguan imunitas. Apabila imunitas turun, ketombe dan jerawat bisa tumbuh dan tak sembuh-sembuh meskipun sudah ke dokter dan diobati beberapa kali.
“Ketombe salah satu penyebabnya sejenis ‘ragi’ dan bila imunitas seseorang turun, ragi akan merajalela,” kata Prof Hardyanto Soebono dari Bagian Telinga, Hidung dan Tenggorokan Fakultas Kedokteran UGM kepada Republika.

Dia menambahkan orang dengan HIV jerawatnya tidak sembuh-sembuh, bahkan tidak hanya di muka, melainkan menyebar ke seluruh tubuh. “Ketombe dan jerawat yang tak sembuh-sembuh itu merupakan tanda-tanda awal orang dengan HIV dan biasanya mereka masih dalam kondisi sehat,” katanya menjelaskan.

“Oleh sebab itu bagi seseorang yang mempunyai risiko tinggi HIV/ AIDS seperti orang pengguna narkoba jarum suntik, berganti-ganti pasien atau melakukan hubungan seks lebih dari satu pasangan maupun ibu rumah tangga yang mempunyai suami yang berisiko tinggi, bila menemui gejala tersebut, yakni berketombe atau dan berjerawat yang tak sembuh-sembuh meskipun sudah sampai tiga kali ke dokter, sebaiknya periksa HIV/AIDS,” beber mantan Dekan Fakultas Kedokteran UGM ini.

Kebanyakan pasien dengan gejala tersebut berusia 30-40 tahun. “Bahkan yang datang ke tempat praktek saya ada yang baru usia 20 tahun,” tutur dia. Di RS Dr Sardjito hampir setiap hari ada pasien dengan HIV baru.

Tangkal Rambut Rontok

Bebaskan Stres
Polusi, sinar matahari, dan produk kimiawi, memacu stres pada rambut. Agar relaks, pijat kulit kepala dan rambut dengan cem-ceman, satu jam sebelum keramas dan sebelum tidur.

Selain merilekskan kulit kepala dan rambut, minyak kelapa ini juga mencegah uban, mengilaukan rambut, dan menguatkan akar rambut.

Lembapkan Rambut
Setelah keramas, pakai hair con­ditioner berbahan santan kelapa. Ha­silnya? Rambut wangi dan mudah di­sisir. Tapi, jangan kena kulit kepala, ya, karena membuat rambut berminyak.

Manjakan Setiap Saat
Sebulan sekali manjakan rambut dengan hair mask.
Masker membuat rambut lebih sehat. Akar wangi dalam hair mask ini menguatkan akar rambut, juga menghilangkan ketombe, lho.

Beri Nutrisi
Rangsang pertumbuhan rambut dengan hair tonic. Begitu tetesannya menyentuh kulit kepala, rasanya segar sekali. Pijat dengan lembut, ya!

Pilih yang mengisi celah helai rambut agar lebih kuat dan tidak mudah patah. Rambut terlindung sekaligus halus dan berkilau

Tiroid Kurang Aktif Bikin Rambut dan Kulit Perempuan Kering

Berjuang membuang bobot yang telah perlahan-lahan menumpuk di seluruh tubuh? Perasaan lesu, lebih lelah dari biasanya?

Itu bisa menjadi tanda tiroid kurang aktif, suatu kondisi yang umum, terutama pada tiga perempuan berusia antara 20-40 tahun. Efeknya, kulit dan rambut menjadi kering. Parahnya, bisa membuat koma.

Mengutip dailymail, kondisi kesehatan tersebut terkenal dengan hipotiroidisme. Masalah tersebut terjadi ketika kelenjar tiroid di leher tak memproduksi cukup hormon tiroksin, yang mengontrol berapa banyak energi tubuh memproduksi di antara fungsi lainnya.

Dr Tara Kearney, ahli endokrinologi di Salford Ulasan Royal NHS Foundation Trust menjelaskan, “Itu sering terasa ekstrim karena gejala dapat mengaburkan. Orang mungkin berpikir terus bertambah berat badan karena semakin tua, dan menyalahkan perasaan yang selalu sama seperti orang kebanyakan. Seperti yang sudah terjadi perlahan-lahan, orang biasanya sering tak menyadarinya telah terjadi selama bertahun-tahun lamanya.”

Gejala lain dari tiroid, termasuk kulit dan rambut kering. Atau, dalam kasus ekstrim, pasien dapat koma karena bisa menyebabkan metabolisme melambat sedemikian rupa, sama artinya otak berhenti bekerja.
Tapi, Dr Tara memngingatkan, “Sering kali orang datang ke klinik sangat yakin memiliki ketidakseimbangan hormon dan ketika melakukan tes darah normal. Tetapi, tetap harus menjalani diet keras.”